MAHADEWAMAHADEWA
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Fun Learning terhadap hasil dan minat belajar matematika kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati pada semester genap 2022/2023 yang memiliki sepuluh kelas dan dipilih 2 kelas secara random sampling sebagai sampel penelitian, satu kelas sebagai kelas eksperimen yang menerima perlakuan model Fun Learning dan satu kelas sebagai kelas kontrol yang menerima perlakuan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan yaitu Nonequivalent Post Test Only Control Group Design. Analisis yang digunakan untuk hipotesis satu dan hipotesis dua ialah uji t-test dan analisis untuk hipotesis tiga ialah uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil antara kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 71,32 dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 63,84. Pada minat belajar siswa juga memiliki perbedaan, kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 68,28 dan kelas kontrol dengan nilai 62,4. Dengan adanya perbedaan nilai hasil dan minat belajar antara model Fun Learning dan model pembelajaran konvensional, dapat disimpulkan jika model Fun Learning memiliki pengaruh terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa di SMK Negeri 3 Sukawati.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Fun Learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023.Selain itu, terdapat pengaruh model Fun Learning terhadap minat belajar matematika siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023.Dengan demikian, model Fun Learning terbukti memiliki pengaruh positif terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model Fun Learning pada materi matematika yang berbeda, seperti geometri atau aljabar, untuk melihat apakah pengaruhnya konsisten di berbagai topik. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan model Fun Learning, termasuk faktor-faktor yang membuat mereka lebih termotivasi dan terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana model Fun Learning dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah menengah kejuruan, serta memberikan informasi yang berguna bagi guru dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
| File size | 316.84 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Terdapat peningkatan kemampuan menghafal siswa pada kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode cooperative learning dengan memperoleh nilai selisihTerdapat peningkatan kemampuan menghafal siswa pada kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode cooperative learning dengan memperoleh nilai selisih
PAPANDAPAPANDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen mencapai rata‑rata 69,86, lebih tinggi daripada kelas kontrol yang memperolehHasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen mencapai rata‑rata 69,86, lebih tinggi daripada kelas kontrol yang memperoleh
PAPANDAPAPANDA Hasil efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata post-test (63,91) dari pre-test (26,26), dengan skor Normalized Gain (N-Gain) 0,51Hasil efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata post-test (63,91) dari pre-test (26,26), dengan skor Normalized Gain (N-Gain) 0,51
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian adalah siswa kelas VII B sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan metode ceramah dipadukan pendekatan TaRL dan siswaSampel penelitian adalah siswa kelas VII B sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan metode ceramah dipadukan pendekatan TaRL dan siswa
UNCMUNCM Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing yang dibantu oleh media leaflet di SMA Negeri MatawaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing yang dibantu oleh media leaflet di SMA Negeri Matawai
UNISAPUNISAP Hal ini nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran berbasisHal ini nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran berbasis
UNCMUNCM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran dengan metode praktikum berbasis terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran dengan metode praktikum berbasis terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa
UNIMALUNIMAL Pembelajaran menggunakan model TGT melalui simulasi PhET dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI pada materi alat-alat optik di MAN 3 Aceh Utara.Pembelajaran menggunakan model TGT melalui simulasi PhET dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI pada materi alat-alat optik di MAN 3 Aceh Utara.
Useful /
PAPANDAPAPANDA Maria Assumpta. Penelitian kuantitatif ini menggunakan angket (skala Likert) dengan jumlah item tertentu dan nilai Ujian Tengah Semester (SUMATIF) MatematikaMaria Assumpta. Penelitian kuantitatif ini menggunakan angket (skala Likert) dengan jumlah item tertentu dan nilai Ujian Tengah Semester (SUMATIF) Matematika
PAPANDAPAPANDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 butir soal HOTS yang dikembangkan memenuhi kriteria valid secara rasional maupun empiris, memiliki reliabilitas sangatHasil penelitian menunjukkan bahwa 10 butir soal HOTS yang dikembangkan memenuhi kriteria valid secara rasional maupun empiris, memiliki reliabilitas sangat
PAPANDAPAPANDA Menggunakan metode deskriptif kualitatif, tiga siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang dipilih sebagai subjek berdasarkan kesalahan jawaban pada tes uraian.Menggunakan metode deskriptif kualitatif, tiga siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang dipilih sebagai subjek berdasarkan kesalahan jawaban pada tes uraian.
PAPANDAPAPANDA Pemahaman konsep matematika yang keliru atau tidak tepat masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di tingkat SMP. Salah satu materi yang rawanPemahaman konsep matematika yang keliru atau tidak tepat masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di tingkat SMP. Salah satu materi yang rawan