INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO

Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan KeagamaanAl-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model komunikasi Islam dalam mengatasi perilaku Pornografi, Masturbasi, dan Orgasme (PMO) di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Urgensi penelitian ini muncul karena tingginya prevalensi PMO di kalangan remaja di Indonesia dan kebutuhan akan pendekatan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam. Metodologi penelitian melibatkan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan analisis kualitatif untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip komunikasi Islam serta menilai dampaknya terhadap perilaku mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi Islam efektif dalam mengurangi perilaku PMO, dengan Interpersonal Psychotherapy Model (IPM) menempati peringkat tertinggi dalam efektivitas, diikuti oleh Interpersonal Communication Model (ICM), Digital Campaign Model (DCM), Collaborative Group Discussion (CGD), Problem-based Learning (PL), dan Islamic Lecture-based Instructional Model (ILIM). Pendekatan ini mengurangi insiden PMO dan mendukung pertumbuhan emosional dan spiritual mahasiswa. Berdasarkan hasil ini, penelitian ini merekomendasikan integrasi model komunikasi Islam yang lebih luas dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler universitas Islam. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan preventif dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kesehatan psikososial dan spiritual yang lebih baik. Penelitian ini juga mengusulkan integrasi lebih lanjut model komunikasi Islam dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan pendidikan preventif yang lebih holistik dan mendalam. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai efektivitas pendekatan komunikasi berbasis nilai dalam pendidikan dan memperluas pemahaman tentang adaptasi pendidikan berbasis nilai dalam menangani isu-isu sensitif di lingkungan pendidikan tinggi.

Penelitian ini menegaskan bahwa model komunikasi Islam, melalui beragam pendekatan seperti Interpersonal Communication Model (ICM), Digital Campaign Model (DCM), dan Islamic Lecture-based Instructional Model (ILIM) yang dikombinasikan dengan Teori Difusi Inovasi, efektif dalam mengurangi perilaku PMO di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.Strategi ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga berhasil memotivasi mahasiswa untuk mengadopsi perilaku yang lebih sehat dan beretika dengan dukungan emosional serta spiritual.Oleh karena itu, pendekatan holistik berbasis nilai ini penting untuk diterapkan dan diperluas di lingkungan akademik guna memperkuat identitas religius dan mendukung pengembangan pribadi mahasiswa secara komprehensif.

Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang upaya menghentikan perilaku PMO di kalangan generasi muda. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi longitudinal guna mengevaluasi dampak jangka panjang dan keberlanjutan model komunikasi Islam yang terbukti paling efektif, seperti Interpersonal Psychotherapy Model dan Interpersonal Communication Model. Dengan melacak perkembangan mahasiswa yang telah mengikuti intervensi selama beberapa tahun, kita dapat memastikan apakah perubahan perilaku yang diamati bersifat permanen dan bagaimana mereka mempertahankan kesehatan psikososial serta spiritual setelah lulus. Studi ini akan memberikan bukti konkret tentang efektivitas investasi dalam program pencegahan berbasis nilai. Kedua, ada kebutuhan mendesak untuk menyelidiki secara mendalam mengapa model seperti Islamic Lecture-based Instructional Model dinilai kurang efektif. Melalui wawancara atau kelompok diskusi, peneliti dapat menggali perspektif mahasiswa dan pengajar mengenai faktor-faktor yang mungkin menghambat efektivitas ceramah, seperti format penyampaian atau relevansi konten. Pemahaman ini krusial untuk merancang ulang atau mengadaptasi metode pembelajaran agar lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan audiens modern. Ketiga, penelitian bisa diperluas untuk menguji efektivitas model komunikasi Islam ini di luar lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, misalnya pada universitas umum atau komunitas remaja non-mahasiswa. Membandingkan hasil di berbagai latar belakang budaya dan tingkat religiusitas akan membantu menentukan seberapa luas penerapan model ini dapat berhasil, serta mengidentifikasi penyesuaian yang mungkin diperlukan. Pendekatan ini akan memperkaya khazanah pengetahuan tentang strategi komunikasi yang sensitif terhadap nilai dalam menangani isu sosial yang kompleks.

  1. An anatomy workshop for improving anatomy self-efficacy and competency when transitioning into a problem-based... journals.physiology.org/doi/10.1152/advan.00048.2019An anatomy workshop for improving anatomy self efficacy and competency when transitioning into a problem based journals physiology doi 10 1152 advan 00048 2019
  2. Adolescents’ Attitude towards Masturbation: Practical Study on a Sample of Senior High School Students... doi.org/10.19044/esj.2020.v16n28p195AdolescentsAo Attitude towards Masturbation Practical Study on a Sample of Senior High School Students doi 10 19044 esj 2020 v16n28p195
  3. Evaluasi Model Komunikasi Islam dalam Upaya Stop PMO | Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan. evaluasi... doi.org/10.37680/adabiya.v20i1.6408Evaluasi Model Komunikasi Islam dalam Upaya Stop PMO Al Adabiya Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan evaluasi doi 10 37680 adabiya v20i1 6408
Read online
File size737.26 KB
Pages30
DMCAReport

Related /

ads-block-test