JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPenelitian ini bertujuan meningkatkan antusiasme belajar siswa kelas VII melalui penerapan model pembelajaran Make a Match pada materi “Kegiatan Ekonomi. Kajian yang secara khusus memfokuskan pada peningkatan antusiasme belajar IPS di tingkat sekolah menengah pertama masih terbatas. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Make a Match yang diarahkan secara spesifik untuk meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa IPS. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model spiral Kemmis dan McTaggart. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa, yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam diskusi, kerja sama kelompok, dan kualitas interaksi antar siswa. Nilai rata-rata asesmen formatif mencapai 90,0 dan asesmen sumatif sebesar 90,3, keduanya melampaui KKM 75. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Make a Match efektif meningkatkan antusiasme belajar dan berkontribusi pada penguatan karakter sosial siswa sekolah menengah pertama.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match pada pembelajaran IPS materi “Kegiatan Ekonomi di kelas VII SMP efektif dalam meningkatkan antusiasme, keterlibatan aktif, serta capaian belajar siswa.Tujuan penelitian untuk memperbaiki rendahnya antusiasme dan partisipasi siswa dapat tercapai.Secara akademik, seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM.Make a Match berkontribusi pada penguatan kompetensi abad ke-21 dan profil lulusan secara terpadu.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model Make a Match pada materi IPS lainnya di tingkat sekolah menengah pertama, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik materi dan tingkat kesulitan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi untuk mengidentifikasi apakah model ini memberikan dampak yang sama bagi semua siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana model Make a Match dapat diintegrasikan dengan teknologi pembelajaran lainnya, seperti platform digital interaktif, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan personal bagi siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan tantangan penerapan model Make a Match dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah menengah pertama.
| File size | 479.6 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Guru tidak hanya memiliki peran sebagai penyampai materi, tetapi juga berperan aktif sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah yang memandu siswa untukGuru tidak hanya memiliki peran sebagai penyampai materi, tetapi juga berperan aktif sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah yang memandu siswa untuk
UNRAMUNRAM Permasalahan yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, serta variasiPermasalahan yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, serta variasi
MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE Islamisasi di tingkat masyarakat pedesaan berlangsung secara dialogis, kontekstual, dan bertahap, menghasilkan bentuk religiositas adaptif yang tetap berakarIslamisasi di tingkat masyarakat pedesaan berlangsung secara dialogis, kontekstual, dan bertahap, menghasilkan bentuk religiositas adaptif yang tetap berakar
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran role playing dalam konteks pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian selanjutnyaPeningkatan hasil belajar ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran role playing dalam konteks pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya
UNESAUNESA Di era modernisasi seperti saat ini Tradisi Wiwitan dalam masyarakat Dusun Kedung Tunggak masih eksis dilaksanakan hal ini dikarenakan oleh kepercayaanDi era modernisasi seperti saat ini Tradisi Wiwitan dalam masyarakat Dusun Kedung Tunggak masih eksis dilaksanakan hal ini dikarenakan oleh kepercayaan
ISI DPSISI DPS Guru perlu mengembangkan media pembelajaran lain seperti video tutorial atau aplikasi menggambar, memberikan pelatihan lebih lanjut dalam penggunaan mediaGuru perlu mengembangkan media pembelajaran lain seperti video tutorial atau aplikasi menggambar, memberikan pelatihan lebih lanjut dalam penggunaan media
UMNUMN Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat literasi siswa dan masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang belum memanfaatkan teknologiLatar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat literasi siswa dan masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang belum memanfaatkan teknologi
UNRAMUNRAM Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan yang berjudul “Best Practice Dosen Mengajar IPS Implementasi Problem Based Learning MemadukanKesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan yang berjudul “Best Practice Dosen Mengajar IPS Implementasi Problem Based Learning Memadukan
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan operasional yang dihadapi UMKM Dapur Puni dalam penggunaan sistem pemesanan manual, yang menyebabkanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan operasional yang dihadapi UMKM Dapur Puni dalam penggunaan sistem pemesanan manual, yang menyebabkan
UNUHAUNUHA Hasil validasi menunjukkan bahwa e-book interaktif yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase sebesar 77,5% dari ahli media dengan kategori layakHasil validasi menunjukkan bahwa e-book interaktif yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase sebesar 77,5% dari ahli media dengan kategori layak
UNUHAUNUHA Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode WP dapat menghasilkan rekomendasi cafe berdasarkan nilai preferensi tertinggi. Pengujian sistem juga menunjukkanHasil implementasi menunjukkan bahwa metode WP dapat menghasilkan rekomendasi cafe berdasarkan nilai preferensi tertinggi. Pengujian sistem juga menunjukkan
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran bahasa inggris serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran bahasa inggris serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi