UKSWUKSW

Kelola: Jurnal Manajemen PendidikanKelola: Jurnal Manajemen Pendidikan

Kualitas kinerja sumber daya manusia dipengaruhi oleh kesejahteraan sumber daya manusia yang dapat diberikan sebagai gaji/penghasilan kepada pegawai. Beberapa teori digunakan untuk menentukan gaji pegawai, termasuk teori pay for performance dan pay for position. Dalam menentukan gaji pegawai, proyeksi keuangan yang wajar dibutuhkan dalam lembaga pendidikan. Salah satu metode proyeksi yang dapat digunakan adalah metode Capital Budgeting, memanfaatkan model profitability index. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan model profitability index untuk menghitung proyeksi dan mempertimbangkan Pay for Performance dan Pay for Position pada pos pengeluaran pesantren. Subjek penelitian ini adalah manajemen Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah, yaitu kepala, bendahara, kepala kepegawaian, dan kepala sekolah di bawah naungan pesantren dengan tahapan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen, implementasi analisis, dan focus group discussion. Berdasarkan perhitungan pay for performance dan pay for position dan digabungkan dengan hasil perhitungan profitability index, ditemukan bahwa bentuk penghargaan dalam bentuk penghasilan yang cocok digunakan oleh pesantren adalah penggunaan teori pay for position untuk administrator pesantren dan pay for performance untuk guru dan staf pendidikan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pondok pesantren untuk menyusun pedoman pemberian penghasilan kepada pegawai.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan grading bagi pengurus pesantren dapat dilakukan dengan melihat job deskripsi pengurus pesantren dengan memberikan penilaian berdasarkan keahlian, pertimbangan, dan tanggung jawab.Penentuan metode pembayaran guru berbasis pay for performance dan pay for position didasarkan pada standar yang dimiliki oleh pesantren, dengan mempertimbangkan profitability index pesantren.Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pay for position untuk pengurus pesantren dan model pay for performance untuk guru.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan standar kinerja yang lebih terukur dan objektif bagi pengurus pesantren, sehingga penerapan pay for performance dapat lebih efektif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan pesantren lain yang telah menerapkan sistem penggajian berbasis kinerja untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak sistem penggajian yang baru terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja, dan retensi guru, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang optimalisasi sistem penggajian dan peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan pesantren, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan yang diberikan kepada santri.

Read online
File size1.1 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test