UNSULBARUNSULBAR
Saqbe: Jurnal Sains dan PembelajarannyaSaqbe: Jurnal Sains dan PembelajarannyaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berhitung siswa kelas I SD Inpres 12/79 Mattampawalie Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media counting board, serta untuk mengetahui perbedaan keterampilan berhitung siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berhitung yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PBL berbantuan media counting board. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan model PBL, rata-rata nilai keterampilan berhitung siswa adalah 40,35 yang tergolong rendah. Setelah penerapan, rata-rata meningkat menjadi 89,2 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung (26,165) > ttabel (2,09302), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berbantuan media counting board berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan berhitung siswa. Model PBL mampu meningkatkan interkasi dan keaktifan dalam pembelajaran.
Keterampilan berhitung siswa sebelum penerapan model PBL berbantuan media counting board berada pada kategori rendah, dengan 80% siswa berada dalam kategori cukup dan 20% dalam kategori sangat kurang.Setelah penerapan model, terjadi peningkatan signifikan di mana 80% siswa mencapai kategori sangat baik dan 20% berada pada kategori baik.Hasil uji statistik Paired Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara keterampilan berhitung sebelum dan sesudah perlakuan, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas model PBL dengan media counting board dalam meningkatkan keterampilan berhitung pada siswa kelas yang lebih tinggi, seperti kelas 2 atau 3, untuk mengetahui apakah pengaruh positif tersebut konsisten seiring perkembangan usia dan kemampuan kognitif siswa. Kedua, penting untuk meneliti perbandingan antara model PBL berbantuan counting board dengan model pembelajaran lain seperti Discovery Learning atau PMRI, agar dapat diketahui pendekatan mana yang paling optimal dalam konteks pembelajaran matematika dasar di sekolah dasar. Ketiga, diperlukan penelitian yang mengkaji pengaruh jangka panjang dari penggunaan media counting board terhadap pemahaman konsep matematika lanjutan, seperti perkalian dan pembagian, untuk memastikan bahwa peningkatan keterampilan berhitung tidak hanya bersifat temporer namun mampu menjadi dasar yang kuat bagi pembelajaran matematika berjenjang. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai aplikasi dan manfaat jangka panjang dari kombinasi pendekatan PBL dan media konkret dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
| File size | 365.04 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam konteks PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam konteks Pendidikan
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian
AFEKSIAFEKSI Validasi dilakukan oleh dua ahli dan satu praktisi terhadap media pembelajaran, modul ajar, dan instrumen tes HOTS. Hasil validasi menunjukkan bahwa mediaValidasi dilakukan oleh dua ahli dan satu praktisi terhadap media pembelajaran, modul ajar, dan instrumen tes HOTS. Hasil validasi menunjukkan bahwa media
AFEKSIAFEKSI Pengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikanPengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan
AFEKSIAFEKSI Format penilaian digunakan untuk mengukur perkembangan yang telah dicapai siswa dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keduaFormat penilaian digunakan untuk mengukur perkembangan yang telah dicapai siswa dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua
ALFARABIALFARABI The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study populationThe research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study population
ABULYATAMAABULYATAMA Desain penelitian ini yaitu One Group Pretest Posttest. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes.Desain penelitian ini yaitu One Group Pretest Posttest. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes.
ABULYATAMAABULYATAMA Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilihDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih
Useful /
AKPERAKPER Penerapan EBN menggunakan critical review dan pelaksanaannya menggunakan model Stetler. Sehingga metode penelitian yang digunakan yaitu one-group pre test-postPenerapan EBN menggunakan critical review dan pelaksanaannya menggunakan model Stetler. Sehingga metode penelitian yang digunakan yaitu one-group pre test-post
ALFARABIALFARABI Sarana dan prasarana yang kurang optimal dapat menghambat proses belajar mengajar dan mempengaruhi kualitas pendidikan secara keseluruhan. Penelitian iniSarana dan prasarana yang kurang optimal dapat menghambat proses belajar mengajar dan mempengaruhi kualitas pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini
UNSULBARUNSULBAR Untuk penelitian lebih lanjut diharapkan mendorong penelitian lintas disiplin (mikrobiologi, bioteknologi, pertanian, farmasi) untuk pengembangan produkUntuk penelitian lebih lanjut diharapkan mendorong penelitian lintas disiplin (mikrobiologi, bioteknologi, pertanian, farmasi) untuk pengembangan produk
POLINDRAPOLINDRA Metode thermal spray merupakan salah satu alternatif rekayasa material yang dapat digunakan. Jenis thermal spray yang sering dijumpai dalam industri ialahMetode thermal spray merupakan salah satu alternatif rekayasa material yang dapat digunakan. Jenis thermal spray yang sering dijumpai dalam industri ialah