STTNISTTNI
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGISANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGIFenomena migrasi global menghadirkan tantangan sosial, kultural, dan pastoral yang menuntut Gereja menghidupi sinodalitas sebagai communio, partisipasi, dan misi. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana Gereja Sinodal dapat menjadi rumah bersama bagi migran dan perantau melalui penggalian dasar teologis, pemahaman eklesiologis, dan perumusan model pastoral integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan teologis kualitatif melalui analisis dokumen Gereja, khususnya ensiklik Sollicitudo Rei Socialis (1997), dokumen For a Synodal Church: Communion, Participation, Mission (2024), serta berbagai literatur pastoral migran kontemporer. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, sinodalitas menuntut Gereja mengembangkan spiritualitas mendengarkan dan perjalanan bersama yang berakar pada martabat manusia; kedua, Gereja dipanggil memperkuat bentuk-bentuk pastoral dialogis yang sejalan dengan ajaran magisterium mengenai solidaritas dan persaudaraan universal; ketiga, pendekatan pastoral transformatif diperlukan untuk memberdayakan migran sebagai subjek misi, tanpa mengabaikan prinsip eklesiologis. Pembahasan menegaskan perlunya model integratif yang mencakup proses mendengar, membedakan, bertindak, memberdayakan, dan membangun jejaring sebagai ekspresi identitas sinodal Gereja.
Artikel ini menyimpulkan bahwa saudara seiman dan bagian integral dari Gereja Sinodal dapat menjadi rumah bersama bagi para migran dan perantau sejauh ia menghidupi identitasnya sebagai komunitas yang mendengarkan, berjalan bersama, dan memberdayakan umat Allah.Secara teologis, migrasi merupakan kairós yang menantang Gereja untuk meneguhkan martabat manusia, keadilan, dan solidaritas sebagai bagian integral dari perutusannya.Secara pastoral, pelayanan terhadap migran dan perantau menuntut paradigma sinodal.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pastoral integratif yang diusulkan dengan melakukan studi kasus longitudinal pada beberapa keuskupan di Indonesia, mengumpulkan data tentang perubahan kualitas hidup spiritual dan sosial migran serta perantau yang terlibat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan lintas budaya mengenai praktik sinodalitas dalam pelayanan migran antara Gereja Katolik Indonesia dan gereja‑gereja di negara lain, untuk mengidentifikasi faktor‑faktor kontekstual yang memperkuat atau menghambat implementasi model tersebut. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan dan mengevaluasi platform digital pendampingan (digital accompaniment) yang memfasilitasi komunikasi, edukasi hak‑hak migran, serta pelatihan spiritual secara daring, dengan menilai dampaknya terhadap peningkatan rasa inklusi, solidaritas, dan partisipasi umat dalam komunitas gerejawi.
| File size | 526.6 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
STTABSTTAB Kesatuan yang ditunjukkan Alkitab sebagai model ideal harus menjadi contoh gereja dalam upaya memelihara persatuan bangsa Indonesia. Gereja diharapkanKesatuan yang ditunjukkan Alkitab sebagai model ideal harus menjadi contoh gereja dalam upaya memelihara persatuan bangsa Indonesia. Gereja diharapkan
PBSI UPRPBSI UPR Melalui studi kasus banjir di Parapat, artikel ini menggambarkan implikasi nyata dari kelalaian ekologis dan pentingnya keterlibatan gereja dalam advokasiMelalui studi kasus banjir di Parapat, artikel ini menggambarkan implikasi nyata dari kelalaian ekologis dan pentingnya keterlibatan gereja dalam advokasi
STTNISTTNI Studi ini menyimpulkan bahwa Gerakan Gereja Muncul (GGM) di Indonesia menawarkan kesempatan teologis sekaligus ancaman bagi gereja-gereja Injili. FokusStudi ini menyimpulkan bahwa Gerakan Gereja Muncul (GGM) di Indonesia menawarkan kesempatan teologis sekaligus ancaman bagi gereja-gereja Injili. Fokus
STTNISTTNI Analisis ini menunjukkan bahwa perintah kasih dalam Imamat 19.18 harus dipahami sebagai kewajiban moral universal yang sesuai dengan prinsip etika deontologisAnalisis ini menunjukkan bahwa perintah kasih dalam Imamat 19.18 harus dipahami sebagai kewajiban moral universal yang sesuai dengan prinsip etika deontologis
PENERBITPENERBIT Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Balikpapan, integrasi kearifan lokal ke dalam kegiatan pembelajaran sangat penting dalam lingkungan aman,Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Balikpapan, integrasi kearifan lokal ke dalam kegiatan pembelajaran sangat penting dalam lingkungan aman,
STAK PESATSTAK PESAT Berdasarkan observasi, persekutuan kaum wanita GSJA Gracious Agape Jambe sudah rutin tetapi dilaksanakan secara monoton hanya berbentuk ibadah dengan kegiatanBerdasarkan observasi, persekutuan kaum wanita GSJA Gracious Agape Jambe sudah rutin tetapi dilaksanakan secara monoton hanya berbentuk ibadah dengan kegiatan
BIABIA Komitmen Gereja terhadap Tantangan kontemporer mendorongnya menjadi sumber pemberdayaan dan transformasi hidup. Pendekatan Johann Baptist Metz mengingatkanKomitmen Gereja terhadap Tantangan kontemporer mendorongnya menjadi sumber pemberdayaan dan transformasi hidup. Pendekatan Johann Baptist Metz mengingatkan
UMMUMM Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memberikan perlindungan bagi pekerja migran sama dengan pekerja lokal sebagaimana diatur dalam PasalHasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memberikan perlindungan bagi pekerja migran sama dengan pekerja lokal sebagaimana diatur dalam Pasal
Useful /
USAHIDUSAHID Hasil dari analisis SWOT tersebut, dirumuskan alternatif strategi dalam pengembangan destinasi wisata Alam Santosa yang terdiri dari 4 alternatif Strategi.Hasil dari analisis SWOT tersebut, dirumuskan alternatif strategi dalam pengembangan destinasi wisata Alam Santosa yang terdiri dari 4 alternatif Strategi.
UMMUMM 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Faktor penghambat perlindungan korban selain pemerintah dan aparat penegak hukum adalah21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Faktor penghambat perlindungan korban selain pemerintah dan aparat penegak hukum adalah
MINDAMASMINDAMAS The document also includes information about ASPENSIs activities, such as workshops and conferences, and an invitation to contribute to and subscribe toThe document also includes information about ASPENSIs activities, such as workshops and conferences, and an invitation to contribute to and subscribe to
MINDAMASMINDAMAS Sementara di pendidikan non‑formal, bahasa Arab dipelajari di lembaga‑lembaga, seperti Pesantren dan Madrasah. Khusus untuk Pesantren dan MadrasahSementara di pendidikan non‑formal, bahasa Arab dipelajari di lembaga‑lembaga, seperti Pesantren dan Madrasah. Khusus untuk Pesantren dan Madrasah