UMBJMUMBJM
IdealektikIdealektikKarya sastra Indonesia mengandung banyak pesan moral yang tinggi, yang tentunya dapat menjadi media untuk menggerakkan dan mengangkat harkat manusia pada tingkat tertinggi. Pembelajaran sastra tidak hanya bersifat teoritis, namun juga mencakup aplikasinya. Salah satu manfaat pengajaran sastra adalah menanamkan nilai pendidikan karakter pada peserta didik. Nilai-nilai karakter tersebut menurut Kemendiknas meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian terhadap cerpen Pohon Keramat karya Yus R. Ismail dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 menunjukkan terdapat sembilan nilai karakter, yaitu: (1) Semangat Kebangsaan, (2) Religius, (3) Cinta Damai, (4) Toleransi, (5) Bersahabat/Komunikatif, (6) Kreatif, (7) Peduli Lingkungan, (8) Disiplin, dan (9) Menghargai Prestasi.
Berdasarkan hasil penelitian terhadap cerpen Pohon Keramat karya Yus R.Ismail dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP Kelas 9, ditemukan sembilan nilai karakter yang terkandung dalam cerita.Nilai-nilai tersebut mencakup semangat kebangsaan, religius, cinta damai, toleransi, bersahabat/komunikatif, kreatif, peduli lingkungan, disiplin, dan menghargai prestasi.Nilai-nilai ini saling berkaitan dan relevan untuk ditanamkan melalui pembelajaran sastra di sekolah.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai karakter dalam cerpen seperti Pohon Keramat dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) oleh guru Bahasa Indonesia di berbagai jenjang. Kedua, penting untuk mengkaji dampak pembelajaran sastra berbasis nilai karakter terhadap sikap dan perilaku siswa dalam kehidupan nyata, apakah nilai-nilai tersebut benar-benar mampu diinternalisasi atau hanya dipahami secara teoritis. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi komparatif terhadap berbagai cerpen dalam buku teks nasional untuk memetakan kelengkapan representasi nilai karakter, sehingga dapat dievaluasi apakah materi sastra yang diajarkan sudah sejalan dengan tujuan pendidikan karakter secara nasional dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
| File size | 217.32 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIKAUNSIKA Dapat diasumsikan bahwa, karena buku teks ditulis oleh penulis lokal dan diproduksi oleh penerbit lokal, representasi budaya nasional lebih dominan, danDapat diasumsikan bahwa, karena buku teks ditulis oleh penulis lokal dan diproduksi oleh penerbit lokal, representasi budaya nasional lebih dominan, dan
CAHAYA ICCAHAYA IC Hasil tes awal menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan guru dan dosen bahasa Inggris masih tergolong rendah, terutama dalam memahami implikatur pada bagianHasil tes awal menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan guru dan dosen bahasa Inggris masih tergolong rendah, terutama dalam memahami implikatur pada bagian
USIUSI Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (87,29) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (74,86).Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (87,29) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (74,86).
USIUSI Uji sampel berpasangan t-test, berdasarkan data pre-test dan post-test dari kelompok eksperimen, menghasilkan nilai signifikansi dua ekor 0,005 < 0,05,Uji sampel berpasangan t-test, berdasarkan data pre-test dan post-test dari kelompok eksperimen, menghasilkan nilai signifikansi dua ekor 0,005 < 0,05,
UNSIKAUNSIKA Metode penelitian kualitatif melalui inquiry naratif dengan wawancara dan dokumentasi dilakukan terhadap seorang guru Bahasa Inggris yang mengajar siswaMetode penelitian kualitatif melalui inquiry naratif dengan wawancara dan dokumentasi dilakukan terhadap seorang guru Bahasa Inggris yang mengajar siswa
UNSIKAUNSIKA Guru melaksanakan proses kegiatan pembelajaran dengan baik dan berhasil.meskipun ada beberapa kendala seperti gangguan jaringan, kuota terbatas, dan kurangGuru melaksanakan proses kegiatan pembelajaran dengan baik dan berhasil.meskipun ada beberapa kendala seperti gangguan jaringan, kuota terbatas, dan kurang
DWCUDWCU Kemudian, dilakukan diskusi kelompok terfokus dengan guru-guru tersebut untuk mengkonfirmasi aplikasi CLIL dan mendapatkan data yang lebih komprehensif.Kemudian, dilakukan diskusi kelompok terfokus dengan guru-guru tersebut untuk mengkonfirmasi aplikasi CLIL dan mendapatkan data yang lebih komprehensif.
UNMUHUNMUH Manusia tidak dapat lepas dari permasalahan hidup. Sehingga memerlukan tuturan yang memotivasi atau bersifat positif, agar menumbuhkan semangat dalam diriManusia tidak dapat lepas dari permasalahan hidup. Sehingga memerlukan tuturan yang memotivasi atau bersifat positif, agar menumbuhkan semangat dalam diri
Useful /
UMBJMUMBJM Penelitian ini membandingkan cerpen yang diteliti dengan cerpen serupa, yaitu tentang nilai moral yang ada dalam cerpen-cerpen tersebut. Berdasarkan hasilPenelitian ini membandingkan cerpen yang diteliti dengan cerpen serupa, yaitu tentang nilai moral yang ada dalam cerpen-cerpen tersebut. Berdasarkan hasil
UMBJMUMBJM BIPA merupakan suatu program yang membelajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing sebagai bahasa asing. Pembelajaran BIPA memerlukan metode khusus yangBIPA merupakan suatu program yang membelajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing sebagai bahasa asing. Pembelajaran BIPA memerlukan metode khusus yang
UNDHARIUNDHARI Para guru menggunakan beberapa teknik, termasuk permainan, terjemahan, media, pantomim, dan aktivitas fisik, untuk membuat pembelajaran lebih menarik danPara guru menggunakan beberapa teknik, termasuk permainan, terjemahan, media, pantomim, dan aktivitas fisik, untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan
UNDHARIUNDHARI Nilai t sebesar 4,764 (p < 0,001) mengonfirmasi signifikansi pengaruh ini. Subvariabel moderasi beragama, seperti komitmen nasional (90%) dan toleransiNilai t sebesar 4,764 (p < 0,001) mengonfirmasi signifikansi pengaruh ini. Subvariabel moderasi beragama, seperti komitmen nasional (90%) dan toleransi