UNIPARUNIPAR
Laplace : Jurnal Pendidikan MatematikaLaplace : Jurnal Pendidikan MatematikaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas IX SMPN 2 Nan Sabaris yaitu kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran matematika masih rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional, yaitu proses pembelajaran berpusat pada guru. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga mampu mengatasi permasalahan tersebut ialah dengan menggunakan metode pembelajaran brainstorming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan metode brainstorming lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IX SMP N 2 Nan Sabaris. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP N 2 Nan Sabaris. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, kelas eksperimen yaitu kelas IX.1 dan kelas kontrol yaitu kelas IX.2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berupa soal essay. Data yang diperoleh dari hasil penelitian berdasarkan hasil perhitungan uji-t pada kelas sampel adalah diperoleh π‘βππ‘π’ππ > π‘π‘ππππ yaitu 9,8 > 1,68 sehingga π»0 ditolak, sehingga didapat kesimpulan bahwa βKemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode brainstorming lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX di SMP N 2 Nan Sabaris Tahun Pelajaran 2024/2025.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode brainstorming lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX di SMP N 2 Nan Sabaris Tahun Pelajaran 2024/2025.Penelitian ini menunjukkan efektivitas metode brainstorming dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Oleh karena itu, metode ini dapat dipertimbangkan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika di sekolah lain.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan dari berbagai latar belakang sekolah untuk menguji generalisasi efektivitas metode brainstorming. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor spesifik dalam metode brainstorming yang paling berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, seperti durasi sesi brainstorming, ukuran kelompok, atau jenis soal yang digunakan. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai dampak metode brainstorming terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran matematika, seperti motivasi belajar, kepercayaan diri siswa, dan kemampuan kolaborasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi metode brainstorming dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
| File size | 254.33 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Kesulitan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman peserta didik tentang materi prasyarat, sehingga pijakannyaKesulitan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman peserta didik tentang materi prasyarat, sehingga pijakannya
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. DariPenelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. Dari
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaranHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaran
UNIMEDUNIMED Hasil studi pendahuluan, diperoleh bahwa 84% siswa masih rendah dalam penguasaan konsep matematika. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis bagaimanaHasil studi pendahuluan, diperoleh bahwa 84% siswa masih rendah dalam penguasaan konsep matematika. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana
IPIP Kemampuan komunikasi matematika siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran termasuk kategori cukup. Kemampuan komunikasi matematika antara siswaKemampuan komunikasi matematika siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran termasuk kategori cukup. Kemampuan komunikasi matematika antara siswa
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Berdasarkan hasil data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas IV salah satu SD di Surabaya dapat dilatihBerdasarkan hasil data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas IV salah satu SD di Surabaya dapat dilatih
SIMPADUSIMPADU Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar matematika dengan penggunaan model pembelajaran snowball throwing dengan icePenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar matematika dengan penggunaan model pembelajaran snowball throwing dengan ice
HAMZANWADIHAMZANWADI Instrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika. Jenis penelitian ini adalah studi perbandingan denganInstrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika. Jenis penelitian ini adalah studi perbandingan dengan
Useful /
UNIPARUNIPAR Bagi siswa disarankan agar dapat menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur penyelesaian, lebih teliti dalam melakukan perhitungan dan menulis jawaban,Bagi siswa disarankan agar dapat menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur penyelesaian, lebih teliti dalam melakukan perhitungan dan menulis jawaban,
UNIPARUNIPAR Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi-eskperimen yang desainnya menggunakan nonequivalent control group design. Sampel yangPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi-eskperimen yang desainnya menggunakan nonequivalent control group design. Sampel yang
IAIKHOZINIAIKHOZIN Pokok kajian dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara memotifasi anak untuk memicu perkembangan kognitif anak di kelas A KB Az-Zahra melalui permainanPokok kajian dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara memotifasi anak untuk memicu perkembangan kognitif anak di kelas A KB Az-Zahra melalui permainan
SIMPADUSIMPADU Adapun langkah-langkah penelitian ini, yaitu merumuskan masalah, mengumpulkan data, mengevaluasi kelayakan data, menganalisis dan menginterpretasikan dataAdapun langkah-langkah penelitian ini, yaitu merumuskan masalah, mengumpulkan data, mengevaluasi kelayakan data, menganalisis dan menginterpretasikan data