SAINTISPUBSAINTISPUB
Electronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyElectronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di MAN 2 Model Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif dan wawancara semi-terstruktur, data dikumpulkan dari lima partisipan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator tim penjaminan mutu, staf pengajar, dan personel administrasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan analisis wacana kritis untuk mengeksplorasi pengalaman partisipan dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi sistem mutu berdasarkan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa SPMI diimplementasikan melalui siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dengan KOM sebagai instrumen inti. Kurikulum dikembangkan secara kontekstual dan kolaboratif, membentuk fondasi untuk budaya mutu yang kuat. Keluaran pendidikan mencakup peningkatan prestasi akademik dan non-akademik serta peningkatan ketertiban administrasi. Hasilnya melibatkan transformasi kelembagaan, tata kelola yang diperkuat, profesionalisme guru, dan peningkatan kepercayaan publik. Budaya mutu yang berkelanjutan tumbuh melalui partisipasi aktif semua pemangku kepentingan dan sistem kerja yang terdokumentasi dengan baik. Studi ini menyimpulkan bahwa SPMI di MAN 2 Model Medan telah menjadi sistem manajemen adaptif, kolaboratif, dan transformatif dalam memajukan kualitas pendidikan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di MAN 2 Model Medan telah dilaksanakan secara sistematis melalui siklus PPEPP, yang berjalan secara konsisten dan partisipatif.Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) menjadi instrumen sentral yang mendorong transformasi kualitas.Implementasi HOTS dan pendekatan 4C berhasil dilakukan, didukung oleh pelatihan guru dan kolaborasi seluruh elemen madrasah, sehingga meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.Evaluasi dilakukan secara periodik melalui supervisi internal dan eksternal, dan tindak lanjut dilakukan dengan peningkatan nyata seperti pelatihan guru dalam menyusun soal C4-C7 dan pengembangan perangkat pembelajaran.Hasil SPMI terlihat dari peningkatan prestasi siswa baik akademik maupun non-akademik, ketertiban administrasi, dan implementasi program unggulan.Budaya mutu telah terbentuk kuat melalui internalisasi nilai-nilai kualitas dalam kebiasaan kerja, perencanaan partisipatif, dan dokumentasi sistematis, menjadikan MAN 2 Model Medan sebagai madrasah yang adaptif dan unggul.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperkaya pemahaman tentang implementasi SPMI dan dampaknya pada kualitas pendidikan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor kontekstual, seperti karakteristik siswa, lingkungan sekolah, dan dukungan masyarakat, memengaruhi efektivitas SPMI di berbagai jenis madrasah, termasuk madrasah yang berada di daerah terpencil atau memiliki sumber daya terbatas. Hal ini penting untuk mengembangkan model SPMI yang lebih adaptif dan relevan dengan konteks lokal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran kualitas pendidikan yang lebih komprehensif dan sensitif terhadap nilai-nilai Islam, yang mencakup aspek-aspek seperti karakter siswa, spiritualitas, dan kontribusi sosial. Instrumen ini dapat digunakan untuk memantau dan mengevaluasi kemajuan madrasah dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan yang holistik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam membangun budaya mutu di madrasah, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Praktik-praktik ini dapat didokumentasikan dan disebarluaskan untuk menjadi contoh bagi madrasah lain yang ingin meningkatkan kualitasnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan kompetitif.
| File size | 426.01 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID Namun, tantangan operasional seperti keterbatasan waktu, keterampilan teknis, dan ketergantungan pada algoritma menuntut dukungan ekosistem yang lebihNamun, tantangan operasional seperti keterbatasan waktu, keterampilan teknis, dan ketergantungan pada algoritma menuntut dukungan ekosistem yang lebih
ESC IDESC ID Sampel penelitian terdiri dari 120 guru yang dipilih melalui sampling purposive dari populasi 221 guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telahSampel penelitian terdiri dari 120 guru yang dipilih melalui sampling purposive dari populasi 221 guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah
YASIN ALSYSYASIN ALSYS The core issue examined is the ideological contest between divergent gender role messages promoted by Geh-Geh and his critics, such as Saidaboj and BlessingThe core issue examined is the ideological contest between divergent gender role messages promoted by Geh-Geh and his critics, such as Saidaboj and Blessing
SAINTISPUBSAINTISPUB Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti pelatihan guru yang terbatas dan kurangnya panduan penilaian yang dapat diterapkan.Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti pelatihan guru yang terbatas dan kurangnya panduan penilaian yang dapat diterapkan.
UNTAG SMDUNTAG SMD Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas melalui penyediaan sumber daya yang fokus pada input dan prosesHal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas melalui penyediaan sumber daya yang fokus pada input dan proses
SAINTISPUBSAINTISPUB Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru mengakui pentingnya evaluasi berorientasi siswa, implementasinya di lapangan masih menghadapiTemuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru mengakui pentingnya evaluasi berorientasi siswa, implementasinya di lapangan masih menghadapi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasilnya memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang berusaha menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas pada siswa mereka. PenelitianHasilnya memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang berusaha menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas pada siswa mereka. Penelitian
UPD KEDIRIUPD KEDIRI Jawaban angket menggunakan skala Likert dengan 5 kategori penilaian. Teknik analisis data menggunakan prosentase, sistem mutu diuji oleh dua validatorJawaban angket menggunakan skala Likert dengan 5 kategori penilaian. Teknik analisis data menggunakan prosentase, sistem mutu diuji oleh dua validator
Useful /
SAINTISPUBSAINTISPUB Rendahnya hasil belajar matematika pada siswa sering disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Metode pengajaranRendahnya hasil belajar matematika pada siswa sering disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Metode pengajaran
SAINTISPUBSAINTISPUB Selain itu, strategi ini berfungsi sebagai alat transformasional dalam pendidikan karakter dan pengembangan kepemimpinan. Penelitian ini berkontribusiSelain itu, strategi ini berfungsi sebagai alat transformasional dalam pendidikan karakter dan pengembangan kepemimpinan. Penelitian ini berkontribusi
USIUSI Kemudian berdasarkan observasi dan wawancara penulis juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di DesaKemudian berdasarkan observasi dan wawancara penulis juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa
UPD KEDIRIUPD KEDIRI t = 0,004) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat kinerja pegawai karena masing-masing mempunyai nilai sig t < α (α = 0,05). Sedangkant = 0,004) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat kinerja pegawai karena masing-masing mempunyai nilai sig t < α (α = 0,05). Sedangkan