POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman petugas kesehatan dan pasien dalam menerapkan perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung. Studi ini menggunakan desain fenomenologi dengan pendekatan interpretatif kualitatif. Partisipan terdiri dari 17 individu: sepuluh petugas kesehatan dari rumah sakit swasta di Pekanbaru, dua spesialis jantung, tiga perawat, dua apoteker, dua ahli gizi, dan tujuh pasien gagal jantung yang akan kembali ke rumah. Rekrutmen partisipan dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan analisis data menggunakan tahapan analisis Colaizzi. Empat tema saling terkait dengan fenomena yang diteliti: informasi yang diterima pasien mengenai perencanaan pemulangan, pendidikan spesifik untuk pasien gagal jantung, tantangan yang dihadapi petugas kesehatan dalam melengkapi formulir perencanaan pemulangan, dan komponen penting perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung. Pengalaman petugas kesehatan dan pasien dalam menerapkan perencanaan pemulangan dalam studi ini mengungkapkan bahwa masih terdapat kekurangan yang menjadi perhatian baik petugas kesehatan maupun pasien. Tema yang teridentifikasi dalam studi ini dapat berkontribusi pada pengembangan formulir perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung.

Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa implementasi perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung masih suboptimal, khususnya dalam hal penyampaian informasi, pendidikan pasien yang spesifik, dan dokumentasi.Studi ini menekankan pentingnya memperbaiki proses perencanaan pemulangan agar lebih terstruktur, konsisten, dan disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien gagal jantung.Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pasien dan keluarga, memperkuat perilaku perawatan diri, serta mengurangi angka rawat inap yang tidak direncanakan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk menguji efektivitas intervensi berbasis bukti dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap rencana pengobatan dan perubahan gaya hidup setelah pemulangan. Kedua, penelitian kualitatif lebih lanjut dapat menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman pasien dan keluarga dalam menghadapi tantangan perawatan di rumah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pemulangan. Ketiga, penting untuk mengembangkan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengukur kualitas perencanaan pemulangan dan dampaknya terhadap hasil klinis pasien gagal jantung, sehingga dapat digunakan sebagai pemandu dalam meningkatkan mutu pelayanan.

Read online
File size268.7 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1zx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test