STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and ResearchPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan dan tanggung jawab belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI A SMA Negeri 1 Menjalin. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas satu pertemuan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 25 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang diisi oleh observer selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun 7 indikator keaktifan belajar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) Peserta didik memperhatikan penjelasan guru saat pembelajaran, (2) Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan, (3) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru maupun teman sebaya, (4) berdiskusi dalam kelompok, (5) mencatat rangkuman materi pelajaran, (6) menyampaikan ide, dan (7) masing-masing mempresentasikan kerja kelompok. Adapun 3 indikator tanggung jawab belajar yaitu 1) Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik dan sesuai, 2) Menyelesaikan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan, 3) Mengerjakan tugas kelompok secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik, dari 20% pada kondisi awal menjadi 77% pada siklus I, dan meningkat menjadi 79% pada siklus II. Sementara itu, tanggung jawab belajar juga mengalami peningkatan dari 32% pada kondisi awal menjadi 82% siklus I, dan mencapai 95% pada siklus II. Temuan ini menunjukan bahwa Model PBL efektif dalam mendorong keaktifan dan sikap tanggung jawab belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Penerapan model Problem Based Learning memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan kualitas.Model pembelajaran Problem Based Learning yang terdiri dari 5 Tahap yakni guru mengorientasikan peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, guru membantu peserta didik dalam penyelidikan, kemudian peserta didik mempresentasikan hasil diksusi di depan kelas, serta guru melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah.Kelima sintaks tersebut dimasukan ke dalam modul ajar yang digunakan guru kolabolator pada proses pembalajaran.Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan keaktifan belajar yang terdiri dari 7 indikator yaitu memperhatikan penjelasan guru, mengajukan pertanyaan, merespon pertanyaan, berdiskusi dalam kelompok, mencatat rangkuman materi pelajaran, menyampaikan ide/gagasan, dan mempresentasikan hasil kerja kelompok sebesar 77% siklus I dan 79% siklus II setelah dilakuakn tindakan proses pembelajaran dengan model Problem Based Learning pada setiap siklus.Hasil penelitian menunjukan peningkatan tanggung jawab belajar yang terdiri dari Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik dan sesuai, menyelesaikan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan, serta m,engerjakan tugas kelompok secara bersama-sama sebesar 82% siklus I dan 95 siklus II setelah dilakuakn tindakan proses pembelajaran dengan model Problem Based Learning pada setiap siklus.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh penerapan PBL terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, dengan fokus pada analisis mendalam terhadap proses kognitif yang terlibat dalam pemecahan masalah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas PBL dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti platform kolaborasi online atau simulasi interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul PBL yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar dan tingkat kemampuan awal, sehingga implementasi PBL dapat lebih efektif dan inklusif.
- Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan... doi.org/10.26740/jpap.v9n2.p246-259Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan doi 10 26740 jpap v9n2 p246 259
- Pengembangan Ensiklopedia Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis... ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpm/article/view/2443Pengembangan Ensiklopedia Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis ejournal tsb ac index php jpm article view 2443
| File size | 512.99 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKKENDALSTIKKENDAL Motivasi intrinsik meliputi adanya persaingan antar peserta didik untuk menjadi yang terbaik dalam hal akademik, kesanggupan dalam mengerjakan dan mengumpulkanMotivasi intrinsik meliputi adanya persaingan antar peserta didik untuk menjadi yang terbaik dalam hal akademik, kesanggupan dalam mengerjakan dan mengumpulkan
UNCMUNCM Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: define, desain, develop, dan dessiminate.Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: define, desain, develop, dan dessiminate.
IDEBAHASAIDEBAHASA Dengan demikian, penting bagi pendidik untuk terus berupaya meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap teks prosedur melalui berbagai metode pembelajaranDengan demikian, penting bagi pendidik untuk terus berupaya meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap teks prosedur melalui berbagai metode pembelajaran
AMIKVETERANAMIKVETERAN Subjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasiSubjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasi
UNPAKUNPAK Teknik kuantitatif digunakan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, sedangkan teknik kualitatif digunakan mendeskripsikan hasil dari teknik pengumpulanTeknik kuantitatif digunakan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, sedangkan teknik kualitatif digunakan mendeskripsikan hasil dari teknik pengumpulan
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Penelitian ini bertujuan untuk, pertama, menjelaskan peningkatan motivasi belajar peserta didik, kedua, mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik,Penelitian ini bertujuan untuk, pertama, menjelaskan peningkatan motivasi belajar peserta didik, kedua, mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik,
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Berdasarkan hasil penelitian, siswa yang masuk kategori sangat positif berjumlah 9 (19,6%), kategori positif 15 orang (32,6%), kategori sedang 9 orangBerdasarkan hasil penelitian, siswa yang masuk kategori sangat positif berjumlah 9 (19,6%), kategori positif 15 orang (32,6%), kategori sedang 9 orang
UMPRUMPR Peserta didik kelas I semester I di SMA yang hasil UAN nya baik relatif sedikit, sedangkan peserta didik yang hasil UAN nya kurang juga relatif sedikit,Peserta didik kelas I semester I di SMA yang hasil UAN nya baik relatif sedikit, sedangkan peserta didik yang hasil UAN nya kurang juga relatif sedikit,
Useful /
UGPUGP Pengamatan terhadap hasil tangkapan dilakukan pada tiga lokasi yang berada pada kawasan Danau Laut Tawar yaitu Kecamatan Bintang, Lut Tawar dan Kebayakan.Pengamatan terhadap hasil tangkapan dilakukan pada tiga lokasi yang berada pada kawasan Danau Laut Tawar yaitu Kecamatan Bintang, Lut Tawar dan Kebayakan.
UNIRAYAUNIRAYA Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah dari pegawai, dengan populasiTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah dari pegawai, dengan populasi
STIKKENDALSTIKKENDAL Implementasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran di MTs Al Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi,Implementasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran di MTs Al Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi,
STIKKENDALSTIKKENDAL Mahasiswa PPL harus memiliki kesiapan mental, kemampuan pedagogik, dan sikap profesional untuk menghadapi beragam tantangan dalam proses pembelajaran,Mahasiswa PPL harus memiliki kesiapan mental, kemampuan pedagogik, dan sikap profesional untuk menghadapi beragam tantangan dalam proses pembelajaran,