UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaKompetensi sosial adalah kemampuan untuk berinteraksi secara tepat dan memelihara hubungan yang telah diciptakan, sehingga bisa diterima secara positif oleh orang-orang disekitarnya. Kompetensi sosial perlu dikembangkan sejak individu masih berada pada usia anak-anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan gobak sodor terhadap peningkatan kompetensi sosial anak.
Berdasarkan pemaparan yang telah dijabarkan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Permainan gobak sodor yang disertai refleksi tentang proses permainan dapat membantu meningkatkan kompetensi sosial anak.Permainan gobak sodor dapat membantu anak-anak untuk mengaplikasikan pengetahuan moral dan nilai kebudayaan yang sudah mereka miliki.Pengaplikasian pengetahuan tersebut menumbuhkan ruang latihan yang sehat.Melalui permainan gobak sodor anak-anak mendapatkan tempat untuk mempraktekkan pengetahuan yang sudah dimiliki tersebut.Dampak yang dirasakan anak-anak melalui permainan gobak sodor adalah.belajar untuk menaati aturan yang berlaku dan yang telah disepakati bersama, belajar mengelola emosi dengan baik sehingga relasi dengan teman sebaya tetap terjalin dengan baik, Belajar melaksanakan tanggung jawab yang diberikan padanya, Peduli terhadap keadaan kelompok, menemukan keunggulan yang dimiliki diri sendiri, sehingga meningkatkan kepercayaan diri anak, menemukan keunggulan yang dimiliki orang lain, sehingga anak belajar menghargai dan menghormati orang lain.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pengaruh permainan tradisional lainnya terhadap peningkatan kompetensi sosial anak. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada rentang usia yang lebih luas untuk melihat apakah permainan gobak sodor memiliki efek yang sama pada anak-anak dengan rentang usia yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk melihat apakah permainan gobak sodor dapat meningkatkan kompetensi sosial anak dalam jangka panjang, dengan melakukan follow-up studi beberapa bulan setelah intervensi permainan.
| File size | 395.79 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Permasalahan yang dikaji adalah efektivitas peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dalam penerbitan SKCK dan jaminan perlindungan atasPermasalahan yang dikaji adalah efektivitas peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dalam penerbitan SKCK dan jaminan perlindungan atas
IJNMSIJNMS Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang dirawat di Ruang Lily Anwar Medika Hospital. Sampel diambil menggunakan teknik sampling accidental,Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang dirawat di Ruang Lily Anwar Medika Hospital. Sampel diambil menggunakan teknik sampling accidental,
STIESTEKOMSTIESTEKOM Hasil ini menandakan bahwa semakin bertambah usia karyawan, maka tingkat produktivitasnya cenderung meningkat. Hal ini dikarenakan karyawan dengan usiaHasil ini menandakan bahwa semakin bertambah usia karyawan, maka tingkat produktivitasnya cenderung meningkat. Hal ini dikarenakan karyawan dengan usia
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 58 ibuMetode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 58 ibu
ISI DPSISI DPS Rentang usia 8-12 tahun lebih mendetail dalam menggambar dengan instruksi, sudah lebih proporsional dan mengenal kedalaman objek, namun kurang dalam memvisualkanRentang usia 8-12 tahun lebih mendetail dalam menggambar dengan instruksi, sudah lebih proporsional dan mengenal kedalaman objek, namun kurang dalam memvisualkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Hasil penelitian memperoleh pasien An. C, usia 12 tahun dengan diagnosis tonsilitis kronik serta aspek risiko internal dan eksternal. Aspek risiko internalHasil penelitian memperoleh pasien An. C, usia 12 tahun dengan diagnosis tonsilitis kronik serta aspek risiko internal dan eksternal. Aspek risiko internal
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Demam tifoid merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi, yaitu suatu bakteri gram-negatif. Demam merupakan gejala utama demamDemam tifoid merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi, yaitu suatu bakteri gram-negatif. Demam merupakan gejala utama demam
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji kolerasi SpearmanTeknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji kolerasi Spearman
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Data primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh dari teks‑teks hukum sekunder digunakan dalam proses pengumpulan data. Analisis data kualitatif adalahData primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh dari teks‑teks hukum sekunder digunakan dalam proses pengumpulan data. Analisis data kualitatif adalah
UNIRAYAUNIRAYA Sedangkan dalam penjatuhan pidana melebihi ancaman maksimal kepada pelaku adalah hakim menjatuhkan putusan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturanSedangkan dalam penjatuhan pidana melebihi ancaman maksimal kepada pelaku adalah hakim menjatuhkan putusan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan
ISI DPSISI DPS Desain yang dikembangkan menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai lokal (Tri Hita Karana, Natah, Karang Tuang, Tri Mandala) dengan teori ekologiDesain yang dikembangkan menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai lokal (Tri Hita Karana, Natah, Karang Tuang, Tri Mandala) dengan teori ekologi
MALAHAYATIMALAHAYATI Terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan ibu tentang stimulasi dalam perkembanagn bahasa balita usia 2-3 tahun di Taman Kanak-kanakTerdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan ibu tentang stimulasi dalam perkembanagn bahasa balita usia 2-3 tahun di Taman Kanak-kanak