DELIHUSADADELIHUSADA
Jurnal Kajian Kesehatan MasyarakatJurnal Kajian Kesehatan MasyarakatPuskesmas merupakan unit strategis dalam mendukung terwujudnya perubahan status kesehatan masyarakat menuju peningkatan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan sistem pelayanan kesehatan dasar yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai konsumen, serta fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2014, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan di India sebanyak 60,4 juta, di Tiongkok 985 juta, sedangkan di kawasan Asia lainnya tercatat 38,4 juta orang masih kurang memanfaatkan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan tenaga kesehatan, sarana prasarana, dan tarif puskesmas dengan permintaan masyarakat (public demand) terhadap layanan kesehatan di wilayah Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional terhadap 86 responden pasien non BPJS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pelayanan tenaga kesehatan (p = 0,001), sarana prasarana (p = 0,003), dan tarif puskesmas (p = 0,013) dengan public demand terhadap layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Terdapat hubungan signifikan antara pelayanan tenaga kesehatan, sarana prasarana, dan tarif puskesmas dengan permintaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di wilayah Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan tahun 2020.Ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap public demand, dengan nilai p masing-masing di bawah 0,05.Variabel yang paling dominan berhubungan dengan public demand adalah pelayanan tenaga kesehatan dengan rasio prevalens sebesar 4,94.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor non-fisik seperti sikap dan komunikasi tenaga kesehatan yang mungkin memengaruhi kepercayaan dan kepuasan pasien, mengingat pelayanan tenaga kesehatan terbukti sebagai faktor paling dominan. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif antara Puskesmas Labuhan Rasoki dengan puskesmas lain di kota yang sama untuk memahami perbedaan dalam tarif, ketersediaan fasilitas, dan tingkat public demand, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian longitudinal untuk melihat perubahan pola public demand seiring dengan perbaikan sarana prasarana dan konsistensi penerapan tarif, guna mengukur dampak jangka panjang dari intervensi kebijakan di tingkat puskesmas. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang determinan utama permintaan layanan kesehatan dan membantu merancang strategi peningkatan kualitas pelayanan yang berbasis bukti. Fokus pada aspek perilaku petugas, konteks perbandingan antar puskesmas, dan evaluasi dinamika waktu akan melengkapi temuan penelitian ini secara lebih mendalam tanpa memerlukan data tambahan dari luar. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan dapat mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan primer.
| File size | 402.91 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JMHSAJMHSA Paritas tinggi meningkatkan risiko PROM karena kelemahan struktur serviks akibat persalinan sebelumnya. Paparan asap rokok dalam keluarga juga meningkatkanParitas tinggi meningkatkan risiko PROM karena kelemahan struktur serviks akibat persalinan sebelumnya. Paparan asap rokok dalam keluarga juga meningkatkan
POLKESBANPOLKESBAN Hasil menunjukkan seluruh responden merupakan perokok aktif, dengan mayoritas (57,9%) tergolong perokok berat, serta rata-rata kadar kreatinin sebesarHasil menunjukkan seluruh responden merupakan perokok aktif, dengan mayoritas (57,9%) tergolong perokok berat, serta rata-rata kadar kreatinin sebesar
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Latar Belakang: Penggunaan rokok elektrik (vape) semakin meningkat di kalangan remaja, termasuk pelajar SMA. Rokok elektrik sering dianggap lebih amanLatar Belakang: Penggunaan rokok elektrik (vape) semakin meningkat di kalangan remaja, termasuk pelajar SMA. Rokok elektrik sering dianggap lebih aman
STIKES YRSDSSTIKES YRSDS Semakin tinggi derajat merokok, semakin besar risiko penurunan fungsi paru-paru. Sebagian besar responden adalah perokok ringan, dan mayoritas memilikiSemakin tinggi derajat merokok, semakin besar risiko penurunan fungsi paru-paru. Sebagian besar responden adalah perokok ringan, dan mayoritas memiliki
MALAHAYATIMALAHAYATI Faktor lain yang turut berpengaruh meliputi pengetahuan ibu, kualitas air bersih, status gizi, imunisasi, dan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan dariFaktor lain yang turut berpengaruh meliputi pengetahuan ibu, kualitas air bersih, status gizi, imunisasi, dan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan dari
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan media edukasi berupa video animasi bernama MAPS (Manajemen ASI Perah Sehat), yang dirancang untukPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan media edukasi berupa video animasi bernama MAPS (Manajemen ASI Perah Sehat), yang dirancang untuk
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,042 (p< 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok orang tua dan kejadian ISPAUji statistik menunjukkan nilai p = 0,042 (p< 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok orang tua dan kejadian ISPA
UTUUTU Peningkatan pengetahuan dan praktik kesehatan diharapkan dapat menurunkan kejadian ISPA. Rekomendasi meliputi peningkatan edukasi kesehatan dan pemantauanPeningkatan pengetahuan dan praktik kesehatan diharapkan dapat menurunkan kejadian ISPA. Rekomendasi meliputi peningkatan edukasi kesehatan dan pemantauan
Useful /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Jenis penelitian yang dilakukan adalah survei desain analitik menggunakan perspektif cross-sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 27Jenis penelitian yang dilakukan adalah survei desain analitik menggunakan perspektif cross-sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 27
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampling jenuh, sehingga diperoleh 18 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner PerilakuPengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampling jenuh, sehingga diperoleh 18 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner Perilaku
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Terapi ABA diberikan secara mingguan selama 8 minggu, meliputi aktivitas terstruktur seperti pengenalan vokal, pengulangan suku kata, dan pembentukan kata.Terapi ABA diberikan secara mingguan selama 8 minggu, meliputi aktivitas terstruktur seperti pengenalan vokal, pengulangan suku kata, dan pembentukan kata.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Bayi menunjukkan hasil perkembangan bahasa yang bervariasi, mulai dari belum berkembang hingga sangat baik berkembang. Analisis korelasi mengonfirmasiBayi menunjukkan hasil perkembangan bahasa yang bervariasi, mulai dari belum berkembang hingga sangat baik berkembang. Analisis korelasi mengonfirmasi