UACUAC

Nazhruna: Jurnal Pendidikan IslamNazhruna: Jurnal Pendidikan Islam

Pengetahuan multikultural pada siswa sangat penting dalam membangun keragaman dan kerukunan dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggambarkan pentingnya multikultural pada siswa dalam menumbuhkan rasa empati, toleransi, kerjasama, dan kepedulian sosial dalam interaksi sosial. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengetahuan siswa Muslim tentang multikultural. Pengetahuan siswa mengenai multikultural disajikan berdasarkan informasi melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kalimantan Barat dengan sumber data adalah siswa dengan jumlah responden 40 orang baik dari berbagai latar belakang etnis yang beragama Islam. Temuan mengungkapkan pengetahuan siswa Muslim merupakan modal sosial yang berdampak pada kehidupan sosial di Kalimantan Barat. Pengetahuan multikultural siswa Muslim diwujudkan dalam dua bentuk yaitu akomodasi kultural dan kerjasama dalam bidang budaya dan agama. Keterbatasan penelitian ini terletak pada sumber data yang berfokus pada siswa Muslim, peneliti menyarankan perlunya pengumpulan data siswa yang berasal dari non-Muslim, sehingga perlunya penggunaan metode yang lebih mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kasus ini.

Penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan multikultural siswa Muslim berfungsi sebagai modal sosial untuk membangun keragaman dan harmoni di Kalimantan Barat, meskipun pemahaman mereka terhadap institusi pendidikan agama selain Islam masih rendah.Praktik multikulturalisme siswa Muslim terwujud melalui akomodasi kultural, seperti penggunaan bahasa dan sikap menerima budaya serta agama lain, serta kerjasama dalam bidang budaya dan agama.Karena penelitian ini terbatas pada siswa Muslim, disarankan penelitian lanjutan melibatkan informan yang lebih beragam, termasuk siswa non‑Muslim, serta mengkaji strategi kolaborasi antarsiswa dan integrasi multikultural dalam kurikulum.

Penelitian lanjutan sebaiknya meneliti secara komprehensif pengetahuan multikultural siswa non‑Muslim di madrasah serta dampaknya terhadap modal sosial dan tingkat toleransi antar kelompok, dengan mengumpulkan data kuantitatif melalui kuesioner terstruktur dan data kualitatif melalui wawancara mendalam pada sampel yang mencakup berbagai latar belakang agama dan etnis. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang mengkaji efektivitas program pelatihan guru dalam mengintegrasikan nilai‑nilai multikultural ke dalam silabus dan praktik pembelajaran, dengan membandingkan kelas yang menerima intervensi tersebut dengan kelas kontrol selama satu semester akademik. Selain itu, sebuah penelitian longitudinal selama tiga hingga lima tahun dapat mengamati perubahan sikap toleransi, jaringan sosial, dan partisipasi kolaboratif siswa setelah penerapan strategi multikultural, sehingga memungkinkan analisis dinamika jangka panjang dalam konteks pascakonflik Kalimantan Barat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berbasis bukti. Dengan demikian, hasilnya dapat memperkuat upaya pembangunan kerukunan sosial dan keberagaman budaya di wilayah tersebut.

  1. Multiculturalism among Students in Madrasah: Knowledge, Challenges, and Social Capital | Nazhruna:... doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4710Multiculturalism among Students in Madrasah Knowledge Challenges and Social Capital Nazhruna doi 10 31538 nzh v7i2 4710
  2. Building Peace Through Qur’anic Interpretation in Muslim Communities in the Post-Conflict West... doi.org/10.20414/ujis.v27i1.629Building Peace Through QurAoanic Interpretation in Muslim Communities in the Post Conflict West doi 10 20414 ujis v27i1 629
Read online
File size596.14 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test