STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA
Jurnal Penelitian Mahasiswa IndonesiaJurnal Penelitian Mahasiswa IndonesiaTujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses penerapan pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Anggrek Singaraja, (2) mendeskripsikan hasil pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja Anggrek SMP Negeri 4 Singaraja, (3) menjelaskan hambatan yang terjadi dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode pengumpulan datanya meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan instrumen berupa pedoman lembar observasi, kamera, serta alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dalam pelaksanaan pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual, terdapat tiga kegiatan yang dilakukan, yaitu kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup; (2) hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual menunjukkan gambaran sejauh mana kemampuan siswa dalam menulis puisi menggunakan media tersebut, yang dapat dilihat dari hasil karya siswa yang dinilai oleh guru dan dikelompokkan berdasarkan kemampuan siswa dari nilai tertinggi hingga terendah; (3) hambatan dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual mencakup beberapa kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia, yaitu manajemen waktu yang masih belum efektif, perbedaan kemampuan siswa dalam menulis puisi, serta kurangnya fokus siswa terhadap pembelajaran menulis puisi.
Pelaksanaan pembelajaran menulis puisi menggunakan media audiovisual di kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja terdiri dari tiga tahap utama.pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup, yang dilaksanakan secara terstruktur.Hasil belajar siswa menunjukkan pencapaian yang tinggi, dengan rentang nilai 80–92, di atas KKM sekolah sebesar 74, yang membuktikan efektivitas penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menulis puisi.Kendala yang dihadapi meliputi manajemen waktu yang kurang efektif, perbedaan kemampuan siswa, dan rendahnya fokus siswa selama proses pembelajaran.
Pertama, perlu diteliti efektivitas penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menulis jenis teks lainnya seperti naskah drama atau pidato di tingkat SMP, untuk melihat apakah hasilnya sama baiknya seperti dalam menulis puisi. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh frekuensi pemutaran video terhadap kreativitas dan kualitas puisi yang dihasilkan siswa, misalnya dengan membandingkan satu kali, dua kali, dan tiga kali pemutaran. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana perbedaan kemampuan awal siswa memengaruhi hasil belajar saat menggunakan media audiovisual, serta strategi apa yang paling tepat untuk mendukung siswa dengan kemampuan rendah agar lebih terlibat aktif dalam pembelajaran. Penelitian lanjutan ini dapat memperdalam pemahaman tentang personalisasi pembelajaran berbasis media, mengoptimalkan manajemen waktu dalam kelas, serta merancang intervensi yang tepat bagi siswa dengan beragam latar belakang kemampuan. Dengan demikian, guru dapat lebih baik dalam merancang pembelajaran yang inklusif dan efektif. Temuan dari studi-studi tersebut juga dapat menjadi dasar pengembangan modul pelatihan bagi guru dalam penggunaan media audiovisual. Selain itu, inovasi dalam konten video, seperti penggunaan video lokal atau buatan siswa, bisa dieksplorasi sebagai bentuk pembelajaran partisipatif. Penelitian tentang durasi ideal video pembelajaran puisi juga penting untuk mengetahui efisiensi dan konsentrasi siswa. Kombinasi media audiovisual dengan pendekatan pembelajaran lain seperti pembelajaran kolaboratif atau berbasis proyek juga layak diteliti lebih lanjut. Dengan mengembangkan berbagai pendekatan ini, pembelajaran menulis puisi dapat menjadi lebih menarik, relevan, dan bermakna bagi siswa.
| File size | 189.56 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Peneliti menggunakan sampel acak. Peneliti mengambil dua kelas, yaitu X-IA3 dan X-IA2. Jumlah sampel penelitian ini adalah 14 siswa untuk setiap kelas.Peneliti menggunakan sampel acak. Peneliti mengambil dua kelas, yaitu X-IA3 dan X-IA2. Jumlah sampel penelitian ini adalah 14 siswa untuk setiap kelas.
ABULYATAMAABULYATAMA Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VIII salah satu MTsN di Kota Banda Aceh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubunganBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VIII salah satu MTsN di Kota Banda Aceh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan
ABULYATAMAABULYATAMA Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Two Stay Two Stray dapat memperbaiki kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension) siswa.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Two Stay Two Stray dapat memperbaiki kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension) siswa.
ABULYATAMAABULYATAMA Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak terhadap 6 kelas yang ada, ditetapkan menjadi 2 kelas sebagai sampel diman 1 kelasTeknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak terhadap 6 kelas yang ada, ditetapkan menjadi 2 kelas sebagai sampel diman 1 kelas
ABULYATAMAABULYATAMA Penerapan penilaian diri meningkatkan kebiasaan berpikir produktif siswa secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator regulasi diri,Penerapan penilaian diri meningkatkan kebiasaan berpikir produktif siswa secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator regulasi diri,
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini berjudul “. Kasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memilikiPenelitian ini berjudul “. Kasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memiliki
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk mencapai dan memenuhi ketuntasan belajar tersebut langkah berikutnya adalah melalui proses pembelajaran perbaikan (remedial teaching). Tujuan penelitianUntuk mencapai dan memenuhi ketuntasan belajar tersebut langkah berikutnya adalah melalui proses pembelajaran perbaikan (remedial teaching). Tujuan penelitian
ABULYATAMAABULYATAMA Jadi, terdapat hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani sebesar 42,5%. Sedangkan aktivitas olahraga memiliki nilai sig 0,817 > ρ value (sig)Jadi, terdapat hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani sebesar 42,5%. Sedangkan aktivitas olahraga memiliki nilai sig 0,817 > ρ value (sig)
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil prestasi pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dengan metode eksperimen yang diaplikasikanPenelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil prestasi pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dengan metode eksperimen yang diaplikasikan
ABULYATAMAABULYATAMA Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menumbuhkembangkan minat siswa untuk meraih prestasi dalam bidang pelajaran tertentu termasuk matematika.Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menumbuhkembangkan minat siswa untuk meraih prestasi dalam bidang pelajaran tertentu termasuk matematika.
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP N 1 Pekutatan yang berjumlah 24 siswa. Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagaiSubjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP N 1 Pekutatan yang berjumlah 24 siswa. Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Pada Siklus I, siswa mencapai rata-rata skor 75.52 dengan persentase lulus 64%. Pada Siklus II, skor rata-rata meningkat menjadi 79.04 dengan persentasePada Siklus I, siswa mencapai rata-rata skor 75.52 dengan persentase lulus 64%. Pada Siklus II, skor rata-rata meningkat menjadi 79.04 dengan persentase