STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Masa anak usia dini merupakan tahap perkembangan yang sangat penting dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir, dan kreativitas anak, di mana anak cepat merespons stimulus melalui pengalaman belajar yang sesuai tahap perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui pembelajaran loose parts di TK Islam Amal Sholeh Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan empat tahapan: Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi (Observing), dan Refleksi (Reflecting). Subjek penelitian berjumlah 17 anak. Kreativitas anak dinilai berdasarkan lima indikator: Fluency (kelancaran), Flexibility (keluwesan), Originality (keaslian), Elaboration (Keterperincian), dan Sensitivity (kepekaan). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran oleh guru, serta perkembangan kreativitas anak. Pada tahap pra siklus, kemampuan kreativitas anak hanya mendapatkan 15,8% (Belum Berkembang). Pada tahap Siklus I kemampuan guru dalam perencanaan hanya mendapat 78,5%, kemudian kemampuan guru dalam pelaksanaan hanya mendapat 52,7%. Setelah perbaikan, pada Siklus II kemampuan guru dalam perencanaan meningkat menjadi 92,8%, untuk kemampuan guru dalam pelaksanaan meningkat juga menjadi 75%, lalu untuk kemampuan kreativitas anak meningkat menjadi 51,1% (Berkembang Sesuai Harapan). Hingga puncaknya pada Siklus III, kemampuan guru dalam perencanaan meningkat hingga 98,2%, dan kemampuan guru dalam pelaksanaan meningkat hingga 94,4%, dan untuk kemampuan kreativitas anak meningkat hingga 83,8% (Berkembang Sangat Baik). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran loose part efektif dalam merangsang kreativitas anak usia dini dan dapat menjadi strategi stimulasi perkembangan kreativitas di usia dini, serta dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media loose part secara konsisten mampu meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Islam Amal Sholeh, terlihat dari peningkatan signifikan pada setiap siklus hingga mencapai kategori berkembang sangat baik.Loose part memberi kesempatan anak untuk bereksplorasi bebas, mengekspresikan ide, dan menghasilkan karya orisinal, sehingga pembelajaran menjadi lebih variatif, menyenangkan, dan bermakna.Temuan ini menegaskan bahwa loose part dapat menjadi strategi inovatif dalam pendidikan anak usia dini untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan kelompok kontrol untuk memperkuat validitas temuan mengenai efektivitas loose part. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis loose part yang paling efektif dalam merangsang aspek-aspek kreativitas tertentu pada anak usia dini, misalnya dengan membandingkan penggunaan bahan alam dengan bahan buatan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran loose part yang terintegrasi dengan kurikulum PAUD, termasuk panduan bagi guru dalam memilih, menyiapkan, dan mengelola kegiatan loose part secara optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif dan berkualitas di pendidikan anak usia dini, serta membantu memaksimalkan potensi kreativitas anak sejak usia dini.

  1. Pengaruh Lingkungan Sekitar Untuk Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2665Pengaruh Lingkungan Sekitar Untuk Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan doi 10 31004 obsesi v6i5 2665
Read online
File size556.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test