UNSURUNSUR

Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaDinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya

Artikel ini akan memaparkan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media TikTok dalam mengembangkan kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X MA Al-Falah Sukabumi. Latar belakang studi ini didasari oleh rendahnya keterampilan menulis siswa, khususnya dalam hal struktur teks dan penggunaan kaidah kebahasaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sebanyak 40 siswa dijadikan sampel dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data mencakup penggunaan modul pembelajaran, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor posttest siswa di kelompok eksperimen jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Nilai rata-rata pretest sebesar 80,20 meningkat menjadi 98,00 pada posttest, mengalami peningkatan sebesar 22,20%. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model PBL berbasis TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X MA Al-Falah.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X MA Al-Falah Sukabumi.Proses persiapan dan pelaksanaan pembelajaran di kelompok eksperimen menunjukkan pencapaian yang tinggi, baik dari sisi kinerja guru maupun partisipasi aktif siswa.Hasil tes memperlihatkan peningkatan signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa di kelompok eksperimen, yaitu dari rata-rata 80,20 menjadi 98,00.Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa seluruh siswa memberikan respons yang sangat positif terhadap metode pembelajaran yang digunakan, dengan tingkat persetujuan mencapai 100% pada setiap indikator.Temuan ini mengindikasikan bahwa model PBL yang terintegrasi dengan media digital seperti TikTok mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, serta motivasi belajar siswa secara maksimal.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak sekolah mendukung penggunaan media sosial yang bersifat edukatif dalam kegiatan pembelajaran, termasuk dengan menyediakan fasilitas digital dan menyelenggarakan pelatihan bagi guru. Guru diharapkan mampu memadukan model Problem Based Learning dengan media yang sesuai dengan karakteristik dan keseharian siswa, guna menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Siswa perlu menggunakan media pembelajaran secara cermat serta berperan aktif dalam pembelajaran berbasis proyek. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menjajaki penggunaan media sosial lainnya atau mengadaptasi pendekatan ini pada keterampilan berbahasa yang berbeda, sehingga hasil penelitian menjadi komprehensif dan bervariasi.

  1. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA SMPN... doi.org/10.24853/pl.1.2.114-123PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA SMPN doi 10 24853 pl 1 2 114 123
  2. IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMKN 1 KOTA JAMBIbi... doi.org/10.31943/bi.v9i2.823IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMKN 1 KOTA JAMBIbi doi 10 31943 bi v9i2 823
  3. OSF. osf osf.io/5g8zy_v1OSF osf osf io 5g8zy v1
  4. OSF. osf osf.io/354c8_v1OSF osf osf io 354c8 v1
Read online
File size795.85 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test