YAYASANNURULYAKINYAYASANNURULYAKIN
International Journal of Education and Teaching ZoneInternational Journal of Education and Teaching ZonePendidikan konseling memainkan peran penting baik dalam konteks pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler. Ia dapat berfungsi sebagai paradigma dasar bagi praktik pendidikan dalam masyarakat. Gangguan Penyalahgunaan Zat (Substance Use Disorder, SUD) menghadirkan tantangan global dan lokal yang signifikan sehingga dapat mengganggu lanskap pendidikan di Indonesia, terutama karena tingginya prevalensi yang disertai masalah psikologis seperti kecemasan yang menghambat rehabilitasi. Penelitian ini meneliti efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Modification (CBM) yang dipadukan dengan teknik relaksasi dalam mengurangi kecemasan pada narapidana yang memiliki SUD di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Dengan menggunakan desain kuasi‑eksperimental kuantitatif berbasis pre‑test dan post‑test serta kelompok kontrol, 16 peserta dipilih melalui purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=8) dan kontrol (n=8). Kecemasan diukur menggunakan skala Likert 32 item yang diadaptasi dari Nevid et al. (2018), dan data dianalisis dengan Wilcoxon Signed‑Rank Test serta Mann‑Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan kelompok eksperimen (rata‑rata pre‑test = 136,38, post‑test = 54,38, p = 0,012, N‑Gain = 78,56 %), lebih baik dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,027). Temuan ini mendukung peran CBM dalam merestrukturisasi pola pikir maladaptif serta menyoroti kontribusi teknik relaksasi terhadap stabilitas emosional. Intervensi ini menawarkan opsi berbasis bukti yang menjanjikan bagi program kesehatan mental di Indonesia dan memberikan wawasan berharga bagi pengembangan kebijakan untuk meningkatkan rehabilitasi serta memajukan pendidikan berkualitas tinggi, khususnya dalam bidang psikologi pendidikan.
Pendidikan psikologi harus dapat diterapkan secara langsung pada masalah masyarakat, tidak hanya pada pemahaman teoretis tetapi juga implementasi praktis.Temuan penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis Cognitive Behavior Modification (CBM) yang dipadukan dengan teknik relaksasi secara signifikan mengurangi kecemasan narapidana dengan gangguan penyalahgunaan zat di Lapas Kelas IIA Padang, serta berhasil merestrukturisasi pola pikir negatif dan meningkatkan ketenangan emosional.Implikasi penelitian menyarankan agar intervensi ini diintegrasikan ke dalam program rehabilitasi penjara dan dijadikan fokus dalam kurikulum psikologi pendidikan, serta diadaptasi secara digital untuk mendukung transisi pasca pembebasan.
Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji efektivitas program CBM dengan teknik relaksasi pada narapidana perempuan untuk mengevaluasi perbedaan respons gender dan menyesuaikan intervensi secara budaya. Selain itu, perlu dikembangkan platform digital yang dapat menyampaikan modul CBM dan latihan relaksasi secara daring bagi mantan narapidana setelah mereka keluar dari lembaga, sehingga dukungan terapeutik dapat berlanjut selama proses reintegrasi ke masyarakat. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti kombinasi intervensi CBM‑relaksasi dengan pengobatan berbasis bantuan (medication‑assisted treatment) pada narapidana dengan diagnosis ganda, dan mengukur dampaknya terhadap tingkat kekambuhan kriminalitas selama periode setidaknya dua belas bulan pasca intervensi.
- The Effectiveness of the Cognitive Behavior Modification Approach with Group Settings to Reduce Bullying... neo.ppj.unp.ac.id/index.php/neo/article/view/136The Effectiveness of the Cognitive Behavior Modification Approach with Group Settings to Reduce Bullying neo ppj unp ac index php neo article view 136
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/ccp0000219APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 ccp0000219
- Effect of Cognitive Behavior Modification on Social Anxiety for High School Students. effect cognitive... doi.org/10.4236/ce.2017.812124Effect of Cognitive Behavior Modification on Social Anxiety for High School Students effect cognitive doi 10 4236 ce 2017 812124
- Cognitive Behavior Modification untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas |... journal2.um.ac.id/index.php/jkbk/article/view/13306Cognitive Behavior Modification untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas journal2 um ac index php jkbk article view 13306
| File size | 985.45 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
YPIDATHUYPIDATHU Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran fiqh sering kali kurang menarik dan interaktif, sehingga siswa mudah bosan dan tidak antusias. UntukMedia pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran fiqh sering kali kurang menarik dan interaktif, sehingga siswa mudah bosan dan tidak antusias. Untuk
IAIIIAII Ketiadaan informasi yang komprehensif dan kurangnya pemahaman mengenai peluang kerja di masa depan sering kali menyebabkan pilihan yang tidak optimal.Ketiadaan informasi yang komprehensif dan kurangnya pemahaman mengenai peluang kerja di masa depan sering kali menyebabkan pilihan yang tidak optimal.
SAINTISPUBSAINTISPUB Penelitian ini membahas tentang urgensi dan strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika sebagai bagian dari revitalisasi kurikulumPenelitian ini membahas tentang urgensi dan strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika sebagai bagian dari revitalisasi kurikulum
UNWIDHAUNWIDHA Model pembelajaran campuran ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk belajar mandiri secara daring sekaligus memperoleh bimbingan intensif dalamModel pembelajaran campuran ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk belajar mandiri secara daring sekaligus memperoleh bimbingan intensif dalam
SARI MUTIARASARI MUTIARA Waktu Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan pada bulan Juni 2022. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu hurufWaktu Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan pada bulan Juni 2022. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Analisis regresi linear menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,482 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0,233. Hal ini menunjukkan bahwaAnalisis regresi linear menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,482 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0,233. Hal ini menunjukkan bahwa
UPI YAIUPI YAI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada santri kelas XI di SekolahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada santri kelas XI di Sekolah
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Oleh karena itu, guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal. SalahOleh karena itu, guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal. Salah
Useful /
UMJ PremiumUMJ Premium serta momen curvature paling kecil terjadi pada BT3 (44,526 rad/km) dengan momen 1597,692 kNm, sedangkan BT2 menunjukkan curvature terbesar (74,855 rad/km)serta momen curvature paling kecil terjadi pada BT3 (44,526 rad/km) dengan momen 1597,692 kNm, sedangkan BT2 menunjukkan curvature terbesar (74,855 rad/km)
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Pembelajaran jarak jauh merupakan alternatif untuk kegiatan sekolah yang tidak memerlukan komunikasi belajar langsung di satu ruangan. Namun, pembelajaranPembelajaran jarak jauh merupakan alternatif untuk kegiatan sekolah yang tidak memerlukan komunikasi belajar langsung di satu ruangan. Namun, pembelajaran
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Dalam hal ini secara keseluruhan informasi pariwisata berbasis mobile ini telah dapat berfungsi sesuai dengan harapan penulis dalam hal memberikan informasiDalam hal ini secara keseluruhan informasi pariwisata berbasis mobile ini telah dapat berfungsi sesuai dengan harapan penulis dalam hal memberikan informasi
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Nilai pre‑test menunjukkan rata‑rata 73,35 dengan skor minimum 62, sedangkan nilai post‑test meningkat menjadi rata‑rata 87,40 dengan skor minimumNilai pre‑test menunjukkan rata‑rata 73,35 dengan skor minimum 62, sedangkan nilai post‑test meningkat menjadi rata‑rata 87,40 dengan skor minimum