UNISSULAUNISSULA

International Conference on Education, Technology, and Social SciencesInternational Conference on Education, Technology, and Social Sciences

Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Terpadu (SPMT) berbasis Total Quality Management (TQM) bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru di Pondok Pesantren Baitul Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan praktis dan dapat diterapkan untuk menerapkan SPMT-TQM sebagai model penjaminan mutu guna meningkatkan kinerja guru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Namun, penelitian ini hanya fokus pada penilaian tingkat kelayakan model sistem yang dikembangkan. Subjek validasi terdiri dari 8 ahli, termasuk ahli pendidikan (2 orang), ahli bahasa (2 orang), ahli manajemen (2 orang), dan ahli pondok pesantren (2 orang). Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1-4 untuk menilai pendapat setiap validator terhadap buku panduan. Hasil validasi dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis persentase untuk menentukan kelayakan. Hasil menunjukkan bahwa model Sistem Penjaminan Mutu Terpadu berbasis TQM (SPMT-TQM) dikategorikan sebagai layak untuk diterapkan dalam meningkatkan kinerja guru, seperti yang ditunjukkan oleh skor rata-rata: 3,94 dari ahli pendidikan, 3,75 dari ahli bahasa, 3,79 dari ahli manajemen, dan 3,73 dari ahli pondok pesantren. Hasil ini mengonfirmasi bahwa buku panduan yang dikembangkan sesuai dan siap digunakan sebagai sistem penjaminan mutu internal untuk meningkatkan kinerja guru di Pondok Pesantren Baitul Quran.

Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Terpadu (SPMT) berbasis Total Quality Management (TQM) memainkan peran penting dalam mendukung peningkatan kinerja guru dan kualitas institusi, khususnya di lingkungan pesantren.Model SPMT-TQM menawarkan kerangka kerja yang jelas, termasuk indikator kinerja, instrumen evaluasi, dan mekanisme perbaikan berkelanjutan.Validasi melalui ahli dan pengguna terbatas menunjukkan bahwa model ini layak dan diterima secara luas.Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa model SPMT-TQM memenuhi kebutuhan praktis sistem penjaminan mutu institusi yang mendukung peningkatan kinerja guru.Model ini tidak hanya memenuhi standar kualitas praktis, tetapi juga mendukung tujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan dan pemberdayaan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dan efektivitas model SPMT-TQM ketika diterapkan secara lebih luas. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kesiapan institusi, komitmen kepemimpinan, dan infrastruktur pendukung yang diperlukan untuk implementasi sukses. Model ini dapat menjadi landasan bagi institusi untuk mengembangkan praktik manajemen mutu yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks masa depan.

  1. A review of total quality management applications in schools | International Journal of Management in... doi.org/10.1504/IJMIE.2020.105405A review of total quality management applications in schools International Journal of Management in doi 10 1504 IJMIE 2020 105405
  2. Assessing the digital competence of educators in social studies: An analysis in initial teacher training... ajet.org.au/index.php/AJET/article/view/5281Assessing the digital competence of educators in social studies An analysis in initial teacher training ajet au index php AJET article view 5281
Read online
File size447.16 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test