SANIYASANIYA
Asshika: Journal of English Language Teaching & LearningAsshika: Journal of English Language Teaching & LearningMakna kiasan sering kali menimbulkan tantangan dalam terjemahan, terutama pada lirik lagu di mana makna, emosi, dan ekspresi artistik harus disampaikan secara bersamaan. Penelitian ini mengkaji metodologi terjemahan makna kiasan dalam lirik lagu bilingual Just Give Me a Reason oleh Pink bersama Nate Ruess dan versi bahasa Indonesia-nya, Berilah Aku Satu Alasan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis ekspresi kiasan yang digunakan dalam lirik asli serta menganalisis metode terjemahan yang digunakan untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data terdiri atas ekspresi kiasan dalam lirik bahasa Inggris dan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia. Analisis berfokus pada bagaimana makna kiasan ditransfer serta apakah makna aslinya tetap dipertahankan. Temuan menunjukkan bahwa beberapa metode terjemahan digunakan, termasuk terjemahan harfiah, adaptasi, dan parafrasa. Meskipun beberapa ekspresi kiasan dipertahankan, yang lain dimodifikasi untuk mencapai kealamian dan kejelasan dalam bahasa sasaran. Kesimpulannya, penerjemah menggunakan metode yang fleksibel untuk menyeimbangkan ketepatan makna dan keterterimaan lirik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai jenis ekspresi kiasan seperti metonimia, sinkdokhe, idiom, dan hiperbola dalam lirik asli diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menggunakan metode langsung maupun tidak langsung.Terjemahan harfiah sering digunakan, namun modulasi, transposisi, dan adaptasi juga diterapkan untuk menjaga kealamian dan nuansa emosional.Hasil ini menegaskan bahwa terjemahan lirik lagu memerlukan fleksibilitas dalam menyeimbangkan ketepatan semantik dan keterterimaan lirik, serta menunjukkan pentingnya kompetensi kiasan dan interpretasi kontekstual dalam pendidikan terjemahan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penutur asli bahasa Indonesia memaknai terjemahan ekspresi kiasan dalam lirik lagu dibandingkan dengan pemirsa non-penutur asli, untuk memahami sejauh mana nuansa emosional dan budaya berhasil ditangkap. Kedua, bisa dikembangkan penelitian komparatif terhadap beberapa terjemahan berbeda dari lirik lagu yang sama, untuk mengidentifikasi pola strategi terjemahan dan dampaknya terhadap keterbacaan, keindahan, serta kesetiaan terhadap makna asli. Ketiga, perlu dieksplorasi efektivitas penggunaan terjemahan lirik lagu populer sebagai media pembelajaran keterampilan terjemahan makna kiasan dalam konteks kelas bahasa, termasuk pengaruhnya terhadap motivasi dan penguasaan siswa terhadap ekspresi idiomatik. Studi-studi ini dapat saling melengkapi untuk memberikan gambaran lebih utuh tentang tantangan dan peluang dalam terjemahan lirik lagu. Dengan memahami persepsi pemirsa, variasi strategi terjemahan, dan potensi pendidikan dari media ini, pendidik dan penerjemah dapat membuat keputusan yang lebih bijak. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang budaya dan tingkat penguasaan bahasa. Fokus pada respons emosional terhadap terjemahan juga penting, tidak hanya pemahaman kognitif semata. Pendekatan kualitatif mendalam seperti wawancara atau studi persepsi bisa memberikan data yang kaya. Di sisi lain, uji eksperimen kecil dalam kelas dapat mengukur dampak pembelajaran secara empiris. Dengan demikian, hasilnya dapat langsung diaplikasikan untuk menyempurnakan kurikulum pelatihan penerjemah.
| File size | 661.17 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPWRUMPWR Untuk mencapai tujuan tersebut metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjukUntuk mencapai tujuan tersebut metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjuk
AFEKSIAFEKSI Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi,Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “Podlish memiliki validitas tinggi dengan skor rata-rata 84,2 %, kepraktisan 89,3 %, dan peningkatan pemahamanHasil penelitian menunjukkan bahwa media “Podlish memiliki validitas tinggi dengan skor rata-rata 84,2 %, kepraktisan 89,3 %, dan peningkatan pemahaman
BUMIGORABUMIGORA Tantangan utama yang dihadapi mahasiswa adalah menyesuaikan variasi kontekstual dan budaya antara teks sumber dan target, yang menyebabkan penggunaan teknikTantangan utama yang dihadapi mahasiswa adalah menyesuaikan variasi kontekstual dan budaya antara teks sumber dan target, yang menyebabkan penggunaan teknik
UMBARRUUMBARRU Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang bertujuan untuk mendukung akuisisi bahasa asing dengan memanfaatkan studi empirisTujuan tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang bertujuan untuk mendukung akuisisi bahasa asing dengan memanfaatkan studi empiris
IAIN CURUPIAIN CURUP Sehingga bahan ajar tersebut perlu dikaji dan ditelaah dari segi konten terutama berkaitan dengan nilai-nilai karakter cinta tanah air yang urgen dimilikiSehingga bahan ajar tersebut perlu dikaji dan ditelaah dari segi konten terutama berkaitan dengan nilai-nilai karakter cinta tanah air yang urgen dimiliki
UNDIKMAUNDIKMA Berdasarkan kurikulum baru Indonesia yang dikenal sebagai Kurikulum Merdeka, pemahaman membaca teks menjadi keterampilan dasar hasil pembelajaran. Namun,Berdasarkan kurikulum baru Indonesia yang dikenal sebagai Kurikulum Merdeka, pemahaman membaca teks menjadi keterampilan dasar hasil pembelajaran. Namun,
UNIAUNIA Penyelenggaraan pembelajaran bahasa Asing di Indonesia sebagai upaya bagi bangsa Indonesia agar dapat menyerap dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuanPenyelenggaraan pembelajaran bahasa Asing di Indonesia sebagai upaya bagi bangsa Indonesia agar dapat menyerap dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan
Useful /
SANIYASANIYA Namun, kecemasan, rasa takut akan kritik, dan jumlah kelas yang besar tetap menjadi penghambat partisipasi. Tinjauan ini menyarankan penerapan strategiNamun, kecemasan, rasa takut akan kritik, dan jumlah kelas yang besar tetap menjadi penghambat partisipasi. Tinjauan ini menyarankan penerapan strategi
SANIYASANIYA kombinasi seimbang dari berbagai metode pengajaran diperlukan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang beragam dan memaksimalkan efektivitas. Oleh karena itu,kombinasi seimbang dari berbagai metode pengajaran diperlukan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang beragam dan memaksimalkan efektivitas. Oleh karena itu,
SANIYASANIYA Evidence indicates that CLT enhances fluency, accuracy, vocabulary growth, and confidence through interactive activities. However, successful implementationEvidence indicates that CLT enhances fluency, accuracy, vocabulary growth, and confidence through interactive activities. However, successful implementation
BUMIGORABUMIGORA Penelitian ini menggunakan teknik observasi untuk pengumpulan data dan analisis konten sebagai metode pendukung. Studi ini memanfaatkan teori GeoffreyPenelitian ini menggunakan teknik observasi untuk pengumpulan data dan analisis konten sebagai metode pendukung. Studi ini memanfaatkan teori Geoffrey