ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan lingkungan belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan budaya positif berupa “Kesepakatan Kelas. Masalah yang dihadapi sebelumnya meliputi rendahnya partisipasi siswa, kurangnya interaksi positif antar siswa, dan ketidaktertiban kelas yang menghambat efektivitas pembelajaran. Untuk mengatasi ini, guru menerapkan pendekatan kesepakatan kelas dengan melibatkan siswa dalam merumuskan aturan kelas yang disepakati bersama guna menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan mendukung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumen. Metode yang digunakan dalam penerapan kesepakatan kelas mencakup diskusi kelompok, penyusunan aturan bersama, dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kesepakatan. Hasil penerapan budaya positif ini menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa, terciptanya hubungan yang lebih harmonis di antara siswa, serta lingkungan kelas yang lebih disiplin dan kondusif untuk belajar. Selain itu, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih efektif dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam diskusi, tugas kelompok, dan aktivitas pembelajaran lainnya. Penerapan kesepakatan kelas terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif.

Penerapan budaya positif melalui “Kesepakatan Kelas berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, aktif, dan harmonis.Dengan melibatkan siswa dalam penyusunan aturan kelas, mereka merasa lebih bertanggung jawab terhadap pembelajaran dan saling menghargai satu sama lain.Hal ini berkontribusi positif terhadap peningkatan partisipasi, disiplin, dan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.Penerapan budaya positif telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.Meski tantangan masih ada, dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, budaya positif dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi proses pendidikan di sekolah ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas penerapan kesepakatan kelas pada mata pelajaran lain selain Bahasa Indonesia, untuk mengetahui apakah pendekatan ini dapat memberikan dampak positif yang serupa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kesepakatan kelas yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup aspek disiplin dan partisipasi, tetapi juga aspek pengembangan karakter dan keterampilan sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan kesepakatan kelas, seperti peran guru, dukungan orang tua, dan karakteristik siswa, sehingga dapat dirumuskan strategi yang lebih efektif untuk mengimplementasikan pendekatan ini di berbagai konteks pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan produktif bagi siswa.

  1. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS X, XI, DAN XII DI SMA BHAKTI YASA... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPE/article/view/19987ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS X XI DAN XII DI SMA BHAKTI YASA ejournal undiksha ac index php JJPE article view 19987
  2. Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah | TADBIR MUWAHHID. penguatan pendidikan karakter... ojs.unida.info/JTM/article/view/3512Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah TADBIR MUWAHHID penguatan pendidikan karakter ojs unida JTM article view 3512
Read online
File size402.98 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test