UACUAC

Nazhruna: Jurnal Pendidikan IslamNazhruna: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini mengkaji bagaimana kegiatan supervisi klinis dapat mendorong multikulturalisme di Indonesia dan meningkatkan profesionalisme guru. Pendidikan multikultural didasarkan pada lima kriteria yang diintegrasikan ke dalam kegiatan supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi guru. Tujuannya adalah menerapkan nilai-nilai multikultural dalam pendidikan dan meningkatkan kompetensi guru di berbagai bidang, seperti pedagogi, kepribadian, keterampilan sosial, dan profesionalisme. Penelitian ini berfokus secara khusus pada dua pesantren di Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia. Metode penelitian adalah kualitatif dengan data koleksi melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan diskusi terfokus. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman (data mining, reduksi, presentasi, dan kesimpulan). Hasil menunjukkan bahwa supervisi klinis bagi guru pesantren dimulai dengan perencanaan, dilanjutkan dengan microteaching dan observasi untuk menilai standar pembelajaran. Pengembangan kompetensi guru berlandaskan persiapan pembelajaran, diskusi, keprofesionalan musyrif, dan peran guru sebagai pelaku utama. Penelitian menyoroti pentingnya supervisi klinis berbasis nilai multikultural dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional guru.

Penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis berbasis nilai multikultural efektif meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional guru di pesantren.Penerapan model supervisi ini membantu mengatasi konflik antar‑guru dan santri serta mempromosikan nilai toleransi.Oleh karena itu, lembaga pendidikan Islam di Indonesia seharusnya menerapkan supervisi klinis ini untuk mendukung pengembangan guru profesional.

Untuk mendalami praktik supervisi klinis berbasis nilai multikultural, penelitian berikutnya dapat menanyakan bagaimana keberlanjutan nilai berkenaan di kalangan guru dan santri setelah pelatihan supervisi; menilai dampak jangka panjang supervisi klinis pada kualitas pembelajaran dan kebijakan sekolah melalui pendekatan longitudinal; serta mengeksplorasi perbandingan efektivitas supervisi klinis antara pesantren dengan lembaga pendidikan non‑pesantren guna mengidentifikasi faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan supervisi.

  1. implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia | Jurnal... doi.org/10.21831/jppfa.v1i1.1047implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia Jurnal doi 10 21831 jppfa v1i1 1047
  2. Improving The Professional Teacher Competence Through Clinical Supervision Based on Multicultural Values... doi.org/10.31538/nzh.v6i3.4037Improving The Professional Teacher Competence Through Clinical Supervision Based on Multicultural Values doi 10 31538 nzh v6i3 4037
  3. Perception of Teachers Regarding Problem-Based Learning and Traditional Method in the Classroom Learning... journals2.ums.ac.id/index.php/ijolae/article/view/8975Perception of Teachers Regarding Problem Based Learning and Traditional Method in the Classroom Learning journals2 ums ac index php ijolae article view 8975
  4. The Implementation of Pesantren Financing Based on Agribusiness Social Entrepreneurs | Jurnal Ilmiah... doi.org/10.26811/peuradeun.v9i1.504The Implementation of Pesantren Financing Based on Agribusiness Social Entrepreneurs Jurnal Ilmiah doi 10 26811 peuradeun v9i1 504
Read online
File size618 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test