IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI

Comm-EduComm-Edu

Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) untuk menjadi guru. Di antara 53 responden, ditemukan bahwa persepsi positif terhadap profesi guru berkontribusi pada peningkatan motivasi, yang kemudian meningkatkan minat untuk mengejar karir sebagai guru. Namun, lingkungan keluarga tidak secara langsung memengaruhi motivasi. Implikasi di sini adalah bahwa institusi pendidikan dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi mahasiswa terhadap profesi guru serta berkolaborasi dengan keluarga untuk mendukung motivasi mahasiswa. Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dan mempertimbangkan faktor kontekstual, serta melakukan studi lintas budaya untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang fenomena ini.

Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara persepsi terhadap profesi guru, motivasi, dan minat menjadi guru.Persepsi positif terhadap profesi guru meningkatkan motivasi, yang pada gilirannya meningkatkan minat mahasiswa PJOK untuk menjadi guru.Lingkungan keluarga tidak memiliki pengaruh langsung terhadap motivasi, sehingga peran keluarga tidak signifikan dalam konteks ini.Hasil ini menegaskan pentingnya motivasi sebagai mediator antara persepsi profesi guru dan minat menjadi guru, sementara faktor lain seperti lingkungan keluarga memerlukan penelitian lebih lanjut.Dampak temuan ini dapat diimplementasikan dalam kebijakan pendidikan untuk memperkuat motivasi dan persepsi positif terhadap profesi guru.

Berhubung persepsi positif terhadap profesi guru terbukti menjadi faktor utama meningkatkan motivasi dan minat menjadi guru, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman tentang elemen spesifik dalam persepsi tersebut (misalnya, nilai-nilai intrinsik, harapan karir, atau citra profesional) yang paling berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa untuk menjadi guru. Selanjutnya, karena lingkungan keluarga tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap motivasi, studi longitudinal dapat mengevaluasi apakah peran keluarga berubah seiring dengan kemajuan akademis dan pengalaman praktek mengajar, serta apakah dukungan keluarga dapat memengaruhi faktor-faktor motivasional secara tidak langsung melalui interaksi sosial atau pembentukan tujuan karir. Terakhir, mengingat hasil penelitian ini didapatkan di satu institusi dengan sampel terbatas, dilakukan studi perbandingan lintas institusi dan perbandingan kultur dapat mengidentifikasi variabel kontekstual yang berbeda serta menyesuaikan strategi pengembangan motivasi dan persepsi profesi guru yang lebih efektif dalam konteks pendidikan Indonesia yang beragam.

  1. Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang Profesi Guru dan Lingkungan Keluarga Terhadap Miinat Menjadi Guru... doi.org/10.24036/jmpe.v2i3.7328Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang Profesi Guru dan Lingkungan Keluarga Terhadap Miinat Menjadi Guru doi 10 24036 jmpe v2i3 7328
  2. Pengaruh Hasil Belajar Micro Teaching dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru Akuntansi Melalui... ejournal.unesa.ac.id/index.php/jpak/article/view/39371Pengaruh Hasil Belajar Micro Teaching dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru Akuntansi Melalui ejournal unesa ac index php jpak article view 39371
  3. Pengaruh Lingkungan Keluarga, Prestasi Belajar, dan Kesejahteraan Guru Terhadap Minat Menjadi Guru Akuntansi... doi.org/10.26740/jpak.v9n1.p13-24Pengaruh Lingkungan Keluarga Prestasi Belajar dan Kesejahteraan Guru Terhadap Minat Menjadi Guru Akuntansi doi 10 26740 jpak v9n1 p13 24
  4. Pengaruh Efikasi Diri dan Persepsi terhadap Minat Menjadi Guru Ekonomi Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan... doi.org/10.26740/jpeka.v2n2.p83-96Pengaruh Efikasi Diri dan Persepsi terhadap Minat Menjadi Guru Ekonomi Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan doi 10 26740 jpeka v2n2 p83 96
Read online
File size207.37 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test