USIUSI

Artikulasi: Jurnal PendidikanArtikulasi: Jurnal Pendidikan

Penelitian ini mengkaji . Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delapan siswa dan satu guru Bahasa Indonesia, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa 62,5% siswa menikmati pembelajaran puisi, 75,0% melaporkan peningkatan empati, dan 87,5% mengalami peningkatan keberanian mengungkapkan perasaan. Namun, hanya 25,0% siswa yang secara eksplisit mengidentifikasi nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan saling menghormati. Guru menilai puisi bertema kepahlawanan dan keluarga efektif meningkatkan keterlibatan siswa ketika dipadukan dengan media visual, pembacaan puisi oleh siswa, dan praktik menulis berbasis pengalaman pribadi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kegiatan apresiasi, kreasi, dan refleksi puisi perlu dioptimalkan untuk memperkuat internalisasi nilai moral. Rekomendasi penelitian mencakup penerapan tugas penulisan kritis untuk membantu siswa diskusi reflektif dan menangkap nilai-nilai karakter secara eksplisit dalam pembelajaran puisi.

Pembelajaran puisi terbukti berkontribusi signifikan terhadap perkembangan karakter siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Binjai, terutama dalam aspek empati dan keberanian mengungkapkan perasaan.Sebagian besar siswa (75,0%) melaporkan peningkatan kemampuan memahami perasaan orang lain melalui proses apresiasi puisi, sedangkan 87,5% siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri untuk mengekspresikan emosi mereka secara tertulis.Meskipun demikian, hanya 25,0% siswa yang mengidentifikasi nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan kerja sama secara eksplisit, menunjukkan perlunya penajaman strategi pembelajaran yang menitikberatkan pada refleksi nilai moral dalam setiap kegiatan sastra.Penggunaan media visual, diskusi kelompok pasca-pembacaan, serta penugasan menulis puisi berbasis pengalaman pribadi terbukti efektif untuk memperkuat pemahaman karakter.Oleh karena itu, integrasi metode apresiasi, kreasi, dan refleksi puisi secara sistematis perlu dioptimalkan dalam kurikulum Bahasa Indonesia sebagai sarana utama pembentukan karakter emosional dan moral siswa SMP.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan modul pembelajaran puisi yang menyeimbangkan analisis estetika dan eksplorasi nilai moral secara sistematis. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi multimedia interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkuat penghayatan makna puisi. Terakhir, penelitian dapat fokus pada penerapan model pembelajaran puisi berorientasi karakter yang mengintegrasikan elemen reflektif, seperti jurnal refleksi individu dan diskusi kritis mengenai implikasi etis puisi.

Read online
File size177.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test