STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and ResearchPendidikan di Indonesia menghadapi tantangan berupa ketidakmerataan kualitas guru dan terbatasnya akses untuk pengembangan diri. Kondisi ini menjadi salah satu tanggung jawab organisasi guru profesional yang diamanatkan oleh hukum, khususnya Undang-Undang Nomor 14 tahun 2025 tentang Guru dan Dosen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Serang sebagai organisasi guru profesional dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menganalisis strategi IGI Kota Serang dari Agustus 2023 hingga Juli 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IGI Kota Serang menerapkan strategi komprehensif yang berfokus pada tiga pilar utama: mengoptimalkan program berbasis digital melalui webinar dan pelatihan online reguler; mencapai guru secara ilmiah dengan mendorong budaya publikasi melalui penerbitan tiga antologi karya guru; dan mempertahankan interaksi langsung melalui kegiatan offline seperti workshop, pelatihan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kombinasi strategi online dan offline telah terbukti efektif dalam menjangkau audiens yang lebih luas, menawarkan fleksibilitas, dan membangun komunitas belajar produktif. Strategi multidimensional IGI Kota Serang tidak hanya berhasil meningkatkan kompetensi profesional guru tetapi juga menumbuhkan budaya berbagi dan literasi ilmiah, menjadikannya model relevan untuk organisasi guru profesional lainnya.
Strategi IGI Kota Serang untuk meningkatkan kompetensi guru dapat dikonsepkan sebagai pendekatan holistik yang berorientasi pada ekosistem, secara adaptif mengintegrasikan kekuatan platform digital dan interaksi offline untuk mencapai hasil yang relevan dan berkelanjutan.IGI secara strategis mengatasi kendala geografis dan waktu melalui optimisasi program digital, yang efektif menjangkau audiens yang luas, menyampaikan konten terkini, dan secara pragmatis membantu guru dalam kebutuhan administratif.Namun, untuk memastikan kedalaman implementasi dan relevansi kontekstual serta membangun komunitas yang kuat, IGI menyeimbangkannya dengan strategi offline yang terfokus.Kegiatan offline ini berfungsi sebagai mekanisme penilaian kebutuhan langsung, menyediakan ruang untuk praktik tangan pertama, umpan balik tatap muka, dan interaksi sosial intensif, akhirnya memastikan program tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan tepat sasaran.Selain itu, kesuksesan IGI Kota Serang didorong oleh pengembangan budaya literasi dan kemitraan strategis.Penerbitan antologi adalah strategi inovatif untuk meningkatkan kompetensi guru dari peran konsumen menjadi produsen pengetahuan, memberdayakan status profesional, dan mendorong refleksi kritis.Aspek terpenting adalah kemampuan IGI dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat melalui kolaborasi multi-pemangku kepentingan antara universitas, lembaga pemerintah, dan perusahaan swasta.Sinergi ini tidak hanya memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas sumber daya tetapi juga menghasilkan pengakuan publik yang signifikan, akhirnya memperkuat posisi IGI sebagai katalis perubahan dan platform pertumbuhan kolaboratif untuk guru di Banten.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari strategi IGI Kota Serang dalam meningkatkan kompetensi guru. Apakah strategi ini berkelanjutan dan dapat diterapkan di daerah lain? Bagaimana strategi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah yang berbeda? Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kolaborasi antara IGI dengan berbagai pihak, seperti universitas, pemerintah, dan perusahaan swasta. Apakah kolaborasi ini meningkatkan kualitas program dan sumber daya yang tersedia? Bagaimana kolaborasi ini dapat ditingkatkan dan diperluas untuk mencapai lebih banyak guru dan daerah? Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak publikasi antologi dalam meningkatkan literasi dan budaya ilmiah di kalangan guru. Bagaimana antologi ini dapat digunakan sebagai alat untuk berbagi praktik terbaik dan mendorong refleksi kritis? Apakah ada manfaat lain dari publikasi antologi ini?.
| File size | 341.18 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya. Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik tersebut adalah untukHal ini membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya. Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik tersebut adalah untuk
IAIQHIAIQH Program ini terbukti memberikan hasil positif pada prestasi belajar Al-Quran Hadis, dimana siswa menunjukkan tingkat ketuntasan dan kecepatan lebih tinggiProgram ini terbukti memberikan hasil positif pada prestasi belajar Al-Quran Hadis, dimana siswa menunjukkan tingkat ketuntasan dan kecepatan lebih tinggi
CAHAYA ICCAHAYA IC Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis dan kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru,Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis dan kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru,
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Kebijakan Profesionalisme guru dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru, sehingga disambut positif oleh guru Minu Miftahul Falah Tegalkidul,Kebijakan Profesionalisme guru dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru, sehingga disambut positif oleh guru Minu Miftahul Falah Tegalkidul,
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Kebijakan Profesionalisme bagi guru-guru Minu Miftahul Falah Tegalkidul, Pasuruan berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru. Hal iniKebijakan Profesionalisme bagi guru-guru Minu Miftahul Falah Tegalkidul, Pasuruan berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru. Hal ini
OJSOJS Kualitas pembelajaran ditentukan oleh cara informasi dikemas, disampaikan, dan diterapkan oleh guru kepada peserta didik. Guru profesional perlu memahami,Kualitas pembelajaran ditentukan oleh cara informasi dikemas, disampaikan, dan diterapkan oleh guru kepada peserta didik. Guru profesional perlu memahami,
OJSOJS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk memotivasi peserta didik. AkanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk memotivasi peserta didik. Akan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah dan universitas sangat penting untuk memotivasi dan mendukung guru pra‑layanan agar dapat mengajar secaraOleh karena itu, kolaborasi antara sekolah dan universitas sangat penting untuk memotivasi dan mendukung guru pra‑layanan agar dapat mengajar secara
Useful /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Adapun 3 indikator tanggung jawab belajar yaitu 1) Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik dan sesuai, 2) Menyelesaikan tugas sesuai jadwal yangAdapun 3 indikator tanggung jawab belajar yaitu 1) Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik dan sesuai, 2) Menyelesaikan tugas sesuai jadwal yang
UNIRAYAUNIRAYA Teknik pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket kepada responden yaitu pegawai Kantor Camat Mandrehe Kabupaten Nias Barat. Metode analisis dataTeknik pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket kepada responden yaitu pegawai Kantor Camat Mandrehe Kabupaten Nias Barat. Metode analisis data
UGPUGP Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan teknik pengambilan data non randomPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan teknik pengambilan data non random
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Desiderius Erasmus memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan humanisme, karena manusia perlu mengeksporasikan diri secara bebas, sehinggaDesiderius Erasmus memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan humanisme, karena manusia perlu mengeksporasikan diri secara bebas, sehingga