POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)Latar Belakang: Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua menunjukkan prevalensi anemia pada remaja putri, kelas 7 dan 10 sebesar 15,15%. Remaja putri sangat berisiko tinggi terkena anemia karena peningkatan kebutuhan yang sangat signifikan, rendahnya asupan zat besi, perilaku diet serta keluarnya darah menstruasi yang lebih tinggi dari biasanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media edukasi gizi dalam mencegah anemia pada remaja putri di SMP Negeri 11 Jayapura. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi exsperimental One Group Pre-Post-Test, yaitu dengan menggunakan instrument koesioner pre-post, serta media edukasi PowerPoint, dan kartu kuartet (SCA) “Smart Card Anemia. Jumlah sampel sebanyak 46 siswi kelas IX SMP Negeri 11 Jayapura. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji T-test paired sample. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan didapatkan hasil uji paired sampel test, ada perbedaan rata-rata hasil belajar antara pre-test 65.65 < post-test 89.35, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan siswi SMP Negeri 11 Jayapura. Kesimpulan: Terdapat pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan siswi SMP Negeri 11 Jayapura.
Terdapat pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan siswi SMP Negeri 11 Jayapura.Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada siswi SMP Negeri 11 Jayapura terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan terkait dengan pencegahan anemia pada remaja putri.Diharapkan, dengan adanya peningkatan pemahaman di kalangan siswi, mereka dapat menjadi agen perubahan yang berperan dalam menyampaikan pesan terkait pencegahan anemia pada remaja putri.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengukur dampak penyuluhan tidak hanya dari segi pengetahuan, tetapi juga pada perubahan sikap dan perilaku siswa terkait anemia. Hal ini penting untuk mengetahui apakah peningkatan pengetahuan benar-benar berdampak pada kebiasaan makan dan pola hidup sehat. Kedua, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja putri dalam mencegah anemia, seperti peran keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekitar. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sampel dan cakupan wilayah yang lebih luas untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif mengenai prevalensi dan faktor-faktor risiko anemia pada remaja putri di Papua.
| File size | 352.18 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Penelitian ini menilai tingkat pengetahuan rata-rata remaja sebelum dan sesudah konseling, menggunakan analisis statistik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rataPenelitian ini menilai tingkat pengetahuan rata-rata remaja sebelum dan sesudah konseling, menggunakan analisis statistik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Poli KIA RSUD Minas Kabupaten Siak sebanyak 80 orang. Sampel penelitianPopulasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Poli KIA RSUD Minas Kabupaten Siak sebanyak 80 orang. Sampel penelitian
YAYASANBHZYAYASANBHZ Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran PAI yaitu pada kategori cukup dengan motivasi yang bervariasiHasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran PAI yaitu pada kategori cukup dengan motivasi yang bervariasi
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil: Formula yang dipilih berdasarkan uji organoleptik adalah K1J2 dengan persentase kesukaan rata-rata 88,8%. Hasil uji aktivitas antioksidan formulaHasil: Formula yang dipilih berdasarkan uji organoleptik adalah K1J2 dengan persentase kesukaan rata-rata 88,8%. Hasil uji aktivitas antioksidan formula
UNNUUNNU The questions include the definition of TTD, the correct consumption technique, the benefits of TTD, the content of TTD, and ways to reduce the negativeThe questions include the definition of TTD, the correct consumption technique, the benefits of TTD, the content of TTD, and ways to reduce the negative
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitanKesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan
JQWHJQWH Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu sebab remaja putri tidak melakukan penanganan sindrom premenstruasi dengan baik.Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu sebab remaja putri tidak melakukan penanganan sindrom premenstruasi dengan baik.
MAHADEWAMAHADEWA Penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dalam proses pembelajaran menjadikan suasana belajar di dalam kelas menjadi lebih aktif. SelamaPenerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dalam proses pembelajaran menjadikan suasana belajar di dalam kelas menjadi lebih aktif. Selama
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Kajian dilakukan melalui metode telaah pustaka dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah terkini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikanKajian dilakukan melalui metode telaah pustaka dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah terkini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Solusi meliputi penguatan kurikulum berbasis nilai Islam, pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah, dan penanaman akhlak melalui keteladanan. SelainSolusi meliputi penguatan kurikulum berbasis nilai Islam, pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah, dan penanaman akhlak melalui keteladanan. Selain
YAYASANBHZYAYASANBHZ Guru menggunakan berbagai pendekatan seperti pelatihan keterampilan hidup, pemberian motivasi, serta pemanfaatan media visual dan konkret untuk menyesuaikanGuru menggunakan berbagai pendekatan seperti pelatihan keterampilan hidup, pemberian motivasi, serta pemanfaatan media visual dan konkret untuk menyesuaikan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai efektivitas pendekatan komunikasi berbasis nilai dalam pendidikan dan memperluas pemahamanDengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai efektivitas pendekatan komunikasi berbasis nilai dalam pendidikan dan memperluas pemahaman