AINARAPRESSAINARAPRESS
Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan DasarJurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan DasarPenelitian ini berfokus pada Analisis Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV di SDN 17 Woja. Bertujuan untuk Menganalisis Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV, faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pembentukan karakter siswa kelas IV di SDN 17 Woja. Peran guru yang menjadi fokus penelitian yaitu sebagai pendidik, demonstrator, pengelola kelas, motivator dan evaluator. Nilai karakter yang menjadi fokus penelitian yaitu religius, jujur, disiplin, mandiri, peduli sosial dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi kepada subjek penelitian yang terdiri dari guru kelas IV dan siswa. Tahapan analisis data yang digunakan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran guru dalam pembentukan karakter siswa kelas IV di SDN 17 Woja dilakukan dengan beberapa peran guru yaitu guru sebagai pendidik, guru sebagai demonstrator, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai motivator dan guru sebagai evaluator, (2) Faktor pendukung peran guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV di SDN 17 Woja yaitu lingkungan keluarga dan sarana dan prasarana, sedangkan faktor Penghambat Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV di SDN 17 Woja antara lain lingkungan keluarga dan guru.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru dalam pembentukan karakter siswa kelas IV di SD 17 Woja meliputi guru sebagai pendidik, demonstrator, pengelola kelas, motivator, dan evaluator.Setiap peran guru tersebut memiliki kecenderungan untuk menumbuhkan karakter siswa yang spesifik, seperti disiplin, jujur, mandiri, religius, peduli sosial, dan bertanggung jawab.Oleh karena itu, efektivitas peran guru dalam berbagai aspek ini sangat krusial dalam membentuk kepribadian siswa secara komprehensif.
Melihat temuan penelitian ini tentang peran guru dalam pembentukan karakter siswa serta faktor penghambatnya, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, mengingat lingkungan keluarga seringkali menjadi faktor penghambat, studi berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program pendidikan orang tua yang terstruktur dan terintegrasi dengan program sekolah. Penelitian ini bisa meninjau bagaimana intervensi bagi orang tua, khususnya di komunitas petani, dapat secara signifikan meningkatkan dukungan mereka terhadap pengembangan karakter anak di rumah, sekaligus menganalisis dampaknya terhadap perilaku siswa di sekolah. Kedua, dengan adanya identifikasi bahwa guru yang kurang menjadi teladan juga merupakan penghambat, penelitian lanjutan dapat merancang dan menguji model pelatihan profesional guru yang fokus pada pengembangan kompetensi dalam menjadi teladan yang efektif dan menerapkan strategi pembentukan karakter yang lebih inovatif. Ini termasuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan tersebut terhadap praktik mengajar guru dan hasil pembentukan karakter siswa di berbagai nilai. Ketiga, karena penelitian ini bersifat deskriptif dan terfokus pada satu sekolah, sangat relevan untuk melakukan studi komparatif di berbagai sekolah dengan latar belakang sosio-ekonomi atau geografis yang berbeda. Studi semacam ini dapat mengungkap variasi peran guru, tantangan unik, dan praktik terbaik dalam pembentukan karakter di konteks yang lebih luas, sehingga memberikan rekomendasi yang lebih umum dan aplikatif bagi kebijakan pendidikan karakter nasional.
| File size | 221.11 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Supervisi yang dilakukan secara kolaboratif dan reflektif terbukti mampu meningkatkan profesionalitas guru sekaligus membangun ekosistem madrasah yangSupervisi yang dilakukan secara kolaboratif dan reflektif terbukti mampu meningkatkan profesionalitas guru sekaligus membangun ekosistem madrasah yang
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Keterampilan mengajar guru sangat berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubunganKeterampilan mengajar guru sangat berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubungan
UNESAUNESA Penelitian ini menyimpulkan bahwa TPA Benowo memiliki potensi besar sebagai sumber belajar IPS yang mencakup keempat aspek utama, yaitu geografi, ekonomi,Penelitian ini menyimpulkan bahwa TPA Benowo memiliki potensi besar sebagai sumber belajar IPS yang mencakup keempat aspek utama, yaitu geografi, ekonomi,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Media pembelajaran interaktif menjadi alternatif strategis untuk meningkatkan efektivitas dan mutu pembelajaran, terutama dalam menjembatani materi kompleksMedia pembelajaran interaktif menjadi alternatif strategis untuk meningkatkan efektivitas dan mutu pembelajaran, terutama dalam menjembatani materi kompleks
UNUHAUNUHA Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, workshop, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusunMetode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, workshop, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusun
UIN SUSKAUIN SUSKA Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengembanganMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengembangan
LAKASPIALAKASPIA Dengan melakukan hal tersebut, maka guru akan dapat menjadi teladan sebagaimana sikap Rasulullah SAW yang kemudian dipuji oleh Allah SWT melalui QS AlDengan melakukan hal tersebut, maka guru akan dapat menjadi teladan sebagaimana sikap Rasulullah SAW yang kemudian dipuji oleh Allah SWT melalui QS Al
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Ada beberapa alasan kemiskinan, seperti kekurangan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasar atau kesulitan mendapatkan pendidikan dan pekerjaan. TujuanAda beberapa alasan kemiskinan, seperti kekurangan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasar atau kesulitan mendapatkan pendidikan dan pekerjaan. Tujuan
STIE AASSTIE AAS Hasil ini adalah rekomendasi praktis untuk pembuat kebijakan, penyedia layanan keuangan, dan bisnis pedesaan untuk membangun ekosistem keuangan digitalHasil ini adalah rekomendasi praktis untuk pembuat kebijakan, penyedia layanan keuangan, dan bisnis pedesaan untuk membangun ekosistem keuangan digital
AINARAPRESSAINARAPRESS Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam membaca permulaan yaitu guru kelas lebih memprioritaskan memberikan pelatihan khusus anak-anak yang mengalami kesulitan,Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam membaca permulaan yaitu guru kelas lebih memprioritaskan memberikan pelatihan khusus anak-anak yang mengalami kesulitan,
AINARAPRESSAINARAPRESS Hasil rekapitulasi kepraktisan media kantong literasi yaitu 88,75% dengan kategori “sangat praktis. Hasil rekapitulasi belajar kognitif siswa denganHasil rekapitulasi kepraktisan media kantong literasi yaitu 88,75% dengan kategori “sangat praktis. Hasil rekapitulasi belajar kognitif siswa dengan