UNIPARUNIPAR
Laplace : Jurnal Pendidikan MatematikaLaplace : Jurnal Pendidikan MatematikaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV) berdasarkan kriteria Watson ditinjau dari gaya belajar. Subjek penelitian berasal dari kelas X-4 SMA Negeri 1 Cihaurbeuti sebanyak 3 siswa, yang dipilih berdasarkan kesalahan siswa paling banyak dan dari setiap kategori gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes soal cerita SPLTV, dokumentasi hasil asessmen kognitif siswa, dan wawancara tak terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan gaya belajar visual melakukan kesalahan masalah hierarki keterampilan (skill hierarchy problem/shp), kesalahan data tepat (inappropriate data/id), kesalahan manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/um), dan kesalahan kesimpulan hilang (omitted conclusion/oc). Siswa dengan gaya belajar auditorial melakukan kesalahan data tidak tepat (inappropriate data/id), kesalahan data hilang (omitted data/od), dan kesalahan kesimpulan hilang (omitted conclusion/oc). Siswa dengan gaya belajar kinestetik melakukan kesalahan data hilang (omitted data/od), kesalahan hierarki keterampilan (skill hierarchy problem/shp), kesalahan manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/um), dan kesalahan kesimpulan hilang (omitted conclusion/oc).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh bahwa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal SPLTV menurut kriteria Watson berbeda-beda.Subjek SV11 dengan gaya belajar visual melakukan kesalahan masalah hierarki keterampilan, kesalahan data tidak tepat, kesalahan manipulasi tidak langsung, dan kesalahan kesimpulan hilang.Faktor penyebab kesalahan subjek dengan gaya belajar visual adalah kurangnya ketelitian, serta kurang memahami soal dan materi.Subjek SA1 dengan gaya belajar auditorial kesalahan data tidak tepat, kesalahan data hilang, dan kesalahan kesimpulan hilang.Penyebab kesalahan subjek dengan gaya belajar auditorial yaitu ketidaktelitian dalam menuliskan informasi, kurang memahami soal dan materi, serta kehabisan waktu.Subjek SK1 dengan gaya belajar kinestetik kesalahan data hilang, kesalahan hierarki keterampilan, kesalahan manipulasi tidak langsung, dan kesalahan kesimpulan hilang.Kesalahan yang dilakukan subjek dengan gaya belajar kinestetik disebabkan oleh kurangnya ketelitian, kurang memahami soal dan materi, serta kehabisan waktu.Saran yang dapat diberikan yaitu, bagi guru hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa untuk memotivasi siswa agar lebih teliti dan fokus dalam mempelajari materi dan memecahkan masalah.Bagi siswa disarankan agar dapat menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur penyelesaian, lebih teliti dalam melakukan perhitungan dan menulis jawaban, dan lebih meningkatkan pemahaman konsep dasar materi.Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan menggunakan tinjauan yang berbeda.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa untuk meningkatkan motivasi dan fokus dalam mempelajari materi dan memecahkan masalah. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang cara meningkatkan pemahaman konsep dasar materi matematika bagi siswa, serta bagaimana strategi yang efektif untuk membantu siswa dalam menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur penyelesaian yang tepat. Penelitian selanjutnya juga dapat menggunakan tinjauan yang berbeda, misalnya dengan menganalisis kesalahan siswa berdasarkan teori Newman atau dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti perbedaan gender dan tingkat kesulitan soal.
| File size | 460.48 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UPMSUPMS Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami materi pembelajaran di kelas meliputi guru sebagai fasilitator dan proses kegiatan pembelajaran.Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami materi pembelajaran di kelas meliputi guru sebagai fasilitator dan proses kegiatan pembelajaran.
POLTESAPOLTESA Simulasi 3D sistem peredaran darah pada manusia berhasil dibuat dalam bentuk media interaktif dan digunakan oleh siswa kelas XI di MAN 1 Sambas sebagaiSimulasi 3D sistem peredaran darah pada manusia berhasil dibuat dalam bentuk media interaktif dan digunakan oleh siswa kelas XI di MAN 1 Sambas sebagai
UPMSUPMS Berdasarkan penerapan media tersebut, terdapat peningkatan minat belajar siswa dan pembelajaran menjadi menarik. Hal ini dapat membantu guru untuk berinovasiBerdasarkan penerapan media tersebut, terdapat peningkatan minat belajar siswa dan pembelajaran menjadi menarik. Hal ini dapat membantu guru untuk berinovasi
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Ketiga, hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata nilai 85 dengan semua siswa tuntas KKM, membuktikan bahwa media YouTube pada kanal Mau Tau Banget efektifKetiga, hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata nilai 85 dengan semua siswa tuntas KKM, membuktikan bahwa media YouTube pada kanal Mau Tau Banget efektif
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup, yang dilaksanakan secara terstruktur. Hasil belajar siswa menunjukkan pencapaian yang tinggi, dengan rentang nilaipendahuluan, kegiatan inti, dan penutup, yang dilaksanakan secara terstruktur. Hasil belajar siswa menunjukkan pencapaian yang tinggi, dengan rentang nilai
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP N 1 Pekutatan yang berjumlah 24 siswa. Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagaiSubjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP N 1 Pekutatan yang berjumlah 24 siswa. Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Pada Siklus II, skor rata-rata meningkat menjadi 79.04 dengan persentase lulus 84%. Penekanan pada pendekatan pragmatik dalam penelitian ini adalah memberikanPada Siklus II, skor rata-rata meningkat menjadi 79.04 dengan persentase lulus 84%. Penekanan pada pendekatan pragmatik dalam penelitian ini adalah memberikan
HAMZANWADIHAMZANWADI Instrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika. Jenis penelitian ini adalah studi perbandingan denganInstrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika. Jenis penelitian ini adalah studi perbandingan dengan
Useful /
UNIPARUNIPAR Diperoleh nilai signifikansi uji-t 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran berbantuan AI menunjukkanDiperoleh nilai signifikansi uji-t 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran berbantuan AI menunjukkan
POLTESAPOLTESA Penggunaan smartphone yang semakin sering oleh para ibu – ibu Dharma Wanita Poltesa, didukung oleh latar belakang aktivitas yang memiliki daya kreativitasPenggunaan smartphone yang semakin sering oleh para ibu – ibu Dharma Wanita Poltesa, didukung oleh latar belakang aktivitas yang memiliki daya kreativitas
POLTESAPOLTESA Metode pelaksanaan PKM ini adalah dengan menerjemahkan kata-kata ilmiah hasil penelitian Coxhead, A, The academic word list, Victoria University of WellingtonMetode pelaksanaan PKM ini adalah dengan menerjemahkan kata-kata ilmiah hasil penelitian Coxhead, A, The academic word list, Victoria University of Wellington
POLTESAPOLTESA Kegiatan pengabdian ini juga mendapatkan apresiasi yang baik dari semua stakeholder yang terlibat. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan,Kegiatan pengabdian ini juga mendapatkan apresiasi yang baik dari semua stakeholder yang terlibat. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan,