POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Keluarga dan kader kesehatan lansia diharapkan mampu memberikan penyuluhan kesehatan mental atau psikoedukasi kepada lanjut usia yang mengalami kecemasan di era kebiasaan baru. Walaupun kecemasan merupakan keadaan yang normal dalam siklus kehidupan manusia, namun dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup lanjut usia. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah kecemasan pada lanjut usia melalui peran serta keluarga dan kader kesehatan komunitas yang bertanggung jawab di posyandu lansia. Adapun, manfaat yang diharapkan adalah lanjut usia dapat sehat tidak hanya secara fisik namun juga sehat secara mental dan spiritual sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik di usia senja. Metode pengabdian yang telah digunakan adalah memberikan pelatihan penyuluhan kesehatan mental: psikoedukasi kepada keluarga dan kader kesehatan komunitas yang bekerja di posyandu lansia. Kegiatan ini telah bekerjasama dengan petugas kesehatan dari puskesmas setempat sebagai support system. Adapun, bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi revitalisasi kegiatan posyandu lansia, pendidikan kesehatan tentang psikoedukasi pada keluarga dan kader kesehatan masyarakat, praktek psikoedukasi oleh keluarga dan pendampingan kader kesehatan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada lanjut usia. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan sebelum kegiatan pendampingan keluarga dan kader kesehatan komunitas sebagian besar lanjut usia mengalami tingkat kecemasan ringan-sedang 18 orang. Setelah dilakukan kegiatan pendampingan terjadi penurunan signifikan tingkat kecemasan dimana tidak mengalami kecemasan 6 orang dan kecemasan ringan hanya 10 orang. Sehingga, peran keluarga dan didukung oleh kader kesehatan komunitas setempat dapat membantu lansia hidup bahagia tanpa mengalami masalah kesehatan mental yaitu kecemasan.

Hasil kegiatan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa karakteristik lansia yang terdiri dari usia, pendidikan, hubungan kekeluargaan, dan respon terhadap kecemasan saling terkait dengan tingkat kecemasan.Rata-rata seseorang yang telah berusia lanjut, lebih banyak yang mengalami kecemasan sedang, hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengabdian masyarakat yang menunjukkan mayoritas lansia mengalami kecemasan sedang sebanyak 10 dari 20 responden.Lansia yang mengalami kecemasan harus lebih diperhatikan lagi dan dibantu untuk mengatasi kecemasan yang dialami, salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada kader kesehatan komunitas dan keluarga.

Mempelajari dampak jangka panjang dari program pendampingan psikoedukasi terhadap kualitas hidup lansia. Mengembangkan metode psikoedukasi berbasis teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan lansia dalam manajemen kecemasan. Meneliti peran spiritualitas dan keagamaan dalam mengurangi gejala kecemasan pada lansia di berbagai konteks budaya.

Read online
File size395.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test