DINIYAHDINIYAH
Al-AbyadhAl-AbyadhJurnal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang pemimpin di era industri 4.0 yang tepat bagi para pemimpin pendidikan yakni kepala Taman kanak-kanak dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin dalam menghadapi era industri 4.0 yang terkenal dengan perkembangan teknologi, maka sudah seharusnya walaupun kita berada di pendidikan tingkat kanak-kanak harus mengikuti perkembangan zaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan mengkaji literatur yang berhubungan dengan obyek pembahasan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemimpin pendidikan dalam hal ini kepala taman kanak-kanak yang penulis rangkum dari berbagai sumber dan jurnal-jurnal yang terakriditasi diantaranya: pemimpin pendidikan harus yang jujur, berani, menerima mendorong dan memotivasi tim untuk bergerak dalam mencapai tujuan yang diharapkan, Membutuhkan pemimpin yang kreatif, mampu membaca peluang terhadap segala perubahan yang terjadi pada abad 21 ini, Pemimpin yang berfikir cepat, tanggap terhadap segala perubahan memiliki arah tujuan yang jelas dan mampu memberikan rasa aman, nyaman terhadap orang yang dipimpin, pemimpin yang Mampu mengembangnkan potensi yang ada, memanajemen resiko, Pemimpin harus mampu memberikan teladan yang baik, Pemimpin harus mampu mengarahkan yang dipimpin kepada yang lebih baik, dan Mampu melakukan lompatan berfikir jauh,dan membawa organisasi bawahannya menjadi rujukan bagio organisasi lainnya.
Pada generasi ini sosok pemimpin yang dibutuhkan adalah 1.seorang pemimpin yang memiliki kemampuan dalam beradaptasi terhadap segala bentuk perubahanatau inovasi yang terjadi disekitar.pemimpin memiliki keahlian untuk mensuport dalam meningkatkan bentuk-bentuk pembelajaran, 3.pemimpin yang milki kemampuan adaptasi juga harus mempunyai kemampuan untuk melihat peluang baru yang dapat diterapkna dilembaganya.membutuhkan sosok leader yang cepat dalam mengambil keputusan dan yang mampu memanfaatkan kemampuan yang ada, 5 pemimpin yang tegas, menerima masukan, dan mampu menggerakkan tim untuk meberikan timbal balik kepada kepemimpinan untuk perkembangan kedepannya, 6.pemimpin yang memiliki kompetensi untuk mengevaluasi yang tepat, dengan keahlian tersebut butuh pemimpin yang mampu menajdikan hambatan sebagai peluang, 7.pemimpin yang mampu memberikan teladan dalam bersikap dan berperilaku.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keterampilan spesifik yang dibutuhkan oleh kepala TK di era industri 4.0, dengan fokus pada bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen sekolah. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh kepala TK dalam menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan di era digital. Ketiga, penelitian tindakan dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji model pelatihan kepemimpinan yang efektif bagi kepala TK, dengan melibatkan partisipasi aktif dari para kepala TK dan pemangku kepentingan lainnya. Pengembangan model pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan kepala TK dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di era industri 4.0.
| File size | 448.88 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
DINIYAHDINIYAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar anak meningkat sesuai dengan norma perkembangan. Pada hari pertama siklus I, terdapat 6 anakHasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar anak meningkat sesuai dengan norma perkembangan. Pada hari pertama siklus I, terdapat 6 anak
DINIYAHDINIYAH Penelitian dilakukan di TK Ansor Kelompok A dengan 17 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 9 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas menggambarPenelitian dilakukan di TK Ansor Kelompok A dengan 17 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 9 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas menggambar
DINIYAHDINIYAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendidikan yang diterapkan adalah layanan pendidikan individual (Individualized Education Program/IEP) yangHasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendidikan yang diterapkan adalah layanan pendidikan individual (Individualized Education Program/IEP) yang
DINIYAHDINIYAH Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu hasil dari penelitian tidak menggunakan angka akan tetapi diuraikan dengan kalimat. PenelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu hasil dari penelitian tidak menggunakan angka akan tetapi diuraikan dengan kalimat. Penelitian
DINIYAHDINIYAH Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan jumlah 14 anak (satu kelas) untuk mengetahui peningkatan bahasa Inggris anak. Teknik analisis dataPenelitian ini menggunakan desain penelitian dengan jumlah 14 anak (satu kelas) untuk mengetahui peningkatan bahasa Inggris anak. Teknik analisis data
DINIYAHDINIYAH Model pengasuhan yang dilakukan oleh kakek dan nenek disebut Grandparenting. Anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua kemudian dialihkan kepadaModel pengasuhan yang dilakukan oleh kakek dan nenek disebut Grandparenting. Anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua kemudian dialihkan kepada
DINIYAHDINIYAH Sekitar 80% anak menunjukkan perkembangan kognitif melalui penggunaan media tersebut. Penggunaan media kartu angka bergambar memiliki pengaruh signifikanSekitar 80% anak menunjukkan perkembangan kognitif melalui penggunaan media tersebut. Penggunaan media kartu angka bergambar memiliki pengaruh signifikan
DINIYAHDINIYAH Masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, dan proses pembelajaran tentu tidak boleh dihentikan. Seiring dengan semakin berkembangnya Covid-19, penggunaanMasa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, dan proses pembelajaran tentu tidak boleh dihentikan. Seiring dengan semakin berkembangnya Covid-19, penggunaan
Useful /
DINIYAHDINIYAH Kondisi anak Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, perlu penanganan yang serius yang dilakukan oleh keluarga sebagai lingkungan terdekat bagi anak.Kondisi anak Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, perlu penanganan yang serius yang dilakukan oleh keluarga sebagai lingkungan terdekat bagi anak.
DINIYAHDINIYAH Pada tahap pra penelitian, dari 15 anak hanya 3 anak yang mampu membaca perkata; setelah dilakukan kolaborasi antara peneliti dan guru serta penerapanPada tahap pra penelitian, dari 15 anak hanya 3 anak yang mampu membaca perkata; setelah dilakukan kolaborasi antara peneliti dan guru serta penerapan
DINIYAHDINIYAH Setelah perilaku siklus II mengalami kemajuan yang signifikan dibandingkan siklus I, dengan hasil 67% (16 anak) berada pada kategori sangat baik dan 33%Setelah perilaku siklus II mengalami kemajuan yang signifikan dibandingkan siklus I, dengan hasil 67% (16 anak) berada pada kategori sangat baik dan 33%
DINIYAHDINIYAH Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar antara murid taman kanak-kanak Pertiwi 1 Kecamatan PadangBerdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar antara murid taman kanak-kanak Pertiwi 1 Kecamatan Padang