ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas video animasi berbasis Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas III UPTD SDN 2 Adijaya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi penggunaan huruf kapital akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis Discovery Learning. Hasil validasi oleh ahli materi, bahasa, dan media menunjukkan bahwa video animasi yang dikembangkan layak digunakan dengan beberapa revisi pada aspek visual dan bahasa untuk meningkatkan kejelasan. Hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media video animasi berbasis Discovery Learning terbukti efektif dalam membantu peserta didik memahami materi Bahasa Indonesia, khususnya penggunaan huruf kapital, serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi kelas III sekolah dasar.
Berdasarkan validasi ahli materi, bahasa, dan media, video animasi berbasis Discovery Learning ini dinyatakan layak dengan revisi minor.Materi telah relevan dan disajikan secara sistematis dengan bahasa yang sesuai EYD serta komunikatif, sementara tampilan visual dan aksesibilitas media juga sangat baik.Dengan demikian, video animasi ini memenuhi kriteria kelayakan dan siap digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III Sekolah Dasar setelah perbaikan.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam berbagai aspek penggunaan video animasi berbasis Discovery Learning ini. Pertama, sangat menarik untuk meneliti faktor-faktor kontekstual yang mungkin memengaruhi efektivitas media pembelajaran ini di lingkungan sekolah yang beragam, seperti di perkotaan, pedesaan, atau sekolah dengan tingkat fasilitas teknologi yang berbeda. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: Apakah ada perbedaan signifikan dalam peningkatan hasil belajar siswa berdasarkan tingkat aksesibilitas teknologi atau latar belakang sosio-ekonomi mereka? Pemahaman ini krusial untuk mengoptimalkan implementasi media agar bisa memberikan manfaat yang merata. Kedua, mengingat keberhasilan video animasi ini dalam materi penggunaan huruf kapital, perlu dipertimbangkan pengembangan dan pengujiannya pada materi Bahasa Indonesia lain yang juga menantang bagi siswa kelas III SD, seperti pemahaman struktur kalimat, ejaan yang lebih kompleks, atau kemampuan menafsirkan teks sederhana. Dengan demikian, kita bisa melihat sejauh mana model Discovery Learning melalui video animasi ini dapat diaplikasikan secara lebih luas untuk beragam kompetensi bahasa. Ketiga, melampaui dampak jangka pendek, penting untuk menyelidiki pengaruh jangka panjang penggunaan media ini terhadap retensi pengetahuan siswa serta pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti kemampuan analisis, sintesis, dan pemecahan masalah. Apakah siswa yang rutin menggunakan media ini menunjukkan peningkatan daya ingat dan kemampuan berpikir kreatif yang lebih baik setelah beberapa waktu? Ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang nilai tambah inovasi ini dalam membentuk pembelajar yang mandiri dan mampu berpikir kritis di masa depan.
- DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA ANIMATED BUILDING MATERIALS SCIENCE COURSE IN THE UNDERGRADUATE COURSE... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpensil/article/view/12905DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA ANIMATED BUILDING MATERIALS SCIENCE COURSE IN THE UNDERGRADUATE COURSE journal unj ac unj index php jpensil article view 12905
- Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar siswa di Sekolah... doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.505Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar siswa di Sekolah doi 10 31004 basicedu v4i4 505
- OSF. osf osf.io/7e59k_v1OSF osf osf io 7e59k v1
- Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Pada Model Discovery Learning Berdasarkan Pembelajaran Tematik | Mukarromah... doi.org/10.17509/ijpe.v2i1.11844Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Pada Model Discovery Learning Berdasarkan Pembelajaran Tematik Mukarromah doi 10 17509 ijpe v2i1 11844
| File size | 344.27 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UGJUGJ Metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE digunakan untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi media tersebut. Hasil validasi menunjukkanMetode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE digunakan untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi media tersebut. Hasil validasi menunjukkan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi (93,33%), sementara uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada disiplin (dari 42,95Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi (93,33%), sementara uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada disiplin (dari 42,95
UNDHARIUNDHARI Salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh guru adalah mengadopsi media pembelajaran yang lebih sesuai, sehingga siswa dapat dengan lebih mudah mencapaiSalah satu solusi yang dapat diterapkan oleh guru adalah mengadopsi media pembelajaran yang lebih sesuai, sehingga siswa dapat dengan lebih mudah mencapai
OJSOJS Dari keseluruhan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, penerapan strategi membaca PQRST pada pembelajaran teks deskripsi di kelas XII-TKR 2 SMK NegeriDari keseluruhan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, penerapan strategi membaca PQRST pada pembelajaran teks deskripsi di kelas XII-TKR 2 SMK Negeri
STKIP PESSELSTKIP PESSEL merancang dan mengembangkan media audio podcast “Podlish, (3). menguji validitas media, (4). menilai kepraktisan penggunaan, dan (5). mengevaluasi efektivitasnyamerancang dan mengembangkan media audio podcast “Podlish, (3). menguji validitas media, (4). menilai kepraktisan penggunaan, dan (5). mengevaluasi efektivitasnya
UNJUNJ Uji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakanUji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakan
UNWAHAUNWAHA Berdasarkan uji validitas menggunakan angket kepada ahli materi dan ahli media, modul ajar yang dikembangkan mencapai tingkat kelayakan sangat valid denganBerdasarkan uji validitas menggunakan angket kepada ahli materi dan ahli media, modul ajar yang dikembangkan mencapai tingkat kelayakan sangat valid dengan
LMULMU Penelitian lebih lanjut dengan jumlah stasiun yang lebih banyak dan seri data yang lebih panjang serta melibatkan faktor koreksi untuk data curah hujanPenelitian lebih lanjut dengan jumlah stasiun yang lebih banyak dan seri data yang lebih panjang serta melibatkan faktor koreksi untuk data curah hujan
Useful /
UGJUGJ Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan pembacaan mendalam terhadap lirik lagu, dilanjutkan dengan identifikasi,Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan pembacaan mendalam terhadap lirik lagu, dilanjutkan dengan identifikasi,
STAI TBHSTAI TBH Data dikumpulkan melalui survei terbuka dan dianalisis dengan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasilnya mengidentifikasi delapan elemenData dikumpulkan melalui survei terbuka dan dianalisis dengan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasilnya mengidentifikasi delapan elemen
UNWAHAUNWAHA Kemenarikan produk leaflet sebesar 83% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga media leaflet layak dijadikan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkanKemenarikan produk leaflet sebesar 83% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga media leaflet layak dijadikan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkan
STAI TBHSTAI TBH Teori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelanTeori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelan