UIJUIJ

Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar

Fenomena perkembangan abad mutakhir menghendaki adanya suatu sistem pendidikan yang komprehensif. Karena perkembangan masyarakat dewasa ini menghendaki adanya pembinaan peserta didik yang dilaksanakan secara seimbang antara nilai dan sikap, pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, kemampuan komunikasi dan kesadaran akan ekologi lingkungan. Dengan kata lain, seimbang antara iptek dan imtaq. Untuk mewujudkan kemajuan di bidang iptek manusia perlu mengasah dan mengembangkan potensi akalnya yaitu mengasah kecerdasan intelektualnya iq (intelektual quotient), sedangkan untuk mewujudkan imtaq ia harus mengasah potensi eq (emotional quotient), dan sq (spiritual quotient) yang ada di dalam dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian library research. Sedangkan metode pengumpulan data dilakukan dengan study dokumentasi. Di analisis dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Keabsahan data dicapai dengan menggunakan triangulasi dan pengamatan secara tekun. Hasil penelitian ini adalah esq model adalah sebuah mekanisme sistematis untuk mengatur ketiga dimensi manusia, yaitu body, mind dan soul atau dimensi fisik, mental dan spiritual dalam satu kesatuan yang integral. Sederhananya, esq berbicara tentang bagaimana mengatur tiga komponen utama, yaitu iman, islam dan ihsan dalam keselarasan dan kesatuan tauhid.

Model ESQ merupakan mekanisme sistematis yang mengintegrasikan dimensi fisik, mental, dan spiritual manusia dalam satu kesatuan integral.ESQ mengatur tiga komponen utama, yaitu iman, islam, dan ihsan secara seimbang dalam bingkai tauhid.Pendidikan berbasis ESQ penting untuk mewujudkan insan kamil yang seimbang antara dunia dan akhirat.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana implementasi pendidikan ESQ di sekolah dasar dalam konteks budaya lokal tertentu, apakah model ESQ dapat disesuaikan dengan nilai-nilai kearifan lokal tanpa kehilangan esensi keislamannya. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendekatan ESQ dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa, khususnya dalam menghadapi tekanan akademik dan sosial di era digital. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran guru dalam pendidikan ESQ, termasuk kompetensi spiritual dan emosional yang harus dimiliki, serta bagaimana pelatihan guru dapat dirancang untuk membangun kualitas pendidik yang mampu menginternalisasi dan mengaktualisasikan nilai-nilai ESQ secara autentik dalam proses belajar mengajar.

  1. #peserta didik#peserta didik
  2. #pengumpulan data#pengumpulan data
Read online
File size372.41 KB
Pages23
Short Linkhttps://juris.id/p-2tS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test