UNISMUHUNISMUH
Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal PendidikanKegiatan dalam kehidupan masyarakat di masa pandemi COVID-19 mengalami banyak perubahan. Salah satunya kegiatan dalam proses belajar mengajar. Strategi yang berbeda dalam melakukan asesmen pembelajaran di masa pandemi sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan kondisi siswa dan guru yang berbeda dalam melakukan proses belajar dan mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui proses asesmen pembelajaran yang dilakukan guru SMP Jubilee di masa pandemi, (2) Mengetahui kendala apa saja yang dialami guru dalam melakukan asesmen pembelajaran selama masa pandemi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif, yaitu mendeskripsikan dan mengungkap pelaksanaan asesmen pembelajaran pada masa pandemi. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMP Jubilee Jakarta Utara. Penentuan sampel dengan sampel jenuh, dimana semua guru di SMP Jubilee Jakarta Utara dijadikan sampel, yaitu sebanyak 15 orang guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. wawancara dilakukan terhadap guru Bahasa Inggris, Kimia, Olah Raga dan Matematika. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa di masa pandemi guru lebih memperhatikan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Keikutasertaan siswa dalam melakukan diskusi, kehadiran siswa, dan sikap siswa dalam merespon pertanyaan dari guru di kelas menjadi pertimbangan guru dalam melakukan asesmen afekti pembelajaran. Sedangkan untuk asesmen kognitif, terbatasnya pengawasan terhadap siswa saat melakukan tugas membuat hasil yang diperoleh dirasa kurang akurat bagi guru. Selain itu berkurangnya durasi setiap mata pelajaran dan tidak adanya kesempatan siswa dalam melakukan praktek dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai kriteria juga menjadi kendala yang dihadapi guru di masa pandemi.
Kondisi pandemi di negara kita menyebabkan beberapa perubahan dalam kehidupan masyarakat.Asesmen yang dilakukan menjadi kurang maksimal karena guru harus menyesuaikan dengan kondisi siswa di masa pandemi.Berdasarkan pengamatan guru di kelas motivasi siswa dalam merespon guru di kelaspun berkurang.Proses pembelajaran dan asesmen yang dilakukan di masa pandemi menuntut guru untuk belajar menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran.Dalam beberapa mata pelajaran digunakan aplikasi seperti Zoom, Gmeet, Google Classroom, Kahoot dan Quizzez.Perencanaan pembelajaran sebelum memulai pembelajaran tetap dilakukan sama dengan yang dilakukan guru saat sebelum pandemi.Asesmen yang dilakukan di masa pandemi dilakukan guru dengan lebih memperhatikan sikap siswa selama proses pembelajaran dan tidak hanya fokus pada hasil akhir asesmen kognitif.Beberapa kendala dalam melakukan asesmen di masa pandemi adalah sulitnya menilai pekerjaan siswa terutama tugas tertulis karena guru tidak dapat mengawasi dengan maksimal saat siswa mengerjakan tugas.Selain itu dikuranginya waktu untuk setiap mata pelajaran menyebabkan beberapa kegiatan dalam proses pembelajaran dikurangi.
Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan asesmen selama masa pandemi, perlu dipertimbangkan penggunaan teknologi yang lebih canggih dan interaktif. Aplikasi seperti Zoom, Gmeet, dan Google Classroom dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi antara guru dan siswa, serta memudahkan pengawasan dan penilaian. Selain itu, penting untuk mengembangkan strategi asesmen yang lebih beragam dan kreatif, seperti proyek berbasis teknologi atau tugas-tugas yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, motivasi dan partisipasi siswa dapat ditingkatkan, serta hasil belajar yang lebih akurat dapat dicapai. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan implementasi strategi asesmen inovatif yang memanfaatkan teknologi, serta mengeksplorasi dampak positifnya terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.
| File size | 306.08 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IIESECOREIIESECORE Penelitian masa depan harus memperluas cakupan untuk mencakup sekolah-sekolah yang beragam untuk memvalidasi adaptabilitas dan skalabilitas model. StudiPenelitian masa depan harus memperluas cakupan untuk mencakup sekolah-sekolah yang beragam untuk memvalidasi adaptabilitas dan skalabilitas model. Studi
IJCISIJCIS Studi ini menyimpulkan bahwa aplikasi berbasis permainan interaktif dapat berfungsi sebagai alat tambahan yang efektif untuk pembelajaran bahasa Inggris.Studi ini menyimpulkan bahwa aplikasi berbasis permainan interaktif dapat berfungsi sebagai alat tambahan yang efektif untuk pembelajaran bahasa Inggris.
CITRABAKTICITRABAKTI Empat peran utama—menciptakan lingkungan kelas yang aman, strategi berpusat pada siswa, umpan balik konstruktif, serta hubungan positif guru‑siswa—bekerjaEmpat peran utama—menciptakan lingkungan kelas yang aman, strategi berpusat pada siswa, umpan balik konstruktif, serta hubungan positif guru‑siswa—bekerja
TEFLINTEFLIN Penelitian ini mengkaji hubungan antara teks verbal dan visual dalam sebuah buku bergambar untuk proses makna serta mengeksplorasi potensi buku bergambarPenelitian ini mengkaji hubungan antara teks verbal dan visual dalam sebuah buku bergambar untuk proses makna serta mengeksplorasi potensi buku bergambar
UNISMUHUNISMUH Indikator kompetensi pedagogik yang belum dimiliki oleh guru bahasa Inggris adalah menguasai teori pembelajaran dan prinsip pembelajaran, memanfaatkanIndikator kompetensi pedagogik yang belum dimiliki oleh guru bahasa Inggris adalah menguasai teori pembelajaran dan prinsip pembelajaran, memanfaatkan
UNISMUHUNISMUH Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakan metode guessing game menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakan metode guessing game menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam belajar.
UMPRUMPR Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berupa 3 peserta didik, guru kelas V A, dan orang tua peserta didik kelas V A.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berupa 3 peserta didik, guru kelas V A, dan orang tua peserta didik kelas V A.
UNMUNM Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian ini dilaksanakanPenelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian ini dilaksanakan
Useful /
UNISMUHUNISMUH Motivation is a crucial factor that influences student achievement. Therefore, it is important to understand teachers perceptions regarding the phenomenonMotivation is a crucial factor that influences student achievement. Therefore, it is important to understand teachers perceptions regarding the phenomenon
UNMUNM Data dikumpulkan dengan (3) dan pencatatan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) aspektualitas yang berarti berasal dari perilaku afiksasi verba Bugis,Data dikumpulkan dengan (3) dan pencatatan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) aspektualitas yang berarti berasal dari perilaku afiksasi verba Bugis,
UNMUNM Sampel penelitian yaitu tipe proses, partisipan, serta sirkumstan yang ditemukan dalam data. Metode yang digunakan yaitu metode simak, kemudian dilanjutkanSampel penelitian yaitu tipe proses, partisipan, serta sirkumstan yang ditemukan dalam data. Metode yang digunakan yaitu metode simak, kemudian dilanjutkan
UNMUNM Lokasi penelitian di Sekolah Autis Bunda. Sumber data adalah anak penderita autis yang berjumlah tiga orang anak ditambah seorang pembimbing sebagai informanLokasi penelitian di Sekolah Autis Bunda. Sumber data adalah anak penderita autis yang berjumlah tiga orang anak ditambah seorang pembimbing sebagai informan