STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Joy Kids National Plus Tasikmalaya, berdasarkan empat aspek utama: kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan melibatkan 20 anak sebagai peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada tingkat kreativitas sedang, dengan kemampuan utama pada kemampuan menghasilkan banyak ide (kelancaran) dan ide yang unik (orisinalitas). Namun, kemampuan untuk berpikir dari berbagai sudut pandang (keluwesan) menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan kemampuan untuk mengembangkan ide secara lebih rinci (elaborasi) masih dalam tahap berkembang. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar strategi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan lingkungan belajar dibuat lebih merangsang agar kreativitas mereka dapat berkembang secara optimal. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada anak guna mendukung pemerataan serta peningkatan seluruh aspek kreativitas, khususnya keluwesan dan elaborasi, dengan tetap mempertimbangkan keterbatasan generalisasi karena penelitian hanya dilakukan di satu lembaga.

Penelitian ini menyajikan potret menyeluruh mengenai kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Joy Kids National Plus Tasikmalaya melalui analisis empat dimensi utama.Hasil menunjukkan kekuatan yang konsisten pada aspek kelancaran dan orisinalitas, yang menandakan bahwa anak-anak mampu menghasilkan banyak ide unik secara spontan.Namun demikian, ditemukan tantangan perkembangan pada aspek keluwesan dan elaborasi, dengan pola distribusi yang tidak merata.Kesimpulan ini menekankan perlunya strategi pembelajaran yang bersifat diferensiatif dan lingkungan belajar yang mendukung, untuk mengoptimalkan potensi kreatif anak secara menyeluruh dan berkelanjutan.Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu lembaga, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas ke konteks pendidikan anak usia dini di wilayah atau latar belakang yang berbeda.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui aplikasi interaktif yang merangsang imajinasi. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan elemen budaya lokal dalam strategi pembelajaran agar anak lebih mudah berpikir fleksibel dan menghubungkan konsep abstrak dengan pengalaman sehari-hari. Terakhir, penelitian longitudinal bisa dilakukan untuk memantau perkembangan kreativitas anak dari usia dini hingga usia sekolah dasar, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi perubahan kemampuan elaborasi dan keluwesan seiring pertumbuhan kognitif.

Read online
File size409 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test