PERMAPENDIS SUMUTPERMAPENDIS SUMUT

EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATEDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Keberadaan teknologi informasi sangat membantu guru Pendidikan Agama Islam di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju dalam proses belajar mengajar sehingga lebih mudah dalam menyampaikan materi pelajaran dan membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Keberadaan media digital berupa teknologi informasi ini sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik. Saat ini pembelajaran telah dilakukan tatap muka, namun bila ada materi yang belum dipahami siswa dapat dilakukan interaksi tanya jawab melalui pesan singkat WhatsApp. Tugas-tugas juga diberikan melalui media WhatsApp tersebut dan untuk menunjukkan kedisiplinan siswa maka ditentukan waktu bertanya secara daring sehingga lebih tertib dan mendidik siswa untuk disiplin. MTs Nurul Islam Desa Suka Maju telah memanfaatkan teknologi digital dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yaitu smartphone dalam pelaksanaan pembelajaran. Saat ini pemanfaatan media digital tersebut masih dilakukan mengingat dapat mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien. Tugas-tugas dan pengumuman serta informasi lainnya dapat segera diketahui siswa melalui grup WhatsApp yang ada sehingga memudahkan guru dan siswa. Setiap kegiatan belajar mengajar selalu diisi dengan kegiatan diskusi kelas sehingga partisipasi siswa tinggi. Guru memposisikan diri sebagai fasilitator dan meluruskan bila terjadi penyimpangan terhadap pembahasan materi. Proses belajar Pendidikan Agama Islam lebih ditekankan pada aplikasi langsung dan praktik sehingga tidak membosankan bagi siswa dan lebih mudah dipahami. Guru juga menunjukkan semangat dalam mendidik karena saat ini dengan adanya teknologi informasi proses pendidikan lebih mudah. Selain itu, siswa juga memiliki semangat dalam menerima materi pelajaran yang diberikan khususnya materi pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Penerapan teknologi dan informasi di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju dilakukan melalui penggunaan smartphone dalam pembelajaran, serta pemanfaatan grup WhatsApp untuk tugas, pengumuman, dan komunikasi, sehingga mendukung proses belajar yang efektif dan efisien.Kemajuan pendidikan agama Islam di madrasah tersebut ditandai dengan pemanfaatan teknologi sebagai sumber belajar yang membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi.Pemanfaatan teknologi dan informasi untuk pendidikan berbasis digital telah didukung oleh seluruh komponen madrasah, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, sehingga penerapannya berjalan baik dan mendukung kemajuan pendidikan di sekolah.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan video pembelajaran berbasis WhatsApp dalam meningkatkan pemahaman materi Pendidikan Agama Islam dibandingkan metode konvensional, terutama dalam konteks madrasah di daerah terpencil. Kedua, perlu dikaji bagaimana pembelajaran hybrid (gabungan tatap muka dan daring) dapat dikembangkan secara berkelanjutan meskipun tidak dalam kondisi darurat seperti pandemi, agar tetap mendukung fleksibilitas dan kedisiplinan belajar siswa. Ketiga, penting untuk meneliti model pelatihan guru yang efektif dalam pemanfaatan teknologi informasi di madrasah dengan keterbatasan infrastruktur, agar kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran dapat meningkat secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini akan membantu madrasah seperti MTs Nurul Islam mengoptimalkan potensi teknologi meskipun berada di luar pusat perkotaan. Dengan pendekatan penelitian yang sistematis, sekolah dapat merancang strategi digitalisasi pendidikan yang berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Fokus pada aspek motivasi belajar, efisiensi komunikasi, dan pembentukan karakter juga perlu menjadi bagian dari agenda penelitian lanjutan. Pengembangan konten digital lokal berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi inovasi penting yang dikaji lebih lanjut. Kolaborasi antara guru, siswa, dan komite sekolah dalam proses pengembangan pembelajaran digital juga layak dieksplorasi. Hasilnya dapat menjadi model bagi madrasah-madrasah lain dengan kondisi serupa. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi tidak hanya mendukung aspek akademik tetapi juga pembentukan kepribadian muslim yang tangguh di era digital.

  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
Read online
File size654.71 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-2tT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test