ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanMahasiswa harus mempunyai manajemen diri yang baik serta memiliki kemauan yang kuat untuk dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi selama di perguruan tinggi dalam upaya mencapai keberhasilan studi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat manajemen diri mahasiswa yang ditinjau dari perspektif kemampuan akademik dan gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Rengat yang berusia 18–24 tahun berjumlah 212 orang. Temuan dari penelitian ini diantaranya: kemampuan manajemen diri mahasiswa untuk komponen self-motivation dalam kategori baik. Kemampuan manajemen diri mahasiswa untuk komponen self-control dalam kategori cukup. Mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang lebih tinggi memiliki self-management yang lebih baik daripada mahasiswa yang prestasi akademiknya rendah. Terdapat perbedaan berdasarkan gender dalam aspek manajemen diri, khususnya pada self-motivation dan self-control. Laki-laki memiliki skor lebih tinggi dibandingkan perempuan dalam kedua aspek tersebut.
Mahasiswa menunjukkan kemampuan self‑motivation yang baik dan self‑control yang cukup.Mahasiswa dengan prestasi akademik tinggi memiliki self‑management lebih baik dibandingkan yang berprestasi rendah.Terdapat perbedaan gender, dimana laki‑laki memperoleh skor lebih tinggi pada self‑motivation dan self‑control dibandingkan perempuan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji self‑management mahasiswa dengan pendekatan mixed‑methods pada beberapa universitas di Indonesia untuk mengetahui bagaimana konteks budaya akademik memengaruhi motivasi diri dan pengendalian diri. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan validasi instrumen pengukuran self‑management yang lebih komprehensif, termasuk komponen self‑organizing, serta disesuaikan dengan nilai‑nilai lokal sehingga hasilnya lebih representatif. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan self‑management mahasiswa selama tiga tahun studi dan melihat dampaknya terhadap prestasi akademik serta apakah perbedaan gender tetap konsisten seiring waktu. Penelitian juga dapat mengeksplorasi intervensi pelatihan manajemen diri berbasis teknologi digital, seperti aplikasi mobile, dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan self‑motivation dan self‑control pada mahasiswa berprestasi rendah. Akhirnya, analisis faktor mediasi seperti kecerdasan emosional dan dukungan sosial dapat memperjelas mekanisme yang mendasari hubungan antara self‑management, gender, dan prestasi akademik.
| File size | 441.75 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Perlu adanya upaya untuk membekali ibu dengan kemampuan untuk secara kritis mengevaluasi informasi yang diperoleh dari media sosial dan memperkuat dukunganPerlu adanya upaya untuk membekali ibu dengan kemampuan untuk secara kritis mengevaluasi informasi yang diperoleh dari media sosial dan memperkuat dukungan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan regulasi emosional pada remaja, di mana remaja denganPenelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan regulasi emosional pada remaja, di mana remaja dengan
STPI PAJAKSTPI PAJAK Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel reward yang diterapkan termasuk dalam kriteria rendah serta tidak memiliki pengaruh yang signifikan. DanHasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel reward yang diterapkan termasuk dalam kriteria rendah serta tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Dan
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI Gaya kepemimpinan laissez-faire dapat memberikan dampak positif apabila diterapkan pada tim yang memiliki tingkat kedewasaan dan tanggung jawab yang tinggi,Gaya kepemimpinan laissez-faire dapat memberikan dampak positif apabila diterapkan pada tim yang memiliki tingkat kedewasaan dan tanggung jawab yang tinggi,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, santriwati mengaku mengalami peningkatan fokus belajar, ditandai dengan kemampuan berkonsentrasi lebih baik, suasana belajar yang lebih kondusif,Selain itu, santriwati mengaku mengalami peningkatan fokus belajar, ditandai dengan kemampuan berkonsentrasi lebih baik, suasana belajar yang lebih kondusif,
ARIMBIARIMBI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diversitas generasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan terhadap retensi karyawan di PT IdeaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diversitas generasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan terhadap retensi karyawan di PT Idea
UNSULBARUNSULBAR Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai T hitung 2,672 yang lebih besar dari T tabelnya dengan nilai signifikansiPelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai T hitung 2,672 yang lebih besar dari T tabelnya dengan nilai signifikansi
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja, terhadap kinerja karyawan. Sampel yang diambil sebanyakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja, terhadap kinerja karyawan. Sampel yang diambil sebanyak
Useful /
STIE AASSTIE AAS Kesalahan input manual turun dari 8,5% menjadi 0%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi data. Tujuan teknis pencapaian telah tercapai, denganKesalahan input manual turun dari 8,5% menjadi 0%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi data. Tujuan teknis pencapaian telah tercapai, dengan
DDIPOLMANDDIPOLMAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancaraMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini antara lain: Guru, sebagai pengajar pembelajaranJenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini antara lain: Guru, sebagai pengajar pembelajaran
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil analisis regresi menunjukkan koefisien sebesar 0,845 dengan kontribusi sebesar 69%, menandakan bahwa perilaku asertif merupakan faktor dominan dalamHasil analisis regresi menunjukkan koefisien sebesar 0,845 dengan kontribusi sebesar 69%, menandakan bahwa perilaku asertif merupakan faktor dominan dalam