FIKES UMWFIKES UMW
Miracle Journal of Public HealthMiracle Journal of Public HealthMasyarakat menginginkan suatu pelayanan yang sesuai dengan harapan mereka. Mutu pelayanan kesehatan sebagai salah satu bagian dari manajemen akan memberikan berbagai manfaat bagi manajemen suatu instansi. Oleh karena itu, setiap pemberi layanan kesehatan atau profesi layanan kesehatan yang secara langsung melayani pasien perlu memiliki keterampilan, termasuk dalam berkomunikasi dengan konsumen/pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square test. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara fasilitas dengan mutu pelayanan, disiplin petugas dengan mutu pelayanan, dan prosedur pelayanan dengan mutu pelayanan.
Kesimpulan menunjukkan bahwa mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka berhubungan dengan semua variabel penelitian.Oleh karena itu, pihak Puskesmas perlu meningkatkan fasilitas Puskesmas serta meningkatkan disiplin petugas dan melakukan pekerjaan sesuai prosedur pelayanan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang secara tidak langsung memengaruhi mutu pelayanan kesehatan di puskesmas, seperti tingkat pendidikan petugas kesehatan atau ketersediaan pelatihan berkelanjutan. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak intervensi tertentu, seperti program pelatihan komunikasi, terhadap peningkatan kepuasan pasien dan mutu pelayanan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam pengalaman pasien dalam menerima pelayanan kesehatan di puskesmas, sehingga dapat mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Dengan menggabungkan hasil dari berbagai jenis penelitian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi mutu pelayanan kesehatan di puskesmas, dan dapat dirumuskan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
| File size | 240.79 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HELVETIAHELVETIA Agar-agar dengan penambahan dali horbo sebanyak 700 gr dan agar-agar dengan penambahan dali horbo sebanyak 900 gr. Panelis dalam penelitian ini adalahAgar-agar dengan penambahan dali horbo sebanyak 700 gr dan agar-agar dengan penambahan dali horbo sebanyak 900 gr. Panelis dalam penelitian ini adalah
STIESTIE PMT lokal efektif, mudah diterapkan, serta sesuai dengan potensi pangan masyarakat setempat. Program ini dapat dijadikan strategi berkelanjutan untuk menurunkanPMT lokal efektif, mudah diterapkan, serta sesuai dengan potensi pangan masyarakat setempat. Program ini dapat dijadikan strategi berkelanjutan untuk menurunkan
PKRPKR Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling pada 22 balita stunting. Data dikumpulkan melaluiPenelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling pada 22 balita stunting. Data dikumpulkan melalui
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Pengetahuan baik ibu (40,0%) berhubungan dengan sikap positif (60%) terhadap imunisasi, sementara hanya 5,7% memiliki pengetahuan kurang terkait imunisasiPengetahuan baik ibu (40,0%) berhubungan dengan sikap positif (60%) terhadap imunisasi, sementara hanya 5,7% memiliki pengetahuan kurang terkait imunisasi
UMIUMI Sistem telah diuji dengan pengujian Black Box untuk mengetahui sistem berjalan sesuai dengan harapan pengguna, hasilnya fitur, menu, dan tombol berjalanSistem telah diuji dengan pengujian Black Box untuk mengetahui sistem berjalan sesuai dengan harapan pengguna, hasilnya fitur, menu, dan tombol berjalan
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan case control pada 60 sampel (10 kasus dan 50 kontrol). Pengumpulan data dilakukan melaluiJenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan case control pada 60 sampel (10 kasus dan 50 kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui
FIKES UMWFIKES UMW Kesimpulan menunjukkan bahwa penunggakan pembayaran iuran BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian. Oleh karena itu disarankan perlu adanya sosialisasiKesimpulan menunjukkan bahwa penunggakan pembayaran iuran BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian. Oleh karena itu disarankan perlu adanya sosialisasi
FIKES UMWFIKES UMW Kesimpulan menunjukkan bahwa keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari berhubungan dengan semua variabelKesimpulan menunjukkan bahwa keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari berhubungan dengan semua variabel
Useful /
PPISHKPPISHK Kualitas layanan dievaluasi melalui tiga dimensi: (1) kualitas layanan administratif, (2) aksesibilitas layanan kesehatan, dan (3) kualitas layanan klinis,Kualitas layanan dievaluasi melalui tiga dimensi: (1) kualitas layanan administratif, (2) aksesibilitas layanan kesehatan, dan (3) kualitas layanan klinis,
IUSIUS This research investigates the legality of a sub-district heads authority to release land rights for private interests. Employing a normative juridicalThis research investigates the legality of a sub-district heads authority to release land rights for private interests. Employing a normative juridical
FIKES UMWFIKES UMW ISPA pada umumnya dialami oleh masyarakat, penderita ISPA di Puskesmas Kampobalano tahun 2015 tercatat 238 orang (48,1%), tahun 2016 sebanyak 346 orangISPA pada umumnya dialami oleh masyarakat, penderita ISPA di Puskesmas Kampobalano tahun 2015 tercatat 238 orang (48,1%), tahun 2016 sebanyak 346 orang
FIKES UMWFIKES UMW 383 penderita (33,37%), sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 1. 585 penderita (38,24%). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antar konsumsi383 penderita (33,37%), sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 1. 585 penderita (38,24%). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antar konsumsi