POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Permasalahan yang sering terjadi pada masa persalinan adalah perpanjangan waktu bersalin (prolong labor) salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kekuatan meneran ibu menurun (ibu tidak diberikan makanan dan minuman yang tepat selama masa persalinan). Studi pendahuluan deskriptif mengenai jenis makanan yang dikonsumsi ibu di sebagian besar Indonesia dengan sample 368 responden didapatkan bahwa selama persalinan, 79,9 % ibu mengonsumsi makanan dan minuman, dan 56,6% mengkonsumsi makanan padat. Selain pemenuhan nutrisi, penatalaksanaan nyeri pada persalinan perlu diterapkan dan dikembangkan pada masa intrapartum. Data WHO menyebutkan bahwa sekitar 23,1% Wanita bersalin memilih SC sebagai alternatif persalinan dengan alasan nyeri. Oleh karena itu tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester II dan III akan pemberian nutrisi dan pain relief yang akan meningkatkan keberhasilan persalinan normal dan meminimalkan intervensi. Metodenya dengan penyuluhan menggunakan media video. Sebanyak 40 ibu hamil TM II dan III diberikan angket mengenai makanan dan cara mengurangi nyeri saat persalinan sebelum diberikan video mengenai nutrisi dan pengurangan nyeri. Pasca penyampaian video responden diberikan kembali kuesioner yang sama untuk melihat pemahaman akan penyampaian informasi nutrisi dan pengurangan nyeri persalinan. Hasilnya, bahwa 40 responden (100%) responden mengalami peningkatan pengetahuan dengan 2 responden masih dalam kategori cukup. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian edukasi menggunakan video mengenai nutrisi persalinan dan pengurangan nyeri persalinan efektif meningkatkan pengetahuan dan merubah pemahaman ibu hamil untuk menyiapkan persalinan menjadi lebih siap dan menyenangkan.

Video nutrisi persalinan dan pain relief dapat dijadikan media edukatif bagi ibu hamil untuk menyiapkan persalinannya.Video nutrisi dan pain relief dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai pemenuhan nutrisi pada saat persalinan dan menambah pengetahuan mengenai pemilihan metode pengurangan nyeri saat bersalin.

Saran penelitian lanjutan pertama adalah menguji apakah video edukasi tentang nutrisi dan pengurangan nyeri pada persalinan memiliki efektivitas yang berbeda antara daerah perkotaan dan pedesaan, dengan mengukur peningkatan pengetahuan serta kepuasan ibu hamil setelah intervensi. Kedua, dilakukan studi eksperimental untuk menentukan komposisi optimal cairan karbohidrat oral yang dapat diberikan selama persalinan, mengevaluasi dampaknya terhadap kecepatan kerja uterus, tingkat kelelahan ibu, serta kejadian komplikasi obstetrik. Ketiga, diteliti hubungan jangka panjang antara penerapan edukasi video tersebut dengan hasil kesehatan ibu dan bayi, seperti durasi persalinan, kebutuhan intervensi medis, dan status gizi bayi pada bulan pertama kehidupan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas bukti ilmiah mengenai manfaat nutrisi intrapartum dan teknik analgesia non‑farmakologis, serta memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan dalam merancang program edukasi yang lebih efektif. Semua penelitian tersebut sebaiknya melibatkan bukan hanya ibu hamil, tetapi juga bidan, kader, dan keluarga untuk menciptakan sinergi penyampaian informasi.

Read online
File size798.06 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test