UNIMEDUNIMED

Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan MatematikaJurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Nggaha Ori Angu pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek seluruh peserta didik kelas VIIIC berjumlah 24 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy meliputi lembar observasi, tes tertulis dengan 3 butir soal uraian, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy dari pra siklus menuju siklus 1 dan siklus 2. Pada pra siklus, kemampuan berpikir kritis sebesar 25,13% dan self-efficacy 55,30%. Setelah perlakuan PBL pada siklus 1, kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 64,50% (39,37%) dan self-efficacy menjadi 61,70% (6,4%). Meskipun peningkatan pada siklus 1 belum signifikan, penulis melanjutkan ke siklus 2. Pada siklus 2, kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 85,70% (21,2%) dan self-efficacy menjadi 86,10% (24,4%). Kesimpulannya, penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy peserta didik pada materi statistika.

Penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy peserta didik.Peningkatan ini ditunjukkan melalui hasil penelitian yang menunjukkan perkembangan signifikan dari pra-siklus hingga siklus kedua.Dengan demikian, model PBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas penerapan model PBL pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah atas, guna mengetahui apakah model ini tetap efektif dalam konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model PBL yang lebih terintegrasi dengan teknologi, seperti penggunaan platform pembelajaran daring atau aplikasi simulasi, untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh model PBL terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran matematika, seperti kemampuan pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat model ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia.

  1. Pengembangan Bahan Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Media Komik untuk Meningkatkan... doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2157Pengembangan Bahan Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning PBL dengan Media Komik untuk Meningkatkan doi 10 31004 cendekia v7i3 2157
  2. Pengaruh reciprocal teaching terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-efficacy... doi.org/10.21831/pg.v14i1.22375Pengaruh reciprocal teaching terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self efficacy doi 10 21831 pg v14i1 22375
  3. Efektivitas PBL setting TTW dan TPS ditinjau dari prestasi belajar, berpikir kritis dan self-efficacy... journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/article/view/11127Efektivitas PBL setting TTW dan TPS ditinjau dari prestasi belajar berpikir kritis dan self efficacy journal uny ac index php jrpm article view 11127
Read online
File size562.72 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test