DEWANSENGKETADEWANSENGKETA
JURNAL MEDIASI INDONESIAJURNAL MEDIASI INDONESIAPariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. Bisnis merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh keuntungan. Di dalam menjalankan bisnis, adakalanya ditemui perselisihan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Terkadang sengketa yang terjadi adalah karena adanya salah satu pihak yang melakukan wanprestasi dan pihak lain merasa dirugikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sengketa bisnis dapat terjadi kapan saja. Sebagai contoh sektor bisnis pariwisata yang kini omsetnya menurun drastis karena ada peraturan pemerintah yang mengharuskan dirumah saja dan tidak bepergian pada saat covid maupun pungutan pajak yang besar. Menurunnya omset sektor bisnis pariwisata menjadikan perusahaan lalai, seperti tidak membayar full gaji kepada pegawai dan telat dalam membayar pajak. Peristiwa seperti itu dapat menimbulkan sengketa antara perusahaan dengan individu. Upaya yang dilakukan dalam menyelesaikan sengketa ini salah satunya dilakukan upaya mediasi sebagai alternative dispute resolution.
Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mediasi merupakan mekanisme penyelesaian sengketa yang paling relevan dan efektif dalam menangani konflik bisnis di sektor pariwisata, khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan omzet.Sengketa yang timbul akibat wanprestasi atau kelalaian perusahaan sebagai dampak dari fluktuasi ekonomi, seperti pandemi atau beban pajak tinggi, lebih baik diselesaikan melalui jalur non-litigasi karena sifatnya yang fleksibel, cepat, hemat biaya, dan menjaga hubungan baik antara para pihak.Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (ADR) tidak hanya menjadi solusi hukum, tetapi juga sarana membangun keadilan yang restoratif dalam hubungan industrial pariwisata.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan sengketa pariwisata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas mediator, akses teknologi, dan tingkat kepercayaan para pihak. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam mediasi sengketa pariwisata dapat meningkatkan kepuasan para pihak dan memulihkan hubungan bisnis yang rusak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang adaptif terhadap karakteristik unik sektor pariwisata, seperti melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal) dan mempertimbangkan dampak sosial-budaya dari sengketa. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelesaian sengketa di sektor pariwisata, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan bisnis yang harmonis.
| File size | 947.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Dan memandang pajak itu sebagai pemeras sehingga banyak wajib pajak yang mengeluh dengan semakin naiknya beban pajak sama dengan semakin naiknya bebanDan memandang pajak itu sebagai pemeras sehingga banyak wajib pajak yang mengeluh dengan semakin naiknya beban pajak sama dengan semakin naiknya beban
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan tekstual dan konseptual, serta penilaian harmonisasi berbagai peraturan terkait. Hasilnya menunjukkan disharmoniPenelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan tekstual dan konseptual, serta penilaian harmonisasi berbagai peraturan terkait. Hasilnya menunjukkan disharmoni
UNUSIDAUNUSIDA Temuan ini mendukung teori keagenan, yang menyatakan bahwa ketika kepentingan manajer selaras dengan pemegang saham, mereka termotivasi untuk meminimalkanTemuan ini mendukung teori keagenan, yang menyatakan bahwa ketika kepentingan manajer selaras dengan pemegang saham, mereka termotivasi untuk meminimalkan
UCYUCY Kewajiban membayar zakat adalah merupakan bentuk tanggung jawab atas perintah agama (islam), dimana dalam mengeluarkan zakat ada batas kadar tertentu yangKewajiban membayar zakat adalah merupakan bentuk tanggung jawab atas perintah agama (islam), dimana dalam mengeluarkan zakat ada batas kadar tertentu yang
UNIPASBYUNIPASBY Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa perencanaan pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Hipotesis kedua menunjukkanHasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa perencanaan pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Hipotesis kedua menunjukkan
IBSIBS Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas, Perputaran Piutang, perputaran Persediaan,Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas, Perputaran Piutang, perputaran Persediaan,
AFEBIAFEBI Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Return On Assets, Leverage, Size, dan Capital Intensity terhadap penghindaran pajak. Variabel independenPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Return On Assets, Leverage, Size, dan Capital Intensity terhadap penghindaran pajak. Variabel independen
UNTAG SMDUNTAG SMD Hipotesis yang diajukan ditolak karena koperasi CU Daya Lestari hanya mencapai tingkat kesesuaian 94% dengan SAK ETAP. Komponen yang tidak sesuai antaraHipotesis yang diajukan ditolak karena koperasi CU Daya Lestari hanya mencapai tingkat kesesuaian 94% dengan SAK ETAP. Komponen yang tidak sesuai antara
Useful /
DEWANSENGKETADEWANSENGKETA Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu padaUndang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakanMetode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang didukung pendekatan pendekatan sosio-legal,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang didukung pendekatan pendekatan sosio-legal,
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses redaksional pemberitaan. Hasil lain dari penelitian mengemukakann bahwa redakturTujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses redaksional pemberitaan. Hasil lain dari penelitian mengemukakann bahwa redaktur