UBUB
The Journal of Experimental Life ScienceThe Journal of Experimental Life ScienceThis paper is aimed to develop a new COVID-19 mathematical model involving viruses in the environment. In this mathematical model, the human population is divided into five subpopulations: susceptible, exposed, infected, hospitalized, and cured individuals. In addition, the model also contains the virus population in the environment. Infection in the model occurs due to interactions between susceptible individual subpopulations and infected individuals and hospitalizations, as well as the spread of the virus in the environment. Based on the results of dynamic analysis, this model has two equilibrium points, the disease-free and endemic equilibrium points. The disease-free equilibrium point always exists, and both equilibrium points are locally asymptotically stable if they meet the Routh-Hurwitz criteria. Model sensitivity analysis was carried out on model parameters that affect the basic reproduction number with the most sensitive parameters are the natural death rate, the recruitment rate, the transmission rate of the virus in the environment, the virus clearance rate, and the rate of wearing PPE (Personal Protective Equipment), as well as the parameter that does not affect the basic reproduction number that is the rate of leaving the recovered population. Numerical simulations performed show results in accordance with the analysis, also from the simulations can be concluded that the increase (or decrease) of the transmission rate of the virus in an environment that has a higher sensitivity index has more significant influences on the basic reproduction number and the number of infected population than the transmission rate of hospitalized individuals.
The study successfully developed a mathematical model of COVID-19 transmission incorporating the role of viruses in the environment.The model identified two equilibrium points – disease-free and endemic – and demonstrated their local asymptotic stability based on the Routh-Hurwitz criteria.Sensitivity analysis revealed that parameters like the natural death rate, recruitment rate, and virus transmission rate significantly influence the basic reproduction number and infection dynamics.
Further research could investigate the impact of varying environmental conditions, such as temperature and humidity, on virus survival and transmission rates. Additionally, exploring the effectiveness of different public health interventions, like vaccination campaigns and mask mandates, within the model framework would provide valuable insights for policy-making. Finally, a more detailed investigation into the role of asymptomatic carriers and their contribution to environmental viral load could refine the models accuracy and predictive capabilities, potentially incorporating age-structured modeling to account for varying susceptibility and transmission patterns across different demographic groups. These investigations should consider the spatial heterogeneity of transmission and the potential for virus evolution, leading to more robust and realistic predictions of pandemic dynamics and informing targeted intervention strategies.
| File size | 1.23 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan STH pada kotoran kuku anak-anak di Dusun Karama Selatan, Desa Biring Kassi, Kabupaten Takalar. JenisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan STH pada kotoran kuku anak-anak di Dusun Karama Selatan, Desa Biring Kassi, Kabupaten Takalar. Jenis
UIN SGDUIN SGD Kesenjangan Indeks Pembangunan Manusia yang signifikan antara wilayah utara dan selatan, dikombinasikan dengan tingkat kemiskinan yang jauh lebih tinggiKesenjangan Indeks Pembangunan Manusia yang signifikan antara wilayah utara dan selatan, dikombinasikan dengan tingkat kemiskinan yang jauh lebih tinggi
UIN SGDUIN SGD Upaya advokasi di Pangandaran menawarkan wawasan kritis tentang dinamika pembagian wilayah dan tata kelola lokal. Kesuksesan gerakan pembagian wilayahUpaya advokasi di Pangandaran menawarkan wawasan kritis tentang dinamika pembagian wilayah dan tata kelola lokal. Kesuksesan gerakan pembagian wilayah
UIN SGDUIN SGD Pertama, harmonisasi regulasi lintas kementerian sangat penting, terutama untuk memastikan implementasi konsisten dari Peraturan Menteri Agama (PMA) No.Pertama, harmonisasi regulasi lintas kementerian sangat penting, terutama untuk memastikan implementasi konsisten dari Peraturan Menteri Agama (PMA) No.
UIN SGDUIN SGD Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap instrumen hukum internasional seperti Convention on the Rights of the Child (CRC), peraturan perundang-undanganData dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap instrumen hukum internasional seperti Convention on the Rights of the Child (CRC), peraturan perundang-undangan
UIN SGDUIN SGD Hambatan tersebut antara lain belum adanya Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai pedoman implementatif, keterbatasan data spasial dan historis yangHambatan tersebut antara lain belum adanya Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai pedoman implementatif, keterbatasan data spasial dan historis yang
UIN SGDUIN SGD 5 Tahun 1960). Kajian ini mengintegrasikan pendekatan normatif, kelembagaan, dan komparatif untuk menilai peran Lembaga Bank Tanah, mekanisme kompensasi,5 Tahun 1960). Kajian ini mengintegrasikan pendekatan normatif, kelembagaan, dan komparatif untuk menilai peran Lembaga Bank Tanah, mekanisme kompensasi,
UMJ PremiumUMJ Premium Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dasar-dasar matematika yang mendasari Elliptic Curve Cryptography (ECC) dengan meninjau konsepPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dasar-dasar matematika yang mendasari Elliptic Curve Cryptography (ECC) dengan meninjau konsep
Useful /
UMJ PremiumUMJ Premium Perkembangan sektor pariwisata di Kampung Wisata Kreatif Binong Jati Knitting memerlukan dukungan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola komponenPerkembangan sektor pariwisata di Kampung Wisata Kreatif Binong Jati Knitting memerlukan dukungan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola komponen
UMJ PremiumUMJ Premium Sebelum perbaikan, nilai Defect Per Million Opportunities (DPMO) sebesar 104. setelah melaksanakan berbagai tindakan korektif seperti pelatihan ulang insinyurSebelum perbaikan, nilai Defect Per Million Opportunities (DPMO) sebesar 104. setelah melaksanakan berbagai tindakan korektif seperti pelatihan ulang insinyur
UMJ PremiumUMJ Premium Fraksi tersebut memiliki Kadar Penghambatan Minimum (KHM) pada konsentrasi 500 μg/ml berdasarkan nilai kekeruhan dan pewarnaan resazurin melalui mikrodilusiFraksi tersebut memiliki Kadar Penghambatan Minimum (KHM) pada konsentrasi 500 μg/ml berdasarkan nilai kekeruhan dan pewarnaan resazurin melalui mikrodilusi
UBUB Program pemerintah untuk mencapai status bebas rabies pada tahun 2030 merupakan upaya percepatan pemberantasan kasus rabies di Indonesia. Rabies adalahProgram pemerintah untuk mencapai status bebas rabies pada tahun 2030 merupakan upaya percepatan pemberantasan kasus rabies di Indonesia. Rabies adalah