ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi Pendidikan

Salah satu ilmu untuk mempelajari bahasa Arab adalah ilmu nahwu, dengan ilmu nahwu kita dapat mengetahui fungsi dan hukum satu kata pada sebuah kalimat. Tujuan adanya ilmu nahwu agar tidak terjadi kesalahan dalam pelafalan atau penulisan pada tanda baca atau huruf dalam satu kalimat yang berakibat perubahan makna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang membuat santri Madrasah Aliyah (MA) PERSIS Bangil mengalami kesulitan mempelajari ilmu nahwu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, peneliti mengumpulkan data dengan cara melakukan observasi di kelas dan lingkungan asrama, mewawancarai santri yang terkait dan dokumentasi. Terdapat dua faktor yang membuat santri MA PERSIS Bangil mengalami kesulitan, yang pertama faktor internal yaitu daya ingat santri yang lemah terhadap pelajaran nahwu dan kurangnya minat atau motivasi untuk mempelajari ilmu nahwu, kedua faktor eksternal yaitu guru yang kurang interaktif dengan santri dan lingkungan pesantren yang kurang mendukung untuk pembelajaran nahwu.

Kesulitan pembelajaran di pesantren PERSIS Bangil disebabkan oleh faktor internal (daya ingat lemah dan kurang motivasi) dan faktor eksternal (guru kurang interaktif dan lingkungan kurang mendukung).Solusi yang telah diterapkan meliputi perubahan metode mengajar guru dan usaha dari pemimpin pesantren serta santri sendiri.Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan mengenai strategi efektif mengatasi kesulitan belajar nahwu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran nahwu, seperti metode interaktif, metode demonstrasi, atau metode berbasis proyek, untuk menemukan pendekatan yang paling sesuai dengan karakteristik santri di MA PERSIS Bangil. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran nahwu yang mengintegrasikan pendekatan kontekstual, yaitu menghubungkan materi nahwu dengan kehidupan sehari-hari santri, sehingga meningkatkan minat dan motivasi belajar mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran lingkungan pesantren, termasuk dukungan dari pengasuh, guru, dan teman sebaya, dalam mengatasi kesulitan belajar nahwu. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang paling berpengaruh dan merumuskan strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran nahwu dan mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi oleh santri.

  1. DESAIN METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM | INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan,... jurnal.iaih.ac.id/index.php/inovatif/article/view/300DESAIN METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INOVATIF Jurnal Penelitian Pendidikan jurnal iaih ac index php inovatif article view 300
  2. Ilmu Nahwu dan Pengaruhnya Terhadap Istinbat Hukum Fikih: Nahwu Science and Its Effect Againts the Legal... doi.org/10.36701/nukhbah.v7i1.294Ilmu Nahwu dan Pengaruhnya Terhadap Istinbat Hukum Fikih Nahwu Science and Its Effect Againts the Legal doi 10 36701 nukhbah v7i1 294
  3. Pengaruh Lingkungan Berbahasa terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Santri Kelas X PPDU Putri |... doi.org/10.54371/jiip.v7i4.4077Pengaruh Lingkungan Berbahasa terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Santri Kelas X PPDU Putri doi 10 54371 jiip v7i4 4077
Read online
File size375.76 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test