JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPemahaman konsep bangun ruang pada siswa sekolah dasar masih terbatas karena pengalaman belajar konkret belum berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk kesulitan yang dialami siswa kelas VI serta faktor yang memengaruhinya dalam pembelajaran geometri. Penelitian ini menghadirkan perspektif yang dekat dengan praktik kelas dengan memerhatikan bagaimana miskonsepsi terbentuk selama pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus melalui wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen siswa mengalami kesulitan representasional ketika menghubungkan jaring jaring dua dimensi dengan bentuk tiga dimensi. Sebanyak 50 persen siswa mengalami kesulitan prosedural terkait penggunaan rumus dan satuan, yang berkaitan dengan lemahnya numerasi dasar dalam operasi dan pengukuran. Kesulitan konseptual muncul pada 45 persen siswa yang belum mengenali unsur bangun ruang secara tepat. Faktor afektif tampak pada 30 persen siswa yang menunjukkan motivasi rendah dan keraguan untuk mencoba karena takut melakukan kesalahan. Keterbatasan media konkret dan digital turut memperkuat keterkaitan antarkesulitan tersebut. Penelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif, sehingga menunjukkan bahwa penguatan pengalaman manipulatif, visual, numerasi dasar, dan motivasi belajar perlu dirancang secara terpadu melalui asesmen formatif yang sensitif terhadap pola kesalahan siswa.
Penelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif.Hal ini menunjukkan bahwa penguatan pengalaman manipulatif, visual, numerasi dasar, dan motivasi belajar perlu dirancang secara terpadu melalui asesmen formatif yang sensitif terhadap pola kesalahan siswa.Dengan demikian, pembelajaran geometri perlu difokuskan pada pemahaman konsep yang mendalam, bukan hanya hafalan rumus, serta melibatkan media konkret dan digital untuk memfasilitasi transisi representasi secara berjenjang.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas integrasi media konkret dan digital dalam meningkatkan pemahaman spasial siswa sekolah dasar, dengan fokus pada desain pembelajaran yang adaptif terhadap gaya belajar siswa. Kedua, penelitian dapat mengkaji bagaimana karakteristik guru, seperti kompetensi pedagogis dan pemahaman tentang perkembangan kognitif siswa, memengaruhi implementasi pembelajaran geometri yang efektif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi pembelajaran berbasis asesmen formatif terhadap kemampuan numerasi dan motivasi belajar siswa dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan menggabungkan temuan-temuan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran geometri pada siswa sekolah dasar, serta menghasilkan rekomendasi praktis bagi guru dan pembuat kebijakan.
- Analisis Kemampuan Spasial Siswa dengan Gaya Belajar Reflektif Materi Bangun Ruang | Kognitif: Jurnal... etdci.org/journal/kognitif/article/view/1586Analisis Kemampuan Spasial Siswa dengan Gaya Belajar Reflektif Materi Bangun Ruang Kognitif Jurnal etdci journal kognitif article view 1586
- Implementasi Guru Melaksanakan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika di SD | Science and Education... doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.115Implementasi Guru Melaksanakan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika di SD Science and Education doi 10 31004 sicedu v2i2 115
- Miskonsepsi Siswa pada Pemahaman Konsep Bangun Ruang | JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika).... jurnalftk.uinsa.ac.id/index.php/jrpm/article/view/654Miskonsepsi Siswa pada Pemahaman Konsep Bangun Ruang JRPM Jurnal Review Pembelajaran Matematika jurnalftk uinsa ac index php jrpm article view 654
| File size | 342.49 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Tujuan penelitian untuk memperbaiki rendahnya antusiasme dan partisipasi siswa dapat tercapai. Secara akademik, seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM.Tujuan penelitian untuk memperbaiki rendahnya antusiasme dan partisipasi siswa dapat tercapai. Secara akademik, seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM.
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar dominan siswa disleksia serta menganalisis keterpaduannya dengan penerapan prinsipPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar dominan siswa disleksia serta menganalisis keterpaduannya dengan penerapan prinsip
OJSOJS Penelitian ini menganalisis pengaruh Analisis Transaksional (AT) terhadap perubahan pola komunikasi dan dinamika ego pada siswa SMA berinisial C yang menunjukkanPenelitian ini menganalisis pengaruh Analisis Transaksional (AT) terhadap perubahan pola komunikasi dan dinamika ego pada siswa SMA berinisial C yang menunjukkan
ABISATYAABISATYA Keduanya berperan sebagai pedoman nilai yang membentuk generasi muda tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kematangan secara rohaniKeduanya berperan sebagai pedoman nilai yang membentuk generasi muda tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kematangan secara rohani
UACUAC Metode-metode ini melibatkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik jamaah untuk membentuk perubahan perilaku yang utuh dan permanen. Dengan terinternalisasinyaMetode-metode ini melibatkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik jamaah untuk membentuk perubahan perilaku yang utuh dan permanen. Dengan terinternalisasinya
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Pembentukan karakter ini tidak hanya melibatkan pengenalan nilai-nilai, tetapi juga internalisasi nilai-nilai tersebut agar mahasiswa dapat mewujudkanPembentukan karakter ini tidak hanya melibatkan pengenalan nilai-nilai, tetapi juga internalisasi nilai-nilai tersebut agar mahasiswa dapat mewujudkan
UACUAC Penelitian kualitatif studi kasus dilakukan dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwaPenelitian kualitatif studi kasus dilakukan dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Tindakan perawatan gigi tidak luput dari sasaran karena penularannya dapat melalui pelepasan aerosol (dari penggunaan bur, alat ultrasonik, water/air syringe)Tindakan perawatan gigi tidak luput dari sasaran karena penularannya dapat melalui pelepasan aerosol (dari penggunaan bur, alat ultrasonik, water/air syringe)
Useful /
UACUAC Pendidikan multikultural didasarkan pada lima kriteria yang diintegrasikan ke dalam kegiatan supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi guru. TujuannyaPendidikan multikultural didasarkan pada lima kriteria yang diintegrasikan ke dalam kegiatan supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi guru. Tujuannya
UACUAC Tim peneliti mengumpulkan data dengan memanfaatkan fitur pencarian canggih dan kata kunci yang relevan untuk menemukan konten yang memenuhi kriteria yangTim peneliti mengumpulkan data dengan memanfaatkan fitur pencarian canggih dan kata kunci yang relevan untuk menemukan konten yang memenuhi kriteria yang
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kesimpulan bahwa masker dan bedak dingin dapat dimanfaatkan menjadi obat tradisional sebagai upaya pencegahan efek paparan sinar UV dengan penerapan teknologiKesimpulan bahwa masker dan bedak dingin dapat dimanfaatkan menjadi obat tradisional sebagai upaya pencegahan efek paparan sinar UV dengan penerapan teknologi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Adapun, manfaat yang diharapkan adalah lanjut usia dapat sehat tidak hanya secara fisik namun juga sehat secara mental dan spiritual sehingga memilikiAdapun, manfaat yang diharapkan adalah lanjut usia dapat sehat tidak hanya secara fisik namun juga sehat secara mental dan spiritual sehingga memiliki