STIE AASSTIE AAS

International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR)International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR)

Penelitian ini menyelidiki penerimaan dan peran sistem pembayaran digital di usaha kecil dan menengah (UKM) di pedesaan Pakistan, sebuah wilayah yang telah diabaikan dalam literatur terkait karena fokusnya pada ekonomi perkotaan dan berkembang. Studi ini mengeksplorasi penggerak, manfaat yang dirasakan, dan hambatan untuk adopsi menggunakan pendekatan kualitatif yang berasal dari tinjauan komprehensif penelitian akademik dan kebijakan serta wawasan industri. Hasil menunjukkan bahwa ketika diperkenalkan dengan baik, dompet seluler, pembayaran QR, dan aplikasi perbankan memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi operasi, menurunkan biaya transaksi, dan meningkatkan akses orang terhadap keuangan formal. Namun, adopsi masih rendah karena infrastruktur yang buruk, rendahnya literasi digital dan keuangan, masalah pajak, dan kekhawatiran keamanan. Pekerjaan ini menambahkan pengetahuan baru dengan fokus pada UKM pedesaan dan menawarkan solusi yang spesifik konteks, seperti solusi fintech yang ditargetkan, pengembangan infrastruktur, dan kampanye untuk meningkatkan tingkat literasi, sebagai cara untuk menutup kesenjangan digital. Hasil ini adalah rekomendasi praktis untuk pembuat kebijakan, penyedia layanan keuangan, dan bisnis pedesaan untuk membangun ekosistem keuangan digital inklusif.

Studi ini mengeksplorasi bagaimana UKM pedesaan di Pakistan mengadopsi sistem pembayaran digital berdasarkan literatur saat ini.Temuan menunjukkan bahwa meskipun platform digital memiliki keuntungan yang jelas seperti transaksi yang dipercepat, transparansi, inklusi keuangan, dan peningkatan akses pasar, ada sejumlah hambatan yang mencegah penerapan luas.Ini termasuk layanan internet yang tidak memadai, adopsi smartphone yang tidak memadai, ketidakpercayaan terhadap institusi keuangan, ketergantungan pada budaya uang tunai, dan kebijakan perpajakan yang rumit.Akibatnya, UKM pedesaan belum sepenuhnya mengadopsi sistem digital tetapi telah memeluk beberapa model hibrid di mana uang tunai masih dominan dan adopsi digital parsial diadopsi.

Untuk meningkatkan penggunaan pembayaran digital di antara UKM di daerah pedesaan, perlu dilakukan peningkatan literasi keuangan/digital, membangun kepercayaan pada sistem melalui perlindungan penipuan, pengaduan, dan resolusi, serta meningkatkan infrastruktur jaringan dalam hal konektivitas internet, listrik, dan jaringan agen. Hambatan budaya dan perilaku dapat diatasi dengan melibatkan komunitas lokal dan asosiasi perdagangan untuk mempromosikan perubahan persepsi tentang alat digital formal, dan pembuat kebijakan serta institusi keuangan harus memberikan lebih banyak kredit UKM melalui iklan statistik transaksi digital. Untuk penelitian masa depan, diperlukan survei data primer di daerah pedesaan untuk menangkap lebih banyak pengalaman UKM dan studi perbandingan di antara daerah pedesaan dan perkotaan, studi lintas negara, dan studi tentang variasi gender, generasi, dan sektoral dalam adopsi.

  1. Journal of Finance & Economics Research | Iqra University. journal finance economics research iqra... doi.org/10.20547/jfer2106201Journal of Finance Economics Research Iqra University journal finance economics research iqra doi 10 20547 jfer2106201
  2. A Systematic Literature Review of Digital Payments - Yash Chauhan, Pramod Sharma, 2024. systematic literature... doi.org/10.1177/09726225241257730A Systematic Literature Review of Digital Payments Yash Chauhan Pramod Sharma 2024 systematic literature doi 10 1177 09726225241257730
  3. Understanding the adoption of digital payment in Indonesian SMEs using modified technology acceptance... doi.org/10.18488/35.v11i2.3672Understanding the adoption of digital payment in Indonesian SMEs using modified technology acceptance doi 10 18488 35 v11i2 3672
Read online
File size273.4 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test