ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa pada pembelajaran matematika kelas X SMAN 1 Kuta Baro. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Kuta Baro. Pemilihan subjek berdasarkan hasil tes yang diberikan kepada 39 siswa, dari hasil tes tersebut dipilih 6 siswa sebagai subjek dengan 2 siswa kategori tinggi, 2 siswa kategori sedang, dan 2 siswa kategori rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal literasi numerasi serta hasil wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah memberikan skor pada setiap jawaban subjek. Skor ditentukan sesuai dengan indikator literasi numerasi yaitu: 1) Mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang berkaitan dengan matematika dasar dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari; 2) Mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, diagram, dan lain sebagainya); 3) Mampu menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan 7,40% siswa berada pada kategori tinggi, 44% kategori sedang, dan 48% kategori rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara umum kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi masih rendah.

Berdasarkan pengkategorian kelompok tinggi, sedang, dan rendah mengenai hasil penilaian kemampuan literasi numerasi rata-rata siswa mampu menjawab soal nomor dua saja dengan memenuhi semua indikator sementara soal nomor satu dan tiga masih kesulitan dikarenakan soal yang disajikan dalam bentuk tabel atau grafik, penyebab kesulitan yang dialami siswa disebabkan oleh jarangnya mengerjakan soal-soal yang berbentuk cerita, tidak hanya itu sebagian siswa terkendala dibagian hitung-menghitung angka sehingga siswa bingung untuk menyelesaikannya.Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa siswa yang tergolong ke dalam kelompok tinggi, sedang, maupun kelompok rendah masih memiliki kemampuan literasi numerasi yang rendah.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan soal numerasi berbasis cerita (story‑based) mempengaruhi kemampuan siswa di berbagai tingkatan kelas SMA dengan sampel yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat menguji apakah peningkatan frekuensi latihan soal berbentuk naratif dapat mengurangi kesulitan pada soal tabel dan grafik. Kedua, perlu dibandingkan efektivitas penggunaan media pembelajaran digital interaktif versus metode konvensional berbasis kertas dalam meningkatkan literasi numerasi, khususnya pada kemampuan analisis data visual dan pengambilan keputusan. Ketiga, studi longitudinal mengenai program pelatihan guru khusus literasi numerasi dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap strategi pengajaran dan hasil belajar siswa, sehingga dapat diidentifikasi bentuk dukungan profesional yang paling efektif dalam meningkatkan kompetensi numerasi di sekolah menengah.

  1. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, DAN SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR... doi.org/10.30601/dedikasi.v8i1.4779PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH SOLVE CREATE DAN SHARE SSCS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR doi 10 30601 dedikasi v8i1 4779
  2. Analisis Kemampuan Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Literasi Numerasi | Jurnal Cendekia : Jurnal... j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/1041Analisis Kemampuan Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Literasi Numerasi Jurnal Cendekia Jurnal j cup index php cendekia article view 1041
  3. Literasi Numerasi di SD Muhammadiyah | ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan... doi.org/10.30651/else.v3i1.2541Literasi Numerasi di SD Muhammadiyah ELSE Elementary School Education Journal Jurnal Pendidikan doi 10 30651 else v3i1 2541
Read online
File size338.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test