UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islamat-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di Kecamatan Lubuk Sikaping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologis, berfokus pada TPQ di Jorong Sungai Pandahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab lemahnya kemampuan membaca Al-Quran adalah rendahnya keterlibatan edukatif orang tua akibat tekanan ekonomi, distraksi digital, serta metode pengajaran tradisional yang tidak sesuai dengan keunikan neurologis siswa. Penerapan model Neuroeducation-Based Tahfizh Learning Model (MP-TBN) yang mencakup stimulasi kognitif, emosional, sensorik, dan spiritual terbukti signifikan meningkatkan kelancaran membaca, penguasaan tajwid, konsistensi murojaah, dan kedalaman spiritual siswa, dengan nilai N-gain mencapai 0,71. Disimpulkan bahwa stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat merupakan solusi transformatif yang memadukan sains otak dan nilai-nilai Al-Quran, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan kebijakan daerah, pelatihan guru, dan peran aktif orang tua.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya literasi Al-Quran di Kecamatan Lubuk Sikaping disebabkan oleh faktor struktural dan pedagogis yang saling berkaitan.Stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat, melalui model MP-TBN, terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa, ditunjukkan dengan peningkatan skor N-gain sebesar 0,71.Keberlanjutan program ini memerlukan dukungan kebijakan daerah, peningkatan kompetensi guru, dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk mengembangkan program pelatihan guru yang berfokus pada prinsip-prinsip neuroedukasi dan metode pembelajaran yang adaptif terhadap bakat individu siswa. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas integrasi teknologi digital dalam stimulasi neuroedukasi, khususnya dalam konteks daerah rural dengan keterbatasan infrastruktur. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai peran orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah, serta mengembangkan model kolaborasi antara TPQ, sekolah, dan keluarga untuk meningkatkan literasi Al-Quran secara komprehensif. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan mengkaji pengaruh stimulasi neuroedukasi terhadap perkembangan spiritual dan moral siswa, serta dampaknya terhadap pencegahan perilaku negatif dan pembentukan karakter Islami yang kuat.

  1. Neuroeducational Assessment Design of Islamic Religious Education in the Era of Society 5.0 | Scaffolding:... doi.org/10.37680/scaffolding.v7i1.7286Neuroeducational Assessment Design of Islamic Religious Education in the Era of Society 5 0 Scaffolding doi 10 37680 scaffolding v7i1 7286
Read online
File size568.84 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test