UACUAC

Nazhruna: Jurnal Pendidikan IslamNazhruna: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pola asuh demokratis, dukungan teman sebaya, dan konsep diri terhadap literasi moral melalui mediator religiusitas pada remaja. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, metode pengumpulan data melalui teknik skala, yaitu: skala literasi moral, skala religiusitas, skala pola asuh demokratis, skala dukungan teman sebaya, dan skala konsep diri. Teknik pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling, responden penelitian berjumlah 688 orang. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program AMOS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pola asuh demokratis, dukungan teman sebaya, dan konsep diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap religiusitas. (2) Pola Asuh Demokratis, Dukungan Teman Sebaya, dan Konsep Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap Literasi Moral. Begitu juga dengan Religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Literasi Moral. Dengan demikian hipotesis peneliti diterima bahwa Religiusitas merupakan mediator yang tepat untuk dapat meningkatkan Literasi Moral remaja yang dipengaruhi oleh 3 variabel yang diuji. Penelitian ini merekomendasikan perhatian orang tua untuk meningkatkan religiusitas remaja selain memilih menggunakan pola asuh demokratis bagi remaja untuk mengembangkan literasi moral remaja.

Penelitian ini menolak anggapan bahwa pola asuh otoriter dapat membentuk moral remaja, dan menunjukkan bahwa pola asuh demokratis meningkatkan kemampuan remaja dalam menghadapi masalah moral.Dukungan teman sebaya yang positif serta konsep diri remaja yang baik secara signifikan memperbaiki literasi moral, sementara religiusitas berfungsi sebagai variabel moderator yang memperkuat pengaruh ketiga variabel tersebut.Temuan ini menyatakan bahwa religiusitas dapat berperan sebagai mediator, sehingga model konseptual ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya.

Penelitian lanjutan dapat menguji apakah pola asuh demokratis, dukungan teman sebaya, dan konsep diri tetap berpengaruh terhadap literasi moral remaja jika sampel diperluas ke sekolah negeri di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat menggeneralisasi temuan. Selanjutnya, perlu diselidiki apakah terdapat perbedaan pengaruh variabel‑variabel tersebut antara remaja laki‑laki dan perempuan, khususnya dalam peran moderasi religiusitas, dengan menguji hipotesis bahwa religiusitas memperkuat efek positif pada satu gender lebih kuat daripada gender lainnya. Ketiga, pendekatan metode campuran dapat diterapkan untuk menggali mekanisme internal mediasi religiusitas, misalnya dengan mengintegrasikan wawancara mendalam dan analisis naratif bersama model struktural, guna memperoleh pemahaman kualitatif tentang bagaimana nilai‑nilai religius diproses dalam konteks keluarga dan pergaulan sebaya. Selain itu, penelitian dapat membandingkan efektivitas intervensi program pelatihan pola asuh demokratis yang melibatkan orang tua dengan program penguatan dukungan teman sebaya berbasis kegiatan keagamaan, untuk menilai kontribusi relatif masing‑masing faktor dalam meningkatkan literasi moral. Akhirnya, studi longitudinal selama minimal dua tahun dapat dipertimbangkan untuk melacak perubahan literasi moral seiring perkembangan konsep diri dan tingkat religiusitas, sehingga memberikan gambaran dinamis tentang kestabilan atau pergeseran pengaruh faktor‑faktor tersebut dari waktu ke waktu.

  1. Students’ Reaction Towards Nation Characters Education and the Impacts on the Practice of Nationalist... doi.org/10.3923/jas.2015.1167.1175StudentsAe Reaction Towards Nation Characters Education and the Impacts on the Practice of Nationalist doi 10 3923 jas 2015 1167 1175
  2. Structural Equation Modelling (SEM) in Research: Narrative Literature Review | Open Access Indonesia... doi.org/10.37275/oaijss.v5i6.141Structural Equation Modelling SEM in Research Narrative Literature Review Open Access Indonesia doi 10 37275 oaijss v5i6 141
  3. The relationship between parenting style with adolescent identity development in Karangploso district,... doi.org/10.22219/jk.v14i01.23156The relationship between parenting style with adolescent identity development in Karangploso district doi 10 22219 jk v14i01 23156
Read online
File size1.21 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test