UACUAC

Nazhruna: Jurnal Pendidikan IslamNazhruna: Jurnal Pendidikan Islam

Di era digital, pendidikan formal tidak hanya tentang pembelajaran di sekolah, tetapi juga tentang pembelajaran dan pendidikan di luar sekolah. Kondisi ini sedikit banyak secara langsung mempengaruhi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah, terutama di era digital. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan menganalisis potensi sekolah yang dipilih oleh orang tua, sedangkan metode kualitatif untuk mengetahui pendapat orang tua secara lebih mendalam dalam memilih sekolah untuk anaknya. Analisis TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) dilakukan yang melibatkan tiga orang ahli dalam menilai sekolah yang baik di era digital. Terdapat tiga jenis sekolah yang dijadikan objek penelitian yaitu Pondok Pesantren, Sekolah Umum, dan Sekolah Bersubsidi. Beberapa temuan menarik terkait pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah adalah terkait pendidikan agama bagi anak‑anaknya, akses pendidikan, dan juga alasan biaya yang relatif mahal untuk sekolah berbasis Islam. Oleh karena itu, orang tua cenderung memilih sekolah umum non asrama.

Guna memperbaiki pemilihan sekolah di era digital, penelitian ini menegaskan pentingnya kombinasi kualitas pendidikan, kurikulum relevan, dan fasilitas lengkap.Peneliti menyoroti kontribusi signifikan guru yang kompeten serta reputasi positif institusi sebagai faktor utama kepuasan orang tua.Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa lembaga Islam boarding school dengan sistem pendidikan yang adaptif menjadi pilihan utama, sementara sekolah bersubsidi dan non‑boarding cenderung lebih rendah.

Pertama, bagaimana struktur kurikulum berbasis teknologi dapat diselaraskan dengan nilai-nilai agama secara real‑time sehingga dapat menjadi model bagi sekolah non‑boarding? Kedua, apa dampak jangka panjang dari penggunaan pendidikan digital terhadap perkembangan karakter dan keimanan siswa di pesantren boarding, dan bagaimana memperbaiki akuntabilitas pengajaran? Ketiga, bagaimana kebijakan pendanaan pemerintah dapat dirancang agar tetap menjamin akses pendidikan bagi keluarga berpenghasilan rendah tanpa mengurangi kualitas pendidikan Islam, terutama dalam era yang semakin digital?.

  1. Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Era Digital | Jurnal Pendidikan Tambusai. kompetensi guru pembelajaran... doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4823Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Era Digital Jurnal Pendidikan Tambusai kompetensi guru pembelajaran doi 10 31004 jptam v6i3 4823
  2. Consideration of Parents in Choosing Islamic Schools in the Digital Era | Nazhruna: Jurnal Pendidikan... e-journal.uac.ac.id/index.php/NAZHRUNA/article/view/4026Consideration of Parents in Choosing Islamic Schools in the Digital Era Nazhruna Jurnal Pendidikan e journal uac ac index php NAZHRUNA article view 4026
Read online
File size559 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test