POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

End-stage renal disease (ESRD) is a global health concern, with approximately 70% of affected individuals progressing to hemodialysis therapy. Renal failure increases the risk of fluid and electrolyte imbalances, and maintaining a dry body weight is crucial for adherence to fluid management and preventing complications. This quantitative, cross-sectional study investigated the relationship between knowledge, fluid intake management, and dry body weight in 75 outpatients undergoing hemodialysis at the Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. Spearman rank statistical tests revealed a significant, weak-to-moderate positive correlation between knowledge and dry body weight (p=0.004, r=0.328), and between fluid intake management and dry body weight (p=0.009, r=0.302). The study concludes that there is a significant relationship between knowledge and fluid intake management and the dry body weight of hemodialysis patients.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan pengelolaan asupan cairan dengan berat badan kering pasien hemodialisis.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya edukasi pasien dan intervensi keperawatan untuk meningkatkan pemahaman pasien mengenai penyakit ginjal kronis dan strategi pengelolaan cairan yang efektif.Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi berat badan kering pada pasien hemodialisis, serta mengembangkan intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap manajemen cairan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi lebih dalam pengalaman dan tantangan pasien dalam mengelola asupan cairan di rumah. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor jangka panjang yang memengaruhi berat badan kering, seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan dukungan sosial. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepatuhan terhadap manajemen cairan, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien hemodialisis.

  1. Hubungan Asupan Cairan Dengan Penambahan Berat Badan Interdialisis Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD Kota... doi.org/10.30643/jiksht.v15i2.118Hubungan Asupan Cairan Dengan Penambahan Berat Badan Interdialisis Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD Kota doi 10 30643 jiksht v15i2 118
  2. HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN TENTANG ASUPAN NATRIUM DAN CAIRAN DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN... doi.org/10.33024/hjk.v13i2.1269HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGETAHUAN TENTANG ASUPAN NATRIUM DAN CAIRAN DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN doi 10 33024 hjk v13i2 1269
Read online
File size521.15 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1zC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test