JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduRendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa sekolah dasar sering disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan minim melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning pada materi Perangkat Desa dan Kelurahan. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IV SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari pra-siklus hingga siklus II disertai peningkatan persentase ketuntasan belajar yang melampaui indikator keberhasilan. Penerapan Problem Based Learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman konseptual terhadap materi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran aktif serta kontribusi akademik bagi pengembangan pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis masalah.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SD Fastabiqul Khairat Samarinda, khususnya pada materi Perangkat Desa dan Kelurahan.Peningkatan hasil belajar terlihat secara konsisten dari tahap pra-siklus hingga siklus II, baik dari segi nilai rata-rata maupun persentase ketuntasan belajar siswa, yang pada akhirnya telah melampaui indikator keberhasilan penelitian.Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah mampu membantu siswa memahami konsep kewarganegaraan secara lebih mendalam dan kontekstual.Secara teoretis, temuan penelitian ini memperkuat pandangan konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif melalui pengalaman belajar dan interaksi sosial.Problem Based Learning memberikan ruang bagi siswa untuk mengonstruksi pemahamannya sendiri melalui proses pemecahan masalah yang relevan dengan kehidupan nyata.Dalam konteks Pendidikan Pancasila, pendekatan ini terbukti efektif karena materi pembelajaran berkaitan langsung dengan lingkungan sosial dan kehidupan bermasyarakat siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan aplikatif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji efektivitas model Problem Based Learning pada materi Pendidikan Pancasila lainnya, jenjang kelas yang berbeda, maupun dalam konteks sekolah yang lebih beragam. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama siswa dalam pembelajaran berbasis masalah. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan Problem Based Learning terhadap pemahaman konsep kewarganegaraan dan penerapannya dalam kehidupan nyata.
| File size | 273.35 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Penelitian dilaksanakan di dua SD Negeri di Jakarta dengan subjek dua guru kelas IV, sedangkan siswa diamati sebagai konteks pembelajaran. PengumpulanPenelitian dilaksanakan di dua SD Negeri di Jakarta dengan subjek dua guru kelas IV, sedangkan siswa diamati sebagai konteks pembelajaran. Pengumpulan
AFEKSIAFEKSI Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, mediaHasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, media
AMIKLPSAMIKLPS Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan aplikasi media pembelajaran interaktif menggunakan model waterfall. Aplikasi dilengkapi animasi,Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan aplikasi media pembelajaran interaktif menggunakan model waterfall. Aplikasi dilengkapi animasi,
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media game Wordwall terhadap minat belajar peserta didik kelas IV SDN 2 Kertajaya. MetodePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media game Wordwall terhadap minat belajar peserta didik kelas IV SDN 2 Kertajaya. Metode
AFEKSIAFEKSI Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakanInstrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Penyajian materi menarik dan mampu membangkitkan motivasi belajar. Kualitas kegrafikan baik dengan tata letak rapi, ilustrasi menarik, dan hasil cetakPenyajian materi menarik dan mampu membangkitkan motivasi belajar. Kualitas kegrafikan baik dengan tata letak rapi, ilustrasi menarik, dan hasil cetak
ABULYATAMAABULYATAMA Peserta didik menjadi lebih antusias, aktif dalam menjawab pertanyaan, dan lebih percaya diri dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris. Suasana kelasPeserta didik menjadi lebih antusias, aktif dalam menjawab pertanyaan, dan lebih percaya diri dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris. Suasana kelas
UCYUCY Akibatnya muncul kelompok birokrat politik sebagai sebagai pusat kekuasaan, birokrasi sebagai penunjang kebijakan-kebijakan ekonomi. Jadi negara denganAkibatnya muncul kelompok birokrat politik sebagai sebagai pusat kekuasaan, birokrasi sebagai penunjang kebijakan-kebijakan ekonomi. Jadi negara dengan
Useful /
JBASICJBASIC Dalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalamDalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalam
JBASICJBASIC Teknik pengambilan data melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitianTeknik pengambilan data melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian
AMIKLPSAMIKLPS Pengujian sistem dilakukan menggunakan Blackbox Testing untuk memverifikasi fungsi serta User Acceptance Testing untuk menilai tingkat penerimaan pengguna.Pengujian sistem dilakukan menggunakan Blackbox Testing untuk memverifikasi fungsi serta User Acceptance Testing untuk menilai tingkat penerimaan pengguna.
UCYUCY Hal ini disebabkan karena tingkat signifikansi uji t di atas 0,05. Kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa. KecerdasanHal ini disebabkan karena tingkat signifikansi uji t di atas 0,05. Kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Kecerdasan